Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Demak, Grobogan, dan Semarang, Saldo Rekening Rp2,46 Miliar Diblokir

JATENG.AKURAT.CO, Kepolisian Daerah Jawa Tengah membongkar praktik perjudian togel yang diduga beroperasi lintas wilayah di Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Kota Semarang. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam jaringan perjudian, mulai dari penjual dan pengepul kupon, kurir, hingga bandar.
Selain menyita puluhan ribu bendel kupon togel dan uang tunai, penyidik juga menelusuri aliran dana yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian. Sejumlah rekening turut diblokir dengan total saldo mencapai sekitar Rp2,46 miliar.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan memaparkan hasil pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers di Markas Ditpolairud Polda Jateng, kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Selasa (20/10/2026).
Konferensi pers itu turut dihadiri Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda, Dirreskrimum Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, Dirpolair Kombes Pol Kobul Syahrin Ritonga, serta Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto.
Roy menjelaskan, pengungkapan jaringan perjudian tersebut dilakukan di tiga lokasi berbeda pada 9–10 Oktober 2026. Penindakan tidak hanya menyasar orang-orang yang diduga menjalankan operasional perjudian, tetapi juga mencakup penyitaan barang bukti dan pemblokiran rekening yang diduga digunakan untuk mendukung kegiatan ilegal tersebut.
Di Kabupaten Demak, polisi mengamankan tiga orang pada Sabtu (10/10/2026) dini hari. Ketiganya diduga bertugas menerima sekaligus mengumpulkan angka taruhan dari masyarakat maupun pengecer.
Praktik togel yang diungkap di wilayah tersebut diketahui merujuk pada hasil undian sejumlah negara atau wilayah di luar negeri, di antaranya Singapura, Hong Kong, dan Sydney.
Dari penindakan itu, penyidik menyita 8.416 kupon togel. Polisi juga memblokir rekening yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian tersebut, dengan saldo mencapai Rp519.994.717.
Pengembangan kasus kemudian mengarah ke Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Di lokasi ini, dua orang diamankan karena diduga menjadi kurir yang bertugas mengirimkan kupon togel dari Demak kepada para pengecer di wilayah Grobogan.
Pengiriman kupon tersebut diduga dilakukan menggunakan kendaraan Daihatsu Gran Max. Saat penindakan, petugas menemukan dua kotak besi yang berisi kupon togel dengan jumlah keseluruhan 421 bendel.
Barang bukti tersebut diduga digunakan untuk menunjang distribusi kupon dalam jaringan perjudian yang beroperasi lintas daerah itu.
Sementara itu, pengungkapan di Kota Semarang dilakukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Batan Miroto pada Jumat malam (9/10/2026). Dalam operasi tersebut, lima orang diamankan karena diduga terlibat dalam aktivitas perjudian togel dengan peran berbeda, mulai dari penjual dan pengepul hingga bandar.
Dari lokasi tersebut, penyidik menyita 43.250 bendel kupon togel dan uang tunai sebesar Rp19.650.000. Jumlah kupon yang ditemukan di Semarang menjadi salah satu barang bukti utama dalam pengungkapan jaringan perjudian tersebut.
Tidak hanya menyita barang bukti fisik, polisi juga memblokir lima rekening yang diduga berkaitan dengan operasional perjudian di lokasi itu. Total saldo dalam rekening yang diblokir mencapai sekitar Rp1,942 miliar.
Jika digabungkan dengan rekening yang diblokir dalam pengungkapan di Demak, nilai keseluruhan saldo rekening yang dibekukan penyidik mencapai sekitar Rp2,462 miliar.
Angka tersebut merupakan nilai saldo rekening yang diblokir, bukan jumlah uang tunai yang disita polisi ataupun keuntungan bersih yang diperoleh dari praktik perjudian. Penyidikan terhadap aliran dana menjadi bagian penting untuk menelusuri lebih jauh aktivitas keuangan yang diduga menopang jaringan tersebut.
Kapolda Jateng menegaskan, pemberantasan perjudian akan dilakukan secara menyeluruh dengan menindak pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai peran masing-masing. Kepolisian juga berupaya memastikan praktik serupa tidak kembali beroperasi setelah jaringan tersebut dibongkar.
“Kami berharap setelah jaringan ini diungkap, praktik togel di Semarang tidak lagi beroperasi. Perjudian daring juga menjadi perhatian untuk ditindak. Siapa pun yang terlibat, termasuk apabila ada anggota Polri yang membekingi atau ikut terlibat, akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian penegasan Kapolda dalam konferensi pers tersebut.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa penindakan tidak hanya diarahkan kepada pelaksana di lapangan. Setiap pihak yang terbukti terlibat, termasuk apabila ditemukan oknum aparat yang memberikan perlindungan atau ikut menjalankan aktivitas perjudian, akan diproses berdasarkan ketentuan hukum.
Para tersangka dalam perkara tersebut dipersangkakan melanggar Pasal 426 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ketentuan tersebut, sebagaimana disampaikan dalam paparan kepolisian, memuat ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun atau pidana denda paling banyak kategori VI sebesar Rp2 miliar.
Pengungkapan jaringan togel di tiga wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Jateng menekan praktik perjudian yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi di masyarakat.
Kapolda pun mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian, baik melalui penjualan kupon secara langsung maupun platform daring. Warga juga diminta berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas perjudian di lingkungan masing-masing.
Dengan terbongkarnya jaringan tersebut, polisi diharapkan tidak berhenti pada penangkapan para pelaku yang diduga menjalankan operasional di lapangan, tetapi juga menuntaskan penelusuran aliran dana serta mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan perjudian tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Daftar Gunung Terbakar Dalam 24 Jam Terakhir Hingga Senin 19 Oktober 2026: Dari Bromo sampai Latimojong
- 2Lama Tak Terlihat, Tiba-tiba Hendi Menjabat Ketua LPEU MUI Jawa Tengah
- 3Prakiraan Cuaca Semarang dan Solo Minggu Siang Ini 18 Oktober 2026: Cerah Berawan Tapi Panasnya Bikin Otak Meleleh
- 4Update Rute Macet Kota Semarang dan Solo 19 Oktober 2026: Piere Tendean Masih Ditutup! Ini Titik Macet dan Jalur Selamat Hari Ini
- 5Xiaomi Redmi G27Q 2026 Resmi Hadir, Monitor Gaming 2K 240Hz Harga di Bawah Rp2 Juta
- 6AHY Run Jateng 2026 Meriah, 5.500 Pelari Nikmati Rute Ikonik Kota Semarang
- 7Lawu Terbakar 100 Hektar, Sebangau Menyala: Peta Karhutla 18 Oktober 2026 yang Bikin Gelisah
- 8Kebakaran Gunung Lawu Capai 140 Hektare, Bagana dan Relawan terus Berjibaku
- 9Prediksi Skor Persib vs Persik: Adu Strategi Igor Tolic dan Marcos Reina, Mampukah Pangeran Biru Amankan Kemenangan?
- 10Dibantu Polres Purbalingga, Bapanas Pantau Harga dan Stok Bahan Pangan





