Jateng

Tips dan Cara Efektif Buat Cegah Ular Masuk Rumah di Musim Hujan

Theo Adi Pratama | 20 Januari 2026, 14:24 WIB
Tips dan Cara Efektif Buat Cegah Ular Masuk Rumah di Musim Hujan

JATENG.AKURAT.CO, Musim hujan sering kali meningkatkan risiko kemunculan ular di area permukiman. Curah hujan tinggi, banjir, dan lingkungan yang lebih lembap membuat ular keluar dari habitat alaminya untuk mencari tempat berlindung yang aman dan kering.

Tidak jarang, rumah menjadi sasaran karena dianggap hangat, tertutup, dan memiliki sumber makanan. Oleh karena itu, memahami cara cegah ular masuk rumah menjadi langkah penting, terutama saat musim hujan tiba.

Selain faktor cuaca, kondisi lingkungan sekitar rumah juga sangat berpengaruh. Halaman yang tidak terawat, genangan air, hingga keberadaan tikus bisa menjadi pemicu utama ular mendekat.

Kabar baiknya, ada berbagai cara efektif dan realistis yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko ini.

Mulai dari perbaikan struktur rumah hingga pengelolaan lingkungan, langkah-langkah berikut dapat membantu menjaga rumah tetap aman dan bebas dari ancaman ular.

Baca Juga: Tips Hilangkan Bau Apek Lemari Pakaian secara Efektif dan Tahan Lama

1. Tutup Semua Celah dan Titik Akses Rumah

Langkah paling mendasar dalam cara cegah ular masuk rumah adalah memastikan tidak ada celah terbuka.

Ular mampu masuk melalui lubang yang sangat kecil di dinding, fondasi, ventilasi, atau celah bawah pintu.

Gunakan sealant, dempul, atau kawat kasa untuk menutup semua titik rawan, termasuk area sekitar pipa dan saluran air. Penutupan celah secara permanen sangat efektif sebagai pencegahan jangka panjang.

2. Rapikan Halaman dan Pangkas Vegetasi Secara Rutin

Ular menyukai area yang lembap, gelap, dan tertutup. Rumput tinggi, semak lebat, serta tumpukan daun menjadi tempat persembunyian ideal bagi ular.

Dengan rutin memotong rumput dan memangkas tanaman, lingkungan sekitar rumah menjadi kurang menarik bagi ular. Hindari juga menumpuk kayu, batu, atau barang bekas di halaman.

3. Atur Drainase dan Hindari Genangan Air

Genangan air saat musim hujan tidak hanya mengundang nyamuk, tetapi juga hewan kecil seperti katak dan tikus yang merupakan mangsa ular. Kondisi ini bisa membuat ular mendekat ke rumah.

Pastikan saluran drainase lancar dan tidak tersumbat. Buang air yang menggenang di pot, ember, atau area terbuka agar lingkungan tetap kering.

4. Kendalikan Sumber Makanan Ular

Salah satu alasan utama ular masuk rumah adalah mencari makanan. Tikus dan hewan kecil lainnya menjadi daya tarik utama.

Pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat, sisa makanan tidak dibiarkan terbuka, dan lakukan pengendalian hama secara rutin. Semakin sedikit mangsa, semakin kecil kemungkinan ular datang.

5. Gunakan Penghalang Fisik Tambahan

Selain menutup celah, penghalang fisik seperti kasa jaring halus dapat dipasang di ventilasi dan saluran pembuangan.

Jaring ini tetap memungkinkan sirkulasi udara, tetapi menghalangi ular masuk.

Untuk area luar rumah, pagar kawat atau wire mesh yang ditanam ke dalam tanah juga bisa menjadi solusi tambahan.

6. Manfaatkan Aroma yang Tidak Disukai Ular

Ular memiliki indera penciuman yang sensitif. Beberapa aroma kuat seperti kapur barus, minyak esensial cengkeh, atau kayu manis dipercaya dapat membuat ular enggan mendekat.

Letakkan bahan-bahan ini di titik akses potensial sebagai langkah pelengkap, bukan solusi utama.

7. Rutin Periksa Gudang dan Area Penyimpanan

Gudang, garasi, dan ruang penyimpanan sering menjadi tempat favorit ular karena jarang dibersihkan dan minim cahaya. Pastikan area ini selalu rapi dan tertutup rapat.

Susun barang agar tidak langsung menempel ke lantai dan lakukan pengecekan berkala, terutama saat hujan deras atau banjir.

Menerapkan cara cegah ular masuk rumah di musim hujan membutuhkan kombinasi perbaikan struktur dan pengelolaan lingkungan.

Dengan menutup celah, menjaga kebersihan halaman, serta mengurangi sumber makanan ular, risiko kemunculan ular bisa ditekan secara signifikan.

Langkah pencegahan sejak dini akan membuat rumah lebih aman, nyaman, dan bebas dari ancaman yang tidak diinginkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.