Jateng

Karir Vibes! Anda Ingin Resign Kerja Tapi Tidak Mau Meninggalkan Kesan Buruk di Tempat Kerja Lama? Cobalah 4 Tips Ini

Theo Adi Pratama | 16 Agustus 2024, 06:30 WIB
Karir Vibes! Anda Ingin Resign Kerja Tapi Tidak Mau Meninggalkan Kesan Buruk di Tempat Kerja Lama? Cobalah 4 Tips Ini

JATENG.AKURAT.CO, Mengambil keputusan untuk resign dari pekerjaan yang sudah lama dijalani memang tidak mudah.

Di satu sisi, Anda mungkin ingin mengejar peluang baru atau sekadar mencari suasana kerja yang lebih segar.

Namun, di sisi lain, Anda tentu tidak ingin meninggalkan kesan buruk di tempat kerja lama.

Bagaimana cara mengelola situasi ini agar bisa keluar dengan kepala tegak dan tetap menjaga hubungan baik dengan rekan kerja serta atasan?

Berikut adalah empat tips jitu yang dapat membantu Anda resign dengan cara yang baik dan benar, sehingga Anda bisa memulai babak baru dalam karier dengan tenang.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Mengulik Sejarah Stasiun Tekung, Jejak Transportasi di Lumajang Jawa Timur yang Terlupakan

1. Jangan Merasa Bersalah

Salah satu aspek penting dari keseimbangan kehidupan pribadi dan pekerjaan, atau yang biasa disebut work-life balance, adalah mempertahankan batasan profesional di tempat kerja.

Memang, ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, terutama jika Anda telah bekerja dengan orang yang sama selama bertahun-tahun dan telah membangun hubungan yang kuat.

Namun, penting untuk diingat bahwa ini hanyalah pekerjaan. Pada akhirnya, Anda perlu memilih yang terbaik untuk karier, keluarga, dan tujuan masa depan Anda.

Resign dari pekerjaan sering kali merupakan bagian dari pertumbuhan profesional, dan tidak ada yang salah dengan memprioritaskan aspirasi dan kesejahteraan Anda.

Selama Anda meninggalkan tim dengan baik dan tidak menimbulkan masalah, rekan kerja Anda kemungkinan akan memahami dan mendukung keputusan Anda.

Jadi, jangan merasa bersalah atas keputusan ini, karena ini adalah langkah penting dalam perjalanan karier Anda.

2. Perhatikan One Month Notice

Memberikan pemberitahuan sebulan sebelumnya, atau yang dikenal dengan istilah one month notice, adalah salah satu etiket profesional yang penting untuk diperhatikan saat akan resign.

Meskipun secara hukum Anda tidak diwajibkan untuk melakukannya dan dapat resign saat itu juga, memberikan pemberitahuan ini adalah tanda penghargaan terhadap tim dan perusahaan tempat Anda bekerja.

Dengan memberikan pemberitahuan, Anda membantu memastikan bahwa pekerjaan tidak terhambat oleh pengunduran diri Anda.

Selain itu, pemberitahuan sebelumnya memberi tim HRD dan atasan Anda waktu untuk mencari pengganti yang sesuai, dan memungkinkan Anda untuk menyerahkan tanggung jawab Anda dengan baik.

Ini juga memastikan bahwa Anda tetap memenuhi hak-hak Anda, seperti mendapatkan gaji atau bonus yang mungkin menjadi hak Anda.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Mengenang Tragedi Gerbong Maut Bondowoso, Luka Pedih dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia

3. Jangan Mengumumkan Secara Berlebihan

Menjaga batasan profesional adalah kunci dalam proses resign. Salah satu caranya adalah dengan tidak mengumumkan pengunduran diri Anda secara berlebihan kepada banyak orang di tempat kerja.

Mengumumkan pengunduran diri Anda dapat menimbulkan banyak pertanyaan dari manajer atau kolega yang mungkin tidak perlu Anda jawab.

Secara hukum, mereka tidak perlu mengetahui alasan Anda resign atau ke mana Anda akan bekerja selanjutnya.

Yang perlu mereka ketahui adalah bahwa Anda bersedia bekerja sama untuk memastikan transisi yang lancar dan Anda berniat meninggalkan pekerjaan dengan baik.

Ingat, meskipun akan ada wawancara resign atau exit interview, tujuan utama Anda adalah memberikan umpan balik yang konstruktif dan positif.

4. Tetap Berhubungan Baik dan Ucapkan Terima Kasih

Meskipun Anda tidak lagi bekerja bersama mereka, mantan kolega tetap menjadi bagian penting dari jaringan profesional Anda yang kini telah berkembang.

Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga hubungan baik dengan mereka.

Berusahalah untuk menghubungi secara berkala untuk bertukar kabar.

Ini bisa dilakukan melalui media sosial, pesan LinkedIn, atau bahkan bertemu untuk minum kopi atau makan siang jika Anda berada di area yang sama.

Selain itu, ucapkan terima kasih kepada rekan kerja dan atasan atas pengalaman dan pembelajaran yang Anda peroleh selama bekerja di sana.

Dengan menjaga hubungan baik, Anda tidak hanya membangun jaringan yang kuat, tetapi juga membuka peluang baru di masa depan.

Mantan kolega mungkin akan memikirkan Anda saat mereka menemukan lowongan pekerjaan, proyek, atau peluang lain yang sesuai dengan keterampilan dan minat Anda.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Mari Mengulas Sejarah Singkat Jalur Kereta Api Magelang Yogyakarta, Jejak Dunia Perkeretaapian yang Hilang

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat resign dari pekerjaan dengan cara yang baik dan benar.

Langkah-langkah ini akan membantu Anda menjaga hubungan baik dengan rekan kerja dan atasan, serta memulai babak baru dalam karier Anda dengan lebih tenang dan percaya diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.