Jateng

Sudahi Main Judol, Inilah 4 Cara Cerdas dan Legal Untuk Membuat Anda Semakin Banyak Uang dan Kaya Raya

Theo Adi Pratama | 22 Oktober 2024, 21:22 WIB
Sudahi Main Judol, Inilah 4 Cara Cerdas dan Legal Untuk Membuat Anda Semakin Banyak Uang dan Kaya Raya

JATENG.AKURAT.CO, Dengan kemudahan akses judi online, semakin banyak orang yang rentan kehilangan uang dari aktivitas ini. 

Iming-iming keuntungan cepat seringkali membuat orang semakin tergoda untuk berjudi.

Judi memang bisa menimbulkan banyak masalah di kemudian hari, sebut saja seperti masalah yang berkaitan dengan kehidupan sosial hingga keuangan.

Baca Juga: Jangan Bersedih Hati, Ini 6 Tips Move On Setelah Mengalami Putus Cinta

Ketimbang menghabiskan uang untuk berjudi, lebih baik Anda mengalokasikan dana Anda ke beberapa instrumen investasi yang dapat dimulai dengan modal kecil. 

Berikut adalah 4 Cara memperbanyak uang anda tentu bukan dengan bermain Judi Online. 

  1. Investasi Emas

Emas merupakan instrumen investasi yang terbilang sederhana dan masih populer hingga kini. 

Dalam lima tahun terakhir, keuntungan yang Anda dapat dari investasi emas bisa mencapai CAGR kurang lebih 7% per tahun.

Dan seperti diketahui, emas tidak hanya bisa dibeli dalam bentuk batangan karena saat ini sudah ada emas digital yang bisa Anda coba.

Baca Juga: Tips Sehat: Berikut Ini Pilihan Makanan yang Bisa Membuat Kinerja Otak Lebih Baik

Namun jika pilihan Anda jatuh pada emas digital, pilihlah platform yang sudah mengantongi izin Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

  1. Membeli Obligasi (Surat Utang Negara) 

Jika Anda menginginkan penghasilan pasif yang rutin diterima setiap tahun dalam jumlah yang lebih besar dari deposito.

Yang bisa dimulai dengan modal kecil maka surat utang negara (SBN) adalah solusinya.

Jika dilihat dari penerbitnya, obligasi atau surat utang memiliki dua jenis yaitu obligasi negara dan obligasi korporasi.

Obligasi negara merupakan salah satu investasi teraman yang ada di pasar modal. 

Hal itu disebabkan karena modal dan kupon imbal hasil yang Anda terima akan dijamin oleh negara.

  1. Investasi di Instrumen Saham

Meski memiliki risiko yang tinggi, saham merupakan instrumen yang memiliki tingkat returns tinggi pula. 

Bagi pemula, ada baiknya untuk memilih saham-saham perusahaan besar yang memiliki kinerja bagus ke depannya.

Saham-saham perusahaan raksasa itu kerap disebut dengan istilah saham bluechip.

Baca Juga: 4 Tips Aman Memilih Daycare Agar Tidak Was-Was Saat Menitipkan Si Buah Hati Tercinta

Selain keuntungan berupa capital gain, investor saham juga bisa mendapatkan keuntungan berupa pendapatan pasif yaitu dividen. 

Dividen adalah hasil bagi laba bersih yang didapatkan perusahaan ke para pemegang sahamnya.

Mungkin saja, penjual memutuskan untuk menjual saham yang sudah berstatus floating profit karena dirinya membeli saham di harga yang jauh lebih rendah dari investor lain. 

Sementara pembeli melihat saham tersebut masih memiliki prospek cerah di masa depan.

Baca Juga: Karir Vibes! Rahasia Terungkap, Cobalah Tips Jitu Ini Buat Jawab Pertanyaan Alasan Resign Saat Interview Kerja

Pada intinya, ketika si penjual berhasil meraup keuntungan, maka pembeli pun belum tentu rugi jika membeli di harga yang lebih tinggi sekalipun.

Meski demikian, kedua pihak juga bisa mengalami rugi bersamaan ketika mereka melakukan cut-loss.

  1. Investasi di Reksa Dana

Reksa dana adalah wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana investor yang nantinya akan diinvestasikan kembali ke sejumlah portofolio efek oleh manajer investasi.

Bila Anda adalah investor konservatif yang cenderung menghindari risiko, reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap adalah solusinya.

Sementara jika Anda menginginkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi untuk investasi jangka panjang maka reksa dana campuran, indeks saham, dan saham lah yang cocok  untuk Anda.

Itulah ulasan 4 Cara Agar Uang Anda Makin Tambah Banyak Lewat Cara yang Benar, agar anda tidak main Judi Online. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.