Jateng

Anti Stres! 7 Tips Pindah Rumah Tersimpel yang Bikin Proses Pengepakan Jadi Lebih Rileks

Theo Adi Pratama | 15 Desember 2025, 07:30 WIB
Anti Stres! 7 Tips Pindah Rumah Tersimpel yang Bikin Proses Pengepakan Jadi Lebih Rileks

JATENG.AKURAT.CO, Pindah rumah seringkali menjadi momen yang penuh antusiasme, namun di sisi lain, proses pengepakan dan pemindahan barang bisa memicu stres berkepanjangan.

Tumpukan kardus, barang yang tercecer, dan kekhawatiran barang pecah kerap membuat kita puyeng.

Jangan khawatir! Dengan perencanaan yang matang, pindahan rumah bisa menjadi jauh lebih sederhana dan minim stres.

Berikut adalah 7 tips praktis untuk mempermudah proses pindah rumah Anda:

1. Berkemas Jauh-Jauh Hari

Kunci utama pindahan yang santai adalah waktu. Jangan pernah menunda pengepakan hingga hari-H.

Terapkan: Mulailah berkemas dalam hitungan minggu, atau bahkan bulan, jika memungkinkan. Dengan alokasi waktu yang panjang, Anda bisa bekerja lebih rileks dan terhindar dari rasa terpontang-panting di saat-saat terakhir.

2. Singkirkan Barang yang Tak Terpakai (Decluttering)

Pindah rumah adalah momentum emas untuk melakukan decluttering besar-besaran.

Manfaat: Menyingkirkan barang yang tidak lagi digunakan akan sangat mengurangi beban Anda saat memindahkan barang ke rumah baru. Donasi, jual, atau buang apa pun yang sudah tidak relevan.

3. Cicil Bawa Barang Pindahan

Jangan menunggu hingga semua barang selesai dikemas baru dipindahkan.

Taktik: Setiap ada progres pengemasan, terutama untuk barang-barang non-esensial (seperti buku-buku lama atau perlengkapan dekorasi), segera bawa ke rumah baru. Ini akan membuat kondisi rumah lama Anda terasa lebih ringkas dan ringan.

4. Mulai dari Ruangan yang Jarang Dipakai

Gunakan jurus cepat dengan memetakan ruangan di rumah lama yang paling jarang Anda gunakan.

Prioritas: Mulailah merapikan dan mengemas barang dari ruangan-ruangan ini, misalnya garasi, gudang, atau kamar tamu. Ini memungkinkan Anda untuk mengemas tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari di ruangan utama.

5. Kelompokkan Barang Berdasarkan Jenis

Pengelompokan barang mempermudah pengepakan dan pembongkaran di rumah baru.

Contoh: Semua jenis pakaian, termasuk handuk dan seprai, sebaiknya dikemas dalam wadah yang sama. Beri label yang jelas agar Anda tidak kebingungan mencari benda saat tiba di rumah baru.

6. fragile Perhatikan Barang Rapuh dengan Cermat

Barang-barang rentan pecah atau patah (seperti gelas, piring, cermin, atau pot) memerlukan perhatian ekstra.

Proteksi: Selalu gunakan bubble wrap tebal dan sisipkan koran bekas di sekeliling barang tersebut di dalam kardus. Beri label "Fragile" besar di luar kardus dan pindahkan secara hati-hati.

7. Isi Boks atau Kardus Sampai Penuh

Memaksimalkan ruang dalam kardus adalah cara efisien.

Teknik: Isi boks atau kardus hingga penuh, manfaatkan sisa celah kosong yang ada untuk menaruh barang-barang kecil atau kain pelindung. Kardus yang terisi penuh akan lebih stabil saat diangkat dan ditumpuk, sehingga mengurangi risiko kerusakan barang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.