Jateng

MERINDING! 5 MITOS PALING HOROR DI GUNUNG GEDE (Part 1): Hantu Berkepala Dua hingga Wanita Kecil Pengecoh di Sumber Air Panas!

Theo Adi Pratama | 30 Oktober 2025, 18:00 WIB
MERINDING! 5 MITOS PALING HOROR DI GUNUNG GEDE (Part 1): Hantu Berkepala Dua hingga Wanita Kecil Pengecoh di Sumber Air Panas!

JATENG.AKURAT.CO, Gunung Gede, dengan puncaknya yang ikonik dan keindahan Alun-alun Suryakencana, memang menjadi primadona bagi para pendaki di Jawa Barat.

Namun, di balik jalur pendakian yang menantang dan pemandangan yang memukau, Gunung Gede menyimpan segudang kisah mistis dan mitos yang diwariskan dari mulut ke mulut.

Kisah-kisah ini bukan sekadar bualan, tetapi seringkali dijadikan pedoman oleh pendaki lokal agar tetap waspada dan menghormati alam.

Siapkan mental Anda, karena inilah deretan urban legend dan mitos paling terkenal di Gunung Gede (Bagian 1)!

1. Sosok Aul: Hantu Berkepala Dua yang Menyamar Jadi Penunjuk Jalan

Ini mungkin adalah salah satu kisah hantu penunggu Gunung Gede yang paling unik dan mengerikan. Sosok ini dikenal sebagai Aul.

  • Wujud Mengerikan: Aul digambarkan sebagai hantu yang memiliki dua kepala dan cara berjalannya sering terlihat sempoyongan seperti orang mabuk.
  • Bahaya Tersesat: Dalam istilah pendakian, sosok seperti Aul dipercaya dapat membuat pendaki menjadi lengah dan gampang nyasar.
  • Penyamaran: Yang membuat Aul sangat berbahaya adalah kemampuannya untuk menyamar menjadi penduduk lokal yang ramah dan baik hati. Ia akan menawarkan bantuan atau petunjuk, tetapi ujung-ujungnya justru akan membingungkan pendaki, membawa mereka jauh ke dalam hutan, dan menyebabkan mereka tersesat.

Selalu waspada jika bertemu penunjuk jalan yang terlalu mencurigakan di jalur yang sudah jelas!

2. Raksasa Hitam Penjaga Alun-alun Suryakencana

Alun-alun Suryakencana dikenal sebagai tempat favorit untuk mendirikan tenda, terutama karena hamparan bunga edelweiss yang indah.

Namun, kecantikan tempat ini ternyata dijaga oleh makhluk yang mengerikan.

  • Penjaga Wilayah: Mitosnya, terdapat raksasa hitam besar yang berkeliaran di area alun-alun, terutama pada waktu-waktu krusial, yaitu setelah Maghrib hingga menjelang Subuh.
  • Pengalaman Menyeramkan: Pengalaman salah satu pendaki wanita pernah menjadi viral dan bikin merinding. Ia mengaku merasa diawasi saat buang air kecil di alam terbuka, dan malamnya, ia bermimpi dipeluk erat oleh sosok hitam tinggi besar tersebut.

Makhluk ini diyakini sebagai penjaga yang tidak senang jika ada pendaki yang bersikap tidak sopan atau merusak lingkungan di wilayah keramat tersebut.

3. Kuntilanak Putih Penunggu Jalur Turun

Meskipun sering muncul di banyak tempat angker di Indonesia, penampakan kuntilanak di Gunung Gede memiliki ciri khas tersendiri, terutama saat pendaki dalam perjalanan turun gunung.

  • Modus Mengikuti: Kuntilanak putih ini dikenal suka melayang dan "menempel" di samping atau belakang pendaki saat mereka mulai menuruni jalur.
  • Aura Dingin: Sosoknya bisa muncul tiba-tiba—kadang hanya sekilas di antara pepohonan, tetapi bisa juga mendekat dalam jarak yang sangat dekat. Yang membuat parno, Kuntilanak ini bisa berdiam diri tanpa suara, hanya aura dingin dan bau bunga kembang mayang yang menusuk hidung yang menjadi penanda kehadirannya.
  • Menghilang: Konon, ia akan menghilang begitu pendaki sudah mendekati pos atau checkpoint terakhir. Banyak yang percaya ia hanya ingin "menemani", tetapi kehadirannya sukses membuat siapa pun merinding.

4. Wanita Kecil Pengecoh di Jalur Cibodas

Jalur pendakian Cibodas yang terkenal dengan keindahan hutan lumut dan sumber air panasnya, juga menyimpan kisah mistis yang unik sekaligus serem.

  • Penampakan Lugu: Pendaki sering melaporkan penampakan wanita bertubuh kecil berbaju putih yang kerap nongol di dekat sumber air panas. Wajahnya terlihat lugu.
  • Ajakan Berbahaya: Wanita kecil ini konon suka mengajak-ngajak pendaki untuk membantunya mencari temannya yang hilang di dalam hutan.
  • Jebakan Penjaga Hutan: Pendaki senior percaya bahwa ini adalah jebakan! Wanita kecil ini diyakini sebagai penjaga hutan yang bisa membuat pendaki hilang arah atau bahkan kesurupan jika tergoda untuk mengikuti ajakannya. Jangan pernah mengiyakan ajakan dari makhluk asing di gunung.

5. Misteri Simpang Maleber yang Bikin Tersesat

Pos Simpang Maleber di jalur Putri memiliki reputasi yang sangat angker dan membuat banyak pendaki tegang, terutama saat melewatinya menjelang Maghrib.

  • Gangguan Intens: Banyak laporan pendaki yang merasa "diganggu" saat melintasi pos ini, mulai dari suara bisikan-bisikan yang tidak jelas sumbernya, hingga ilusi visual yang membuat pendaki kehilangan fokus.
  • Jalan di Tempat: Fenomena yang paling sering terjadi adalah pendaki merasa berjalan di tempat meskipun sudah berjalan jauh, atau menemukan jalur yang sebenarnya tidak ada di peta.

Tips Lokal: Karena reputasinya, pendaki lokal sering menyarankan untuk menawarkan sesajen kecil atau setidaknya memberikan salam hormat sebelum melintasi Simpang Maleber untuk menghindari gangguan.

Mitos mana yang paling membuat Anda ragu untuk mendaki Gunung Gede? Tunggu cerita mitos selanjutnya di Bagian 2!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.