Jateng

Menguak Fakta di Balik Mitos Larangan Mengucapkan Lada di Goa Jepang Bandung

Theo Adi Pratama | 8 Juni 2024, 11:51 WIB
Menguak Fakta di Balik Mitos Larangan Mengucapkan Lada di Goa Jepang Bandung

JATENG.AKURAT.CO, Ketika berkunjung ke Goa Jepang di Bandung, ada satu larangan yang perlu diingat: jangan pernah mengucapkan kata "lada".

Berdasarkan kabar yang beredar, siapa pun yang melanggar larangan ini akan mengalami celaka.

Gangguan tersebut diduga berasal dari makhluk tak kasat mata yang bernama Lada, penunggu goa-goa tersebut.

Baca Juga: Menguak Mitos Mencukur Alis Mata: Benarkah Bisa Melihat Hantu? Berikut Fakta dan Penjelasan Dibalik Mitos Ini!

Sejarah Kelam Goa Jepang

Goa Jepang bukan sekadar destinasi wisata alam biasa.

Tempat ini menyimpan sejarah kelam dari masa lalu.

Pada masa penjajahan Jepang, goa-goa ini tidak hanya berfungsi sebagai gudang senjata, tetapi juga tempat penyiksaan tahanan.

Kenyataan ini menambah aura mistis yang menyelubungi tempat tersebut.

Mitos atau Fakta?

Apakah larangan menyebutkan kata "lada" benar adanya atau hanya sebuah urban legend? Ternyata, mitos ini cukup berakar kuat di masyarakat sekitar.

Seperti dikutip dari Okezone, Praktisi supranatural, Ana Cikey saat diwawancarai menjelaskan bahwa larangan ini bukan sekadar isapan jempol.

Banyak pengunjung yang diingatkan untuk tidak menyebut kata "lada" guna menghindari hal-hal negatif saat menjelajahi Goa Jepang.

Baca Juga: Mitos Larangan Menikah di Bulan Suro: Benarkah Bila Melanggar Pantangan Bisa Mengundang Malapetaka?

Siapakah Lada?

Nama "Lada" bukan sembarang nama. Konon, salah satu leluhur atau sosok yang dituakan di wilayah tersebut memiliki nama "Lada".

Larangan ini bukan hanya untuk menghindari gangguan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang dianggap menguasai tempat tersebut.

Penghormatan kepada Leluhur

Larangan ini juga mencerminkan penghargaan yang tinggi terhadap leluhur.

Mengingat bahwa sosok yang memiliki nama "Lada" adalah salah satu leluhur atau makhluk yang dihormati, larangan ini bertujuan untuk menjaga kedamaian dan menghormati keberadaan mereka.

Baca Juga: Menyingkap Fakta Dibalik Mitos Burung Pipit Berkicau: Memahami Pesan Tersembunyi Dibalik Kicauannya

Meskipun terkesan mistis, larangan mengucapkan kata "lada" di Goa Jepang mencerminkan kekayaan budaya dan kepercayaan lokal yang masih dipegang teguh hingga kini.

Bagi para pengunjung, menghormati larangan ini adalah bentuk penghormatan terhadap sejarah dan tradisi masyarakat setempat.

Jadi, jika Anda berencana mengunjungi Goa Jepang, pastikan untuk mengikuti aturan dan menjaga sikap hormat agar pengalaman Anda tetap menyenangkan dan aman.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.