Jateng

Top Skor Liga 1 Pekan 4: Pemain Asing Masih Rajai, Siapa Striker Lokal Paling Tajam?

Theo Adi Pratama | 12 Oktober 2026, 16:23 WIB
Top Skor Liga 1 Pekan 4: Pemain Asing Masih Rajai, Siapa Striker Lokal Paling Tajam?

JATENG.AKURAT.CO, Pekan keempat BRI Super League 2026/2027 baru saja tuntas, dan papan top skor masih dikuasai pemain asing. Tapi di balik dominasi itu, ada satu nama striker lokal yang diam-diam mulai mencuri perhatian.

Pekan keempat BRI Super League 2026/2027 baru saja selesai. Persija Jakarta menempel ketat Dewa United di puncak klasemen, Persib Bandung masih mencari konsistensi, dan yang paling seru: papan top skor mulai menunjukkan siapa yang serius mencetak gol dan siapa yang cuma numpang lewat.

Tapi ada satu hal yang bikin daftar pencetak gol terbanyak musim ini terasa familiar sekaligus bikin geleng-geleng kepala. Nama-nama di posisi atas? Mayoritas pemain asing. Lagi-lagi.

Baca Juga: Tahan Persija 76 Menit, PSIM Kolaps di Akhir: Apa yang Salah? Analisa Pasca Pertandingan

Papan Top Skor Sementara: Dominasi Pemain Asing

Berdasarkan data dari Liga.id, berikut daftar top skor sementara BRI Super League 2026/2027 hingga pekan keempat:

  • Dimitar Mitkov (Madura United) – 4 gol

  • Taisei Yachida (Bali United) – 2 gol, 1 assist

  • Denilson Pereira Junior (Dewa United) – 2 gol

  • Tom Goppel (Bali United) – 2 gol

  • Alexander Jeremejeff (Persija Jakarta) – 2 gol

  • Jose Enrique (Persik Kediri) – 2 gol

  • Balsa Sekulic (Persib Bandung) – 2 gol

  • David da Silva (Java United) – 2 gol

Dimitar Mitkov, striker anyar asal Bulgaria setinggi 191 sentimeter, jadi pemuncak sementara dengan koleksi empat gol dari dua pertandingan perdana.

Ia mencetak dua brace berturut-turut dan menunjukkan kemampuan positioning serta penyelesaian akhir yang dingin.

Di bawahnya, Denilson Pereira Junior dari Dewa United juga mengoleksi empat gol dari dua laga.

Penyerang asal Brasil itu mencetak dua gol ke gawang Borneo FC pada penghujung pertandingan, memastikan kemenangan tandang untuk timnya.

Baca Juga: Tertinggal 2 Gol, Comeback dalam 4 Menit: Drama Persib vs Dewa United yang Bikin Jantung Copot

Striker Lokal: Siapa yang Paling Tajam?

Nah, ini bagian yang bikin hati sedikit nyeri. Di antara sepuluh besar top skor sementara, nama striker lokal Indonesia masih sangat jarang muncul.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Sepanjang musim 2025/2026 lalu, striker lokal nyaris tidak terlihat dalam persaingan papan atas daftar top skor.

Gelar pencetak gol terbanyak lokal musim lalu dipegang bersama oleh Eksel Runtukahu (Persija Jakarta) dan Ezra Walian (Persik Kediri) dengan torehan enam gol masing-masing.

Sementara David da Silva, striker asal Brasil, keluar sebagai top skor keseluruhan dengan 23 gol.

Pengamat sepak bola nasional, Erwin Fitriansyah, menilai masalah utama striker lokal bukan soal kualitas, melainkan minimnya kesempatan bermain.

“Kurang jam terbang, kurang dikasih kesempatan main. Kalau misalnya mindset klub jaman sekarang terus jaman dulu itu sudah pakai jaman sekarang, belum tentu striker-striker Indonesia muncul juga kaya Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Boaz Solossa, Gendut Doni, Kurniawan Dwi,” tuturnya dikutip dari Kompas.com.

Erwin juga menyoroti perubahan formasi yang ikut memengaruhi perkembangan striker lokal. Klub-klub modern lebih sering memakai formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3 yang hanya menyediakan satu posisi penyerang utama, sehingga peluang pemain lokal dan asing bermain bareng di lini depan jadi sangat sempit.

Pekan Keempat: Hasil dan Dampaknya ke Papan Top Skor

Pekan keempat Super League 2026/2027 yang berlangsung 9-11 Oktober 2026 menghadirkan beberapa hasil menarik yang memengaruhi klasemen dan papan top skor.

Persija Jakarta menang telak 4-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul. Alexander Jeremejeff membuka gol pada menit ke-77, disusul Stjepan Loncar (81’), Kwon Chang-hoon (87’), dan Loncar lagi di menit 90+4.

PSS Sleman meraih kemenangan perdana musim ini dengan skor 3-0 atas PSM Makassar. Hiromu Tanaka mencetak dua gol (34’, 85’), dan Matheus Dornazari menutup pesta gol di menit 90+1.

Java United juga mencatat kemenangan pertama mereka, mengalahkan Borneo FC 2-1 di Stadion Jatidiri, Semarang. Kaio membuka skor di menit 47, Lukas Brabilla menggandakan keunggulan di menit 81, dan Marcos Astina memperkecil kedudukan untuk Borneo FC di menit 65.

Sementara itu, Persib Bandung harus puas berbagi poin dengan Dewa United setelah bermain imbang 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat. Persib tertinggal dua gol lebih dulu lewat Egy Maulana Vikri (23’) dan Noah Sadaoui (45+1’), sebelum Balsa Sekulic (50’) dan Marc Klok (53’) menyelamatkan muka tuan rumah.

Siapa Striker Lokal Paling Tajam Sejauh Ini?

Kalau kita lihat papan top skor sementara, nama striker lokal memang belum banyak yang masuk jajaran atas. Tapi ada beberapa nama yang patut diwaspadai.

Eksel Runtukahu (Persija Jakarta) masih menjadi salah satu striker lokal paling produktif. Musim lalu ia mencetak enam gol dari 23 penampilan. Untuk musim 2026/2027, Persija sudah memperpanjang kontraknya, dan manajemen klub yakin ia bisa lebih tajam musim ini.

Ramadhan Sananta, striker Timnas Indonesia berusia 23 tahun, resmi direkrut Persebaya Surabaya untuk musim 2026/2027. Kehadirannya diharapkan bisa menambah daya gedor lini depan Bajul Ijo dan menjadi salah satu striker lokal yang bersinar.

Yakob Sayuri juga sempat memimpin daftar pencetak gol pemain lokal dengan koleksi delapan gol pada musim lalu. Posisinya sebagai winger yang produktif membuatnya selalu masuk perhitungan.

Ezra Walian (Persik Kediri) dan Hokky Caraka juga menjadi nama-nama yang terus membayangi di daftar striker lokal terbaik.

Kesempatan Bermain: Kunci Utama

Masalah utama striker lokal sebenarnya sederhana: mereka butuh menit bermain. Tanpa kesempatan reguler, mustahil bagi mereka untuk bersaing dengan pemain asing yang selalu jadi pilihan utama di lini depan.

“Tapi kan yang ada di mindset jaman sekarang mengutamakan pemain asing dan secara formasi kalau dulu misalnya 3-5-2 dan 4-4-2, ada dua striker satu asing dan satu lokal nah itu yang bikin pemain lokal kita muncul,” ujar Erwin Fitriansyah.

Perubahan formasi dan preferensi klub terhadap pemain asing memang jadi tembok besar. Tapi bukan berarti tidak ada harapan. Klub-klub seperti Persija, Persebaya, dan Persik mulai memberi ruang lebih banyak untuk striker lokal.

Laga Selanjutnya: Ujian untuk Striker Lokal

Pekan kelima Super League 2026/2027 akan menjadi ujian berikutnya. Persija Jakarta akan berusaha mempertahankan posisi puncak, sementara PSIM Yogyakarta harus bangkit dari kekalahan telak 0-4 dan menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung pada Jumat (16/10) pukul 15.30 WIB.

Bagi para striker lokal, pekan-pekan ke depan adalah momen untuk membuktikan bahwa mereka bukan cuma pelengkap. Mereka bisa jadi penentu. Mereka bisa jadi top skor.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.