Jateng

Aprilia Tak Terapkan Team Orders di Mandalika, Raul Fernandez dan Ai Ogura Bebas Balapan

Theo Adi Pratama | 9 Oktober 2026, 07:40 WIB
Aprilia Tak Terapkan Team Orders di Mandalika, Raul Fernandez dan Ai Ogura Bebas Balapan

JATENG.AKURAT.CO, Jelang bergulirnya MotoGP Indonesian Grand Prix 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Aprilia Racing memastikan belum akan menerapkan team orders atau instruksi tim kepada para pembalapnya.

Keputusan ini diambil karena keempat rider Aprilia, termasuk Jorge Martin, Marco Bezzecchi, serta duo Trackhouse Raul Fernandez dan Ai Ogura, masih memiliki peluang matematis untuk merebut gelar juara dunia musim ini.

Dengan hanya dua poin memisahkan Martin dan Marc Marquez di puncak klasemen, serta Marco Bezzecchi yang tertinggal 49 poin di posisi ketiga, persaingan menuju titel kian memanas. Namun, situasi berbeda berlaku bagi Raul Fernandez dan Ai Ogura.

Keduanya berada di luar zona perebutan gelar, tetapi belum sepenuhnya tersingkir secara matematis. Fernandez saat ini tertinggal 117 poin dari Martin, sedangkan Ogura berjarak 96 poin.

Dengan enam balapan tersisa dan maksimal 222 poin masih bisa diraih, keduanya masih berada dalam ambang batas yang ditetapkan Aprilia. Lantas, bagaimana sikap kedua pembalap Trackhouse ini menghadapi balapan di Mandalika?

Baca Juga: Michelin Bawa Ban Casing Diperkuat ke MotoGP Mandalika, Ducati Kembali Diuji

Jorge Martin Pimpin Klasemen dengan Selisih Tipis

Jorge Martin datang ke Mandalika sebagai pemimpin klasemen, tetapi keunggulannya atas Marc Marquez kini hanya dua poin setelah sang rival asal Spanyol meraih kemenangan ganda di Motegi pekan lalu. Marco Bezzecchi, rekan setim Martin di Aprilia Racing, menempati posisi ketiga dengan defisit 49 poin.

Kondisi ini membuat Aprilia berada di posisi yang cukup menguntungkan, tetapi juga penuh tekanan. Sirkuit Mandalika sendiri dikenal ramah bagi motor RS-GP, terutama setelah performa impresif Bezzecchi dan Fernandez di musim lalu.

Namun, Martin dan Ogura absen di Mandalika tahun lalu karena cedera, sehingga keduanya belum pernah merasakan atmosfer balapan penuh di lintasan tersebut bersama Aprilia.

Raul Fernandez: Kami Balapan untuk Trackhouse

Raul Fernandez menegaskan bahwa dirinya tetap fokus mengejar kemenangan di Mandalika, tanpa memikirkan kemungkinan team orders. "Jika kami bisa menang, kami harus menang," ujar Fernandez kepada media.

Pembalap asal Spanyol itu juga memberikan gambaran kapan sikapnya mungkin berubah. "Saya tidak memikirkan instruksi tim sekarang. Jika pada dua balapan terakhir kami harus memikirkan gelar, kita akan lihat nanti. Saat ini, yang penting adalah kami membalap untuk Trackhouse, dan kami harus mengambil hasil maksimal untuk mereka," tambahnya.

Fernandez sendiri memiliki catatan positif di Mandalika setelah meraih podium pertamanya di Sprint Race pada musim lalu.

Ai Ogura Ogah Lakukan Hal "Bodoh"

Sementara itu, Ai Ogura menyatakan bahwa dirinya tidak akan melakukan manuver yang berisiko jika harus berhadapan langsung dengan Jorge Martin atau Marco Bezzecchi di lintasan.

"Jika saya memiliki Jorge atau Bez di depan saya, tentu saya tidak akan melakukan hal bodoh," kata Ogura saat menjawab pertanyaan soal team orders.

"Tetapi jika saya merasa bisa menyalip dengan aman, tentu saya akan mencoba. Itu benar-benar tergantung pada situasi mereka dan situasi saya," lanjutnya.

Ogura sendiri belum pernah tampil di Mandalika bersama Aprilia setelah absen di musim lalu karena cedera.

Meski demikian, ia tetap dianggap sebagai salah satu pembalap yang berpotensi tampil mengejutkan di sirkuit yang menuntut keseimbangan antara kecepatan dan manajemen ban.

Peluang Aprilia di Mandalika

Mandalika menjadi kesempatan besar bagi Aprilia untuk kembali menekan Marc Marquez, terutama setelah kekalahan di Motegi. Sirkuit ini memiliki karakter tikungan mengalir yang cocok dengan performa RS-GP, dan Aprilia datang dengan kekuatan penuh kali ini.

Keempat pembalapnya sudah meraih kemenangan grand prix musim ini, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi pabrikan asal Noale tersebut. Namun, Raul Fernandez mengingatkan bahwa hasil musim lalu tidak bisa dijadikan patokan mutlak.

"Bisa lucu jika kami semua bertarung di depan," ujarnya. "Tetapi seperti yang kami lihat tahun ini, kami tidak bisa mengambil referensi dari tahun lalu. Kami punya satu ban lebih sedikit, jadi kami harus melihat bagaimana kami bisa mengelola," jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.