Kecelakaan di Jalan Unnes–Sampangan Diduga Akibat Jalan Licin Tumpahan Material Proyek

JATENG.AKURAT.CO, Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Unnes–Sampangan, kawasan Trangkil, Kota Semarang, diduga akibat kondisi jalan yang licin karena tumpahan material proyek pembangunan di area Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa (16/12/2025).
Peristiwa ini menimbulkan keresahan warga dan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
Menurut keterangan warga sekitar, jalan Unnes–Sampangan hampir setiap hari dilintasi kendaraan proyek berukuran besar, seperti mobil molen pengangkut beton cor dan truk pengangkut tanah.
Dalam sehari, sedikitnya sekitar 10 kendaraan proyek naik-turun melewati jalur tersebut.
“Sekitar 10 menit sebelum kejadian, ada mobil molen yang melintas membawa cor. Materialnya berjatuhan di jalan dan tidak dibersihkan, sehingga jalan menjadi licin,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Akibat tumpahan material tersebut, sebuah kendaraan yang melintas dilaporkan terpeleset dan terjatuh.
Beruntung tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun insiden ini menambah kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan di jalur yang memiliki kontur menurun cukup tajam.
Warga menilai aktivitas kendaraan proyek tersebut sangat berisiko. Selain muatan yang kerap berjatuhan, tonase kendaraan besar dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi jalan.
Kondisi ini dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan jalan serta meningkatkan potensi kecelakaan, termasuk risiko truk mengalami gagal rem atau rem blong di turunan.
“Kami khawatir kalau sampai ada truk besar yang remnya blong, dampaknya bisa fatal karena jalannya menurun tajam,” tambah warga lainnya.
Masyarakat berharap pihak terkait, baik pengelola proyek maupun instansi pemerintah, segera melakukan evaluasi dan pembenahan.
Warga meminta adanya pengawasan ketat terhadap kendaraan proyek, pembersihan jalan secara rutin, serta pengaturan jalur khusus agar keselamatan pengguna jalan tetap terjamin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










