Berikut Prospek Cuaca Tanggal 5, 6 dan 7 Januari 2025 Untuk Wilayah DIY

JATENG.AKURAT.CO, Berikut ini prakiraan cuaca di wilayah DIY pada tanggal 5, 6 dan 7 Januari 2025.
Hujan deras disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama tiga hari kedepan. Tepatnya di tanggal 5, 6 dan 7 Januari 2025.
Hal ini berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini yang dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta.
- Terdapat pola sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah Selatan Pulau NTB yang membentuk wilayah belokkan angin (shearline) di Pulau Jawa termasuk wilayah D.I Yogyakarta.
- Profil vertikal terkini kelembaban udara wilayah DIY pada ketinggian 1.5 - 3.0 km (level 850 - 700 mb) yang cukup basah sebesar 70 - 95 %, sehingga berpotensi terjadi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY.
- Hangatnya suhu permukaan air laut di sekitar perairan Jawa menunjukkan adanya potensi penambahan massa uap air yang dapat meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan hujan.
Mempertimbangkan hal tersebut, maka BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan cuaca di wilayah DIY periode tanggal 5 hingga 7 Januari 2025 adalah sebagai berikut:
Tanggal 5 Januari 2025
Waspada potensi hujan sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo, Bantul bagian Selatan dan Gunungkidul bagian Selatan.
Tanggal 6 Januari 2025
Waspada potensi hujan sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian Utara dan Selatan, Bantul bagian Selatan dan Gunungkidul.
Tanggal 7 Januari 2025
Waspada potensi hujan sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman, Kota Yogyakarta, Kulon Progo, Bantul bagian Selatan, dan Gunungkidul bagian Utara serta Selatan.
"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan," kata Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono.
Selama periode tersebut, bencana hidrometeorologi yang masih mungkin terjadi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang dan sambaran petir.
Terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless






