Diskominfo Kota Semarang Percepat Sistem Ducting, Jalan Gajahmada Akan Jadi Pilot Project

AKURAT.CO, Jalan Gajahmada Kota Semarang akan dijadikan sebagai pilot project jalan protokol bebas kabel udara.
Hal tersebut diungkap Soenarto selaku Kepala Dinas Komunikasi, Infromatikadan Statisika (Diskominfo) Kota Semarang pada Selasa (9/1/2024).
Soenarto mengatakan rencana tersebut berbarengan dengan percepatan penerapan sistem ducting (penanaman kabel di bawah tanah) di Segi Tiga Emas.
Baca Juga: Sakit Hati Dicela dan Dibanding-bandingkan, Pria Magelang Ini Tega Habisi Istrinya
Soenarto menjelaskan jika dalam waktu dekat akan mengumpulkan pihak KSO BPS - Moretelindo dan pihak asosiasi yang tergabung APJII untuk melakukan percepatan.
"Ada perubahan review amandemen, konsepnya percepatan masing-masing pihak, misalnya pihak KSO menyiapkan SR (sambungan rumah) paska dilakukan pemotongan," katanya.
Sementara itu lanjut dia, pihak asosiasi diminta untuk menurunkan kabel udara untuk dipindah kedalam tanah. Diskominfo sendiri lanjut, dia telah melakukan identifikasi tiang untuk dilakukan pemotongan.
"Kita sudah lakukan indentifikasi beberapa tiang yang akan dipotong, salah satunya di Jalan Gajahmada," paparnya.
Pihaknya berharap, akhir Januari ini kabel udara di Jalan Gajahmada bisa dipindah ke dalam tanah, dan dijadikan sebagai pilot project sistem ducting di Ibu Kota Jateng. Menurut dia, sebenarnya beberapa anggota asosiasi telah melakukan upaya penurunan.
"Tapi kita harus berpikir kedua belah pihak, antara KSO dan asosiasi karena ada standar teknisnya masing-masing," bebernya.
Baca Juga: Perjalanan Masjid Agung Kauman Semarang: Kekayaan Sejarah dan Keindahan Arsitektur Bangunan Ibadah
Soenarto mencontohkan, salah satunya SR, lalu ketika ada trouble yang harus dilakukan pemilik kabel seperti apa, sistem sewa, pemeliharaan dan sistem perawatannya.
"Jadi kesepakatan B to B nya harus dipikirkan keduanya," bebernya.
Sementara ini, Kota Lama Semarang masih menjadi satu-satunya wilayah yang bebas kabel udara.
"Kota lama sudah klir, termasuk kabel listriknya. Kemarin kabel milik Telkom yang terakhir masuk," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










