Kedok Es Teh Kekinian Ternyata Miras, Penjual Es Moni di Kudus Diciduk Polisi

JATENG.AKURAT.CO, Polsek Kudus Kota berhasil membongkar praktik penjualan minuman keras (miras) oplosan dengan modus baru di Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kudus.
Pelaku menggunakan kemasan cup plastik layaknya minuman es teh kekinian untuk mengelabui petugas dan menarik pembeli, termasuk anak di bawah umur.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial S (63), warga asal Kaliwungu yang berdomisili di Desa Janggalan.
Pria lansia tersebut kini harus berurusan dengan pihak berwajib akibat menjual minuman yang dikenal dengan sebutan "Es Moni".
Baca Juga: Menu Makan Bergizi Gratis Didemo Warga Pati, Kepala SPPG Tlogowungu Beri Penjelasan
Modus Operandi: Mengemas Miras Bak Es Teh Viral
Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, mengungkapkan bahwa pelaku sengaja meracik arak tradisional dengan campuran susu kental manis, minuman energi, hingga serbuk perasa buah.
Tujuannya adalah untuk menciptakan tampilan yang menyerupai minuman segar pada umumnya.
"Pelaku menggunakan mesin press plastik sehingga kemasannya sangat rapi, mirip es jeruk peras atau es teh kekinian yang sedang viral. Padahal, isinya adalah miras oplosan," ujar AKP Subkhan, pada Jumat (27/2).
Ironisnya, tampilan yang tampak tidak berbahaya ini membuat anak-anak di bawah umur tergiur untuk membeli tanpa menyadari dampak bahayanya.
Baca Juga: Rem Blong, Truk Susu Hantam 3 Rumah di Jalur Kopeng-Magelang, Sopir Tewas Terjepit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





