KWT Puspitasari Semarang Berhasil Panen Dua Minggu Sekali Berkat Program Urban Farming

AKURAT.CO, Pemerintah Kota Semarang melalui program urban farming yang digalakkan di berbagai kelurahan terus menunjukkan hasil positif. Salah satu contoh suksesnya program ini dapat dilihat di Kelurahan Sampangan, dimana Kelompok Wanita Tani (KWT) Puspitasari RW 3 baru-baru ini berhasil melakukan panen sayur dan buah.
Pemkot Semarang telah memberikan dukungan penuh kepada KWT Puspitasari. Ini dibuktikan dengan bantuan dana CSR, serta pelatihan yang diberikan oleh Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan pada tahun 2021.
Berkat dukungan tersebut, kini KWT Puspitasari mampu melakukan panen setiap dua minggu sekali.
Lurah Sampangan, M Anugrah Hamonangan, mengungkapkan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh kelurahan bertujuan untuk memfasilitasi ketahanan pangan dan pertanian untuk mewujudkan daulat pangan.
“Ke depan, kami berharap setiap RW di Kelurahan Sampangan akan memiliki kelompok tani sendiri,” tuturnya, Selasa (24/10/2023).
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Merah dan Gula Pasir di Pasar Johar Semarang Melonjak, Ini Penjelasan Dinas
Sementara itu, Camat Gajahmungkur, Puput Widhiatmoko Hadinugroho, turut mengapresiasi apa yang telah dicapai oleh KWT Puspitasari.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Semoga dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi kelompok tani di kelurahan lain di wilayah Gajahmungkur,” ujarnya.
Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan pentingnya program urban farming, tapi juga bagaimana pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani dapat memberikan kontribusi nyata dalam ketahanan pangan di tingkat lokal. Pemerintah Kota Semarang terus mendorong dan mendukung kegiatan seperti ini untuk berkembang lebih luas lagi di masa yang akan datang.
Baca Juga: Dindukcapil Kabupaten Rembang Giat Jemput Bola Perekaman IKD: Dari Instansi Vertikal hingga Sekolah
Pemkot Semarang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program urban farming ini. Dengan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan ketahanan pangan di Kota Semarang dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat langsung bagi warga kota.
Demikian berita tentang kesuksesan KWT Puspitasari di Semarang, semoga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua dalam mendukung program ketahanan pangan di daerah masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


