Harga Cabai Rawit Merah dan Gula Pasir di Pasar Johar Semarang Melonjak, Ini Penjelasan Dinas

AKURAT.CO, Harga cabai rawit merah dan gula pasir di Pasar Johar, Kota Semarang, belakangan ini menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan. Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang telah membenarkan fenomena ini dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bambang Pramusinto, mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan pantauan langsung ke Pasar Johar.
“Kami memastikan bahwa terjadi kenaikan harga cabai rawit merah menjadi Rp65.000 per kilogram, dan gula pasir di angka Rp16.000 per kilogram,” terang Bambang.
Kenaikan ini menempatkan harga cabai rawit merah di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 17 tahun 2023, yaitu antara Rp40.000 hingga Rp57.000 per kilogram.
Baca Juga: UMP Jadi Pusat Diskusi Terkemuka dalam RAKORNAS AIK PTMA 2023
Di sisi lain, Bambang juga menyebutkan bahwa cabai merah keriting dan cabai merah teropong masih berada di bawah HET, dengan harga Rp33.000 per kilogram untuk cabai merah keriting dan Rp40.000 per kilogram untuk cabai merah teropong.
Kenaikan harga ini diduga kuat akibat dampak musim kemarau panjang yang disebabkan oleh fenomena El Nino, menyebabkan hasil panen cabai tidak maksimal.
“Ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan melonjaknya harga kedua komoditas tersebut,” imbuh Bambang.
Baca Juga: PT Jasamarga Jogja Bawen Respons Cepat Atasi Jebolnya Saluran Mataram di Jalan Tol Yogyakarta-Bawen
Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang tidak tinggal diam menghadapi situasi ini. Koordinasi intensif telah dilakukan bersama stakeholder terkait seperti Dinas Perdagangan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pihak kepolisian.
“Kami berupaya keras untuk melakukan operasi pasar dan inspeksi mendadak di pasar tradisional, guna memastikan ketersediaan komoditas dan stabilitas harga,” tegas Bambang.
Pemerintah Kota Semarang juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam berbelanja. Disarankan untuk mencari alternatif lain atau mengurangi konsumsi sementara dari komoditas yang harganya sedang tinggi, dan beralih ke komoditas lain yang lebih stabil harganya.
Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama dan berperan aktif dalam mengatasi masalah ini, agar stabilitas harga di pasar dapat segera pulih dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless

