Gunakan Biosaka, Hasil Panen Ubinan Kacang Hijau Poktan Tani Maju Kerangkulon Luar Biasa

AKURAT.CO DEMAK – Pupuk organik secara perlahan mulai terlihat memberikan hasil yang cukup baik bagi para petani di musim tanam kali ini.
Biosaka yang diperkenalkan kementrian pertanian beberapa waktu lalu, kini sudah mulai digunakan para petani di wilayah Kabupaten Demak.
Baca Juga: Mesin Cuci Top Load Terbaru dari MODENA Siap Menantang Musim Kemarau
Salah satunya dilakukan PPL BPP Wonosalam yang melaksanakan ubinan komoditas kacang hijau di Desa Kerangkulon Kecamatan Wonosalam.
Bekerja sama dengan kelompok tani Tani Maju mereka melaksanan ubinan di lahan desa Kerangkulon.
“Panen kacang hijau ini merupakan panen paling awal di wilayah kecamatan Wonosalam” ujar PPL wilbin Desa Kerangkulon, Pretty Erlinawati, Selasa (26/9/2023).
Baca Juga: Polresta Surakarta Kembalikan Barang Bukti Kepada Pemiliknya
Dari kegiatan pengambilan sample ubinan dikatakan oleh koordinator PPL Wonosalam, M Hisam SP, hasil ubinan mencapai 0,915 kg atau setara dengan 1,45 ton/ha. Tanaman kacang hijau ini sebelumnya sudah diaplikasikan biosaka, nitrobacter dan PGPR.
Priyanto, ketua poktan Tani Maju menyampaikan bahwa ketiga bahan alami yang diaplikasikan merupakan hasil praktek pada kegiatan kursus tani CSA SIMURP yang lalu.
Petani masih menyimpan dan mengembangkan sendiri. Dari kegiatan ubinan ini bermanfaat sebagai evaluasi terhadap teknis budidaya yang diterapkan petani dan teknologi yang digunakan.
Baca Juga: Unwahas Siap Tingkatkan Peran Mahasiswa Dalam Membangun Peradaban Dunia
Harapannya, teknologi yang telah didiseminasikan oleh Tim PPL BPP Wonosalam dalam kegiatan CSA SIMURP dapat membantu petani agar mendapatkan hasil panen terbaik.
Adapun teknologi yang diajarkan merupakan teknologi yang mudah, murah, alami, ramah lingkungan dan menghasilkan.
Biosaka sendiri terbuat dari rerumputan yang dicampur dengan air lalu dihancurkan. Setelah itu bisa langsung di aplikasikan di lahan untuk semua jenis tanaman.
Baca Juga: Kartu Tani Diharapkan Mampu Bangkitkan Perekonomian Para Petani di Demak
Untuk pemilihan rumput harus memakai rumput yang sehat yang tidak tercampur bahan kimia dan harus diketahui masa pertumbuhan rumput berada di fase vegetatif atau generatif. Dan rumputnya pun harus minimal ada 5 jenis.
Pupuk alami Biosaka yaitu pupuk organik yang terbuat dari bahan alami yaitu rumput. Biosaka yang kepanjangan dari Selamatkan Alam Kembali ke Alam ini ternyata sudah banyak dibuat dan dimanfaat petani di Blitar Jawa Timur dengan hasil yang lebih memuaskan dari pada tanaman yang memakai pupuk kimia.*** (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless






