Ansor Kota Semarang Dilantik, Walikota Bangga

AKURAT.CO SEMARANG - Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang resmi dilantik untuk masa khidmad 2022-2026.
Pelantikan dilaksanakan di Lapangan Pancasila (Simpang Lima) pada Selasa (12/9) malam.
Acara tersebut juga menghadirkan grup sholawat Az-Zahir yang dikomandoi menantu Habib Luthfi bi Yahya, yaitu Habib Ali Zainal Abidin As-Seggaf.
Baca Juga: Berikut 4 Tips Lakukan Follow Up Untuk Hasil Wawancara Kerja
Pelantilan dengan tajuk Ansor Bersolawat itu dihadiri kurang lebih 15 ribu Zahir mania dari seluruh Jawa Tengah.
Tak pelak kehadiran fans fanatik Az-Zahir itu membuat Walikota Semarang Hevearita G Rahayu bangga dengan upaya GP Ansor meramaikan Kota yang memang memiliki program pengembangan wisata.
Wanita yang akrab disapa Ita itu menyampaikan terimakasih kepada GP Ansor Kota Semarang yang memang selama ini juga memiliki kontribusi besar kepada Pemkot Semarang.
“Selamat kepada pengurus baru dan terimakasih kepada pengurus lama yang sudah selesai masa jabatan. Semoga diberikan berkah dan bimbingan kepada pengurus baru sehingga bisa mencapai cita-cita yang diinginkan,” ucap Ita memberikan selamat.
Baca Juga: CV Purnama Jaya Abadi Membuka Lowongan Pekerjaan
Melalui pelantikan ini, Ita berharap GP Ansor bisa menyiapkan kepemimpinan dan membantu Pemkot dalam menangani berbagai persoalan di Semarang.
Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan terutama para generasi muda misalnya dengan membantu persoalan kekeringan yang saat ini tengah terjadi, adanya bencana, pengentasan kemiskinan ekstrim hingga masalah stunting.
“Kami harap bisa membantu kami di Pemkot karena generasi muda ini kan yang akan menggantikan kami, apalagi saat ini era globalisasi dan kemajuan informasi sehingga diharapkan teman-teman juga bisa lebih inovatif,” ungkapnya.
Baca Juga: BPR Arto Moro Gelar Event Bertajuk Golden Memories Tembang Kenangan dan Gala Dinner
Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Tengah, Teguh Hadi Nugroho yang mewakili Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana berharap GP Ansor bisa membantu pemerintah untuk mengajak masyarakat ikut berpatisipasi dalam pesta demokrasi Pemilu 2024 mendatang.
“6 bulan lagi kita akan hadapi pesta demokrasi pemilu seretak 2024. Rakyat akan memilih pemimpinnya. Saya menghimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi memberikan suara karena itu akak menentukan pemimpin kita 5 tahun kedepan. Saya minta GP Anaor ikut mempelopori partisipasi masyarakat,” tutur Teguh.
Ia berharap di Jawa Tengah bisa menciptakan suasana yang aman dan tertib dalam menuju Pemilu 2024. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk bisa menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif.
“Saya mohon dukungan semua pihak dan bahu membahu mengatasi berbagai tantangan dan persoalan yang dihadapi,” ujarnya.
Baca Juga: PT Tridaya Dimensi Indonesia Membuka Lowongan Pekerjaan, Cek Kualifikasinya!
Sementara itu Wakil Sekjen PP GP Ansor, Ulil Archam mengatakan jika Ansor adalah generasi muda dari Nahdatul Ulama (NU) yang akan bisa menggerakkan jamaah.
Sehingga ketika Anaor memiliki semangat untuk melayani umat maka tidak dipungkiri dalam 10 tahun kedepan NU akan berkembang dengan lebih baik.
“Untuk itu Ansor harus bisa bekerjasama dan bersinergi dengan siapapun termasuk pemerintah tentunya dalam rangka menjaga kondusifitas daerah,” beber Ulil.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, H Sholahuddin Aly memberikan amanat kepada pengurus PC GP Ansor Kota Semarang untuk meningkatkan kewaspadaan jelang pemilu 2024.
Gus Sholah, sapaan akrabnya, mengingatkan bahwa ancaman tarik ulur kepentingan di antara anggota Ansor meningkat karena perbedaan pilihan politik.
Baca Juga: Dies Natalies HM Diploma III FEB Universitas Jenderal Soedirman Adakan Event Diploma Euphoria 2023
"Hati-hati, jelang 2024 semua hal bisa terjadi. Kita harus terus mempersolid barisan kita," ujar Gus Sholah.
Usai dilantik, Ketua PC GP Ansor Kota Semarang, Abdur Rahman mengatakan, pelantikan ini menegaskan pelantikan bukan sebatas sebuah seremonial, namun lebih dari itu untuk meneguhkan eksistensi pemuda Nahdlatul Ulama di kota Semarang.
"Pelantikan ini tidak sebatas seremonial, namun untuk meneguhkan eksistensi para pemuda NU, generasi muda yang menjaga kaderisasi agar berjalan lebih baik," kata Gus Dora, sapaan akrabnya kepada sejumlah awak media.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










