Berikut 4 Tips Lakukan Follow Up Untuk Hasil Wawancara Kerja

AKURAT.CO - Pernah mengalami sudah wawancara kerja, namun tak kunjung mendapatkan kabar kelanjutan dari pihak HRD? Tenang, kamu boleh kok untuk inisiatif melakukan follow up.
Follow up wawancara kerja adalah kegiatan menindaklanjuti hasil wawancara kerja.
Dalam hal ini, dapat dilakukan pelamar apabila HRD perusahaan tidak menghubungimu sesuai perjanjian.
Baca Juga: Ternyata Ini 4 Keuntungan Jika Kamu Memulai Karir di Perusahaan Kecil
Misalnya, HRD berjanji akan menghubungi kamu lagi seminggu setelah wawancara kerja untuk keputusannya.
Namun sampai waktu yang dijanjikan, tidak ada kabar sama sekali.
Nah, kamu bisa melakukan follow up wawancara kerja tersebut.
Berikut tips melakukan follow up hasil dari wawancara kerja:
Gunakan email
Bukan lewat whatsapp atau telepon, apalagi DM di media sosial, melainkan email yang dijadikan sebagai media untuk follow up wawancara kerja ke pihak HRD.
Lewat surat elektronik terlihat lebih profesional.
Sebab kamu berkomunikasi menanyakan tentang pekerjaan, bukan menanyakan kabar pribadi.
Pastikan kamu mengirimkan email perihal follow up wawancara kerja menggunakan alamat email pribadi, bukan email kantor tempatmu bekerja sekarang.
Baca Juga: 3 Penyebab Seseorang Bisa Terkena Pilek yang Berkepanjangan
Perhatikan waktu
Biasanya rekruiter akan memberitahu batas maksimal pemberitahuan tentang hasil wawancara kerja.
Namun kalau pada kenyataannya kamu tak kunjung mendapat kabar, lakukan follow up.
Tentu di waktu yang tepat, seperti pada jam kerja. Senin-Jumat pukul 8 atau 9 pagi sampai 5 sore.
Hindari mengirimkan email follow up wawancara kerja di malam hari atau saat akhir pekan.
Selain agar terlihat lebih sopan, menanyakan tindaklanjut wawancara kerja ke HRD atau rekruiter di jam kerja pun lebih cepat direspon atau dijawab.
Baca Juga: JMedia Technology Membuka Lowongan Pekerjaan Admin Penempatan Semarang
Gunakan kata-kata yang sopan
Terkadang, perusahaan bukan mencari kandidat yang pintar, melainkan yang bisa diajak bekerja sama dan sopan saat bertutur kata.
Penting agar kamu memperhatikan sopan santun atau etika dalam follow up wawancara kerja meski hanya dari surat elektronik.
Hindari kesan memaksakan kehendak, apalagi sampai berkata kasar.
Ini untuk menghindari namamu di blacklist perusahaan.
Baca Juga: Warga Temanggung Siap Berdendang Bersama NDX AKA di Event Benderang
Cukup satu kali
Lakukan follow up wawancara kerja hanya satu kali.
Hindari menanyakannya berkali-kali untuk kepastian hasil wawancara kerja agar tidak dianggap mengganggu.
Bila rekruiter tidak membalas email follow up kamu, itu artinya kamu tidak diterima.
Mungkin juga posisi yang kamu lamar sudah terisi kandidat lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










