PMI Kota Semarang Sediakan Bantuan Air Bersih, Bisa Dipesan Kapanpun

AKURAT.CO SEMARANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menyediakan bantuan air bersih untuk warga terdampak kemarau panjang atau el nino.
Hal ini sesuai dengan instruksi pimpinan PMI pusat kepada pengurus PMI provinsi maupun kabupaten atau kota untuk membantu masyarakat yang dilanda kekurangan air bersih.
Baca Juga: Berikut 4 Tips Agar Peluangmu Direkrut Perusahaan Semakin Besar
"Kita sudah diinstruksikan oleh PMI Pusat untuk antisipasi bencana kekeringan. Untuk itu PMI Kota Semarang sudah memiliki modal ya, kita sejak tahun lalu sudah memiliki armada truk tangki air yang siap mendistribusikan air minum, air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan," beber dr Awal Prasetyo selaku Ketua PMI Kota Semarang pada Senin (11/9/2023).
Selain itu, Awal mengatakan, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak sungkan datang meminta bantuan ke PMI saat kekeringan akibat kemarau panjang. Pasalnya, PMI juga menyediakan sarana kedaruratan serta ketersediaan air yang cukup.
Baca Juga: Ditahan Imbang PSIS, Pelatih Selangor FC : Pemain Kehilangan Konsentrasi
"Kami minta kepada masyarakat agar jangan ragu ya untuk meminta bantuan air bersih ke PMI Kota Semarang, PMI siap bantu," kata Awal.
PMI Kota Semarang sebelumnya telah berkoordinasi dengan Pemkot Semarang, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memetakan wilayah-wilayah yang kekurangan air bersih.
Baca Juga: Ulang Tahun TATV dan Loganfood, Gelar Acara Bertajuk Nusantara Festival 2023
"Dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk pemerataan distribusi ke titik lokasi yang membutuhkan," sambungnya.
Terkait produksi air bersih, ia menyebut berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sebelum menerjunkan tim untuk membantu warga, PMI telah melakukan pelatihan kompetensi pengelolaan dan pengolahan air bersih kepada para relawan.
Hal tersebut untuk menjaga kualitas air sampai diterima oleh masyarakat.
Baca Juga: Tahan Imbang Selangor FC, Pelatih PSIS Coba Skema Tanpa Dewa dan Hulk
"Kompetensi relawan dalam mengolah air juga menjadi salah satu spesialisasi yang sudah kami berikan dalam pelatihan sebelumnya," tandas Awal.
"Airnya kita ambil di PDAM, tidak mengolah sendiri karena kita kan baku airnya cukup. Kecuali di lokasi yang baku airnya tidak cukup ya kita mengolah sendiri. Kompetensi ini juga diajarkan dalam pelatihan jum'at kemarin," terang Awal melaporkan hasil pelatihan kompetensi profesional relawan beberapa waktu lalu.
Sementara, staf PMI Kota Semarang, Danang Baskoro Adi menambahkan, pihaknya telah melakukan distribusi air bersih ke sejumlah titik yang kekurangan air bersih di kota Semarang.
Secara rinci ia mengungkapkan di Kecamatan Banyumanik 40.000 liter air bersih terdistribusi untuk 890 KK, di Kecamatan Mijen 30.000 liter air bersih untuk 520 KK, Ngaliyan 70.000 liter air bersih untuk 1.232 KK, dan Tembalang 55.000 liter air bersih untuk 3.548 KK.
Baca Juga: Tim Satopspatnal Razia di Lapas Kedungpane, Sita Telepon Genggam
Selain di kota Semarang, pihaknya juga membantu warga Kabupaten Semarang bagian utara yang berbatasan dengan Kota Semarang, yakni di Ungaran Timur dengan jumlah 10.000 liter air bersih untuk 748 KK.
"Jumlah total sampai hari ini, alhamdulilllah ada 205.000 liter air bersih yang sudah terdistribusi ke masyarakat," ungkapnya.
"Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










