Usai Obok-Obok Pemkot Semarang, KPK Sidak UNDIP dan UNS Terkait Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru

Akurat.co – Proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) menjadi objek penyeledikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Terbaru, KPK melakukan penyelidikan dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Dua Perguran Tinggi Negeri di Jawa Tengah, yaitu Universitas Diponegoro (UNDIP) dan dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan bahwa pihaknya juga memerikas Kementerian Pendidikan Kebudayaan serta Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).Setidaknya ada dua ruangan di Kemendikbudristek yang digeledah.
Berdasarkan keterangan, ruangan yang digeledah adalah Balai pengelolaan pengujian pendidikan dan badan standard kurikulum serta ruangan assessment pendidikan.
“Kami memeriksa dua perguran tinggi di Jawa Tengah, yaitu UNDIP dan UNS,” ujar Nurul Ghufron pada Rabu (31/7/2024).
Nurul Ghufron mengatakan bahwa KPK melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di UNDIP dan UNS.
Ghfron menjelaskan bahwa sidak ini adalah bagian dari monitoring pelayanan public.
“Kami melakukan kegiatan inspeksi mendadak terkait seleksi pmb sebagai bagian monitoring pelayanan publik,” tegasnya.
Ghufron menjelaskan bahwa sidak dilakukan pada Selasa pagi (30/7/2024) sejak pukul 09.00 WIB.
“Prosesnya mulai jam 9 Selasa (30/7/2024). Tim kami di lapangan juga mendatangi dua perguran tinggi tersebut, semuanya masih dalam proses menginput, artinya mencopy data di masing-masing tempat (UNDIP dan UNS),” ungkapnya.
Ghufron mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan analisa data yang sudah dibawa dan akan menyampaikan hasilnya di kemudian hari.
“Setelah itu akan kami analisis, baru kemudianakan kami sampaikan hasilnya,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Prediksi Skor Madura United vs Persib: Ketajaman Dimitar Mitkov Jadi Ancaman, Ini yang Diwaspadai Igor Tolic
- 3Rute Macet Semarang-Solo, 22 Oktober 2026: Mana yang Harus Dihindari, Mana yang Harus Diambil
- 4Pentingnya Ketajaman Intuisi untuk Menghadapi Dinamika Kehidupan
- 5Hapkido Semarang Dominasi Porprov Jateng 2026, Raih Lima Emas dan Sabet Gelar Juara Umum
- 6Apel Hari Santri 2026 di Kendal, Gus Rozin Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Kuasai Era Digital
- 7Ponpes Al-Insaniyyah Salatiga Raih Penghargaan Pelopor Moderasi Beragama
- 8Gempa BENGKULU Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Lebong Bengkulu, BMKG Catat Kedalaman 120 Km
- 9Hari Santri, Baznas Jateng Salurkan Rp697,89 Juta untuk 97 Jamban dan Empat Rumah Tidak Layak Huni
- 10Cek NIK Sekarang: Kamu Masuk Desil Berapa? Kalau 6 ke Atas, Jangan Berharap Bansos







