Nasib Buruk Persiku Kudus Belum Berakhir! Usai Kalah 1-2 dari Semen Padang, Kini Terancam Denda Komdis PSSI

JATENG.AKURAT.CO, Nasib buruk Persiku Kudus di Pegadaian Championship 2026/27 belum berakhir.
Macan Muria kembali menelan kekalahan setelah takluk 1-2 dari Semen Padang FC pada pekan ketujuh kompetisi di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (24/10/2026) malam.
Bukan hanya gagal mengakhiri tren negatif, Persiku Kudus juga berpotensi menghadapi persoalan lain setelah lima pemainnya menerima kartu kuning dalam pertandingan tersebut.
Kondisi ini membuka kemungkinan adanya sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI, bergantung pada regulasi yang berlaku dan hasil pemeriksaan resmi.
Jalannya laga, dibuka saat Semen Padang mencetak keunggulan pada menit ke-45 melalui eksekusi penalti Savio Roberto Juliao Figueiredo.
Persiku kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-54 melalui Muhammad Isa.
Namun, Semen Padang kembali unggul pada menit ke-66. Stefano Jantje Lilipaly mencetak gol yang memastikan tim tamu membawa pulang kemenangan 2-1 atas Persiku Kudus.
Lima Pemain Persiku Terima Kartu Kuning
Selain kekalahan, Persiku Kudus juga mencatatkan lima kartu kuning dalam pertandingan tersebut.
Berdasarkan data pertandingan, pemain Persiku yang menerima kartu kuning adalah:
Mochamad Tegar Adit Pratama (menit ke-16).
Ahmad Syiha Buddin (menit ke-39).
Mohammad Kanu Helm iawan (menit ke-83).
Iqbal Hadi Perdana (menit ke-90+3).
Muhammad Isa pada menit ke-65.
Dari kubu Semen Padang, kartu kuning diterima Risman Ariyanto Maring pada menit ke-48, David Maulana pada menit ke-85, Gian Zola Nasrulloh Nugraha pada menit ke-87, dan Ilija Spasojevic pada menit ke-90.
Kekalahan ini memperpanjang periode sulit Persiku Kudus yang masih berjuang mencari kemenangan di Pegadaian Championship 2026/27.
Selain memperbaiki performa, Macan Muria juga perlu mengevaluasi kedisiplinan pemain agar dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Kekalahan tersebut semakin memperpanjang penderitaan Persiku yang belum mampu meraih kemenangan dalam enam pertandingan sebelumnya.
Kehadiran pelatih anyar Agus Yuwono yang sempat membawa harapan baru bagi Macan Muria juga belum berbuah hasil positif.
Bertanding di Stadion Sultan Agung, Persiku sebenarnya memiliki misi besar untuk bangkit setelah terpuruk di dasar klasemen Grup A.
Namun, Semen Padang berhasil membawa pulang tiga poin setelah mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1.
Persiku Kudus Kembali Menelan Kekalahan
Pertandingan melawan Semen Padang menjadi ujian penting bagi Persiku Kudus yang baru saja memasuki era kepelatihan Agus Yuwono.
Sebelum pertandingan, pelatih berpengalaman tersebut berharap kehadirannya bisa membawa perubahan terhadap performa tim.
Persiku pun telah mempersiapkan diri untuk mengakhiri rentetan hasil buruk yang membayangi perjalanan mereka musim ini.
Namun, kenyataan di lapangan belum sesuai harapan. Persiku kembali gagal mengamankan poin meski berusaha memberikan perlawanan kepada Semen Padang.
Kekalahan 1-2 tersebut membuat Macan Muria semakin kesulitan memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Sebelumnya, mereka sudah melewati periode sulit dengan serangkaian kekalahan dari para pesaing di Grup A.
Persiku sempat mendapatkan satu poin ketika bermain imbang 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi. Akan tetapi, hasil tersebut belum mampu menjadi titik balik bagi tim kebanggaan masyarakat Kudus itu.
Dalam rangkaian pertandingan sebelumnya, Persiku kalah 0-6 dari PSMS Medan, kemudian takluk 0-3 melalui kekalahan walkover (WO) saat menghadapi PSIS Semarang.
Mereka juga tumbang 1-2 saat menjamu PSGC Ciamis, sebelum mengalami kekalahan telak 1-5 dari Sumsel United dan 1-4 ketika bertandang ke markas PSPS Pekanbaru.
Rentetan hasil tersebut membuat posisi Persiku semakin sulit. Bahkan, sebelum pertandingan melawan Semen Padang, mereka masih terpuruk di dasar klasemen Grup A dengan minus satu poin.
Lima Pemain Kena Kartu Kuning, Persiku Terancam Sanksi?
Selain kekalahan yang kembali menghantui, Persiku Kudus juga harus memperhatikan catatan disiplin pemain dalam pertandingan melawan Semen Padang.
Dalam laga tersebut, lima pemain Persiku dilaporkan menerima kartu kuning.
Jumlah tersebut menjadi perhatian karena pelanggaran disiplin dapat berujung pada pemeriksaan dan sanksi sesuai regulasi kompetisi.
Persiku pun berpotensi berhadapan dengan Komdis PSSI apabila terdapat pelanggaran yang memenuhi ketentuan untuk dijatuhi hukuman.
Meski demikian, potensi denda tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan jumlah kartu kuning yang diterima pemain.
Kepastian mengenai ada atau tidaknya sanksi finansial harus mengacu pada regulasi Pegadaian Championship 2026/27 serta keputusan resmi Komdis PSSI.
Bagi Persiku, persoalan disiplin tentu menjadi hal yang perlu dievaluasi di tengah upaya tim keluar dari keterpurukan.
Pasalnya, Macan Muria tidak hanya membutuhkan perbaikan dari sisi permainan, tetapi juga harus menjaga konsentrasi dan pengendalian emosi agar tidak menambah persoalan di pertandingan berikutnya.
Pelatih Baru Belum Berhasil Hentikan Tren Negatif
Sebelum menghadapi Semen Padang, Persiku Kudus sebenarnya mengusung optimisme baru setelah menunjuk Agus Yuwono sebagai pelatih kepala.
Mantan pelatih Persis Solo tersebut menggantikan Kahudi Wahyu Widodo, setelah sebelumnya tim sempat ditangani Bambang Pujo Sumantri sebagai caretaker.
Agus memahami bahwa pergantian pelatih merupakan hal yang lumrah dalam sepak bola, terutama ketika sebuah tim membutuhkan perubahan untuk memperbaiki hasil pertandingan.
"Dalam sebuah pertandingan kompetisi, pergantian pelatih adalah hal yang biasa. Harapannya, tentu adalah ingin mendapatkan hasil terbaik," ucap Agus Yuwono pada Jumat (23/10/2026).
Ia juga menyadari beratnya tantangan yang harus dihadapi Persiku.
Sebelum laga melawan Semen Padang, tim berjuluk Macan Muria itu belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan Pegadaian Championship 2026/27.
Meski demikian, Agus tetap optimistis dengan potensi yang dimiliki skuadnya. Ia menilai kualitas pemain Persiku masih cukup kompetitif untuk bersaing di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut.
"Pertandingan (lawan Semen Padang FC) sangat ditunggu. Bagaimana Persiku sudah bersiap cukup lama. Tim akan berjuang semaksimal mungkin untuk hasil yang maksimal," tutur Agus.
Ia juga menegaskan keinginannya membawa Persiku memperbaiki posisi hingga akhir kompetisi.
"Setiap pertandingan kita ingin hasil yang bagus. Harapannya pada pertandingan selanjutnya sampai pada akhir kompetisi, sesuai dengan amanah. Bagaimana apa yang kita capai nanti lebih bagus dari posisi tim saat ini," pungkasnya.
Persiku Harus Segera Bangkit
Kekalahan dari Semen Padang menjadi pekerjaan rumah tambahan bagi Agus Yuwono dan seluruh pemain Persiku Kudus.
Evaluasi tidak cukup hanya dilakukan terhadap strategi dan efektivitas permainan. Kedisiplinan pemain juga perlu mendapat perhatian agar tim dapat tampil lebih tenang dan terorganisasi dalam pertandingan selanjutnya.
Persiku membutuhkan hasil positif untuk mengangkat posisi mereka di klasemen sekaligus mengembalikan kepercayaan diri skuad.
Dengan tekanan yang semakin besar, pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan penting bagi Macan Muria untuk membuktikan bahwa pergantian pelatih dapat membawa perubahan nyata.
Kini, Persiku dihadapkan pada dua pekerjaan besar: menghentikan tren kekalahan dan memastikan persoalan disiplin tidak berkembang menjadi masalah tambahan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Prediksi Skor Madura United vs Persib: Ketajaman Dimitar Mitkov Jadi Ancaman, Ini yang Diwaspadai Igor Tolic
- 3Pentingnya Ketajaman Intuisi untuk Menghadapi Dinamika Kehidupan
- 4Rute Macet Semarang-Solo, 22 Oktober 2026: Mana yang Harus Dihindari, Mana yang Harus Diambil
- 5Hapkido Semarang Dominasi Porprov Jateng 2026, Raih Lima Emas dan Sabet Gelar Juara Umum
- 6Gempa BENGKULU Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Lebong Bengkulu, BMKG Catat Kedalaman 120 Km
- 7Apel Hari Santri 2026 di Kendal, Gus Rozin Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Kuasai Era Digital
- 8Ponpes Al-Insaniyyah Salatiga Raih Penghargaan Pelopor Moderasi Beragama
- 9Hari Santri, Baznas Jateng Salurkan Rp697,89 Juta untuk 97 Jamban dan Empat Rumah Tidak Layak Huni
- 10Cek NIK Sekarang: Kamu Masuk Desil Berapa? Kalau 6 ke Atas, Jangan Berharap Bansos




