Gol Gustavo Almeida Dianulir VAR, Java United Gagal Menang di Kandang Persijap

JATENG.AKURAT.CO, Java United FC harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027.
Meski gagal meraih kemenangan, pelatih Fabio Lefundes menilai permainan anak asuhnya menunjukkan peningkatan, terutama dalam hal agresivitas menyerang.
Pertandingan Persijap kontra Java United berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (24/10/2026) malam WIB.
Tim tamu sempat unggul lebih dulu melalui gol Ciro Alves pada menit ke-30 sebelum tuan rumah menyamakan kedudukan lewat Juan Silva pada menit ke-62.
Hasil imbang tersebut memang bukan target yang diinginkan Java United.
Namun, Lefundes melihat sejumlah hal positif dari penampilan timnya dibandingkan pertandingan sebelumnya.
“Seri bukanlah hasil yang kami harapkan. Tetapi, penampilan kami sudah lebih baik dari pertandingan sebelumnya,” ujar Lefundes.
Ciro Alves Bawa Java United Unggul
Java United tampil agresif sejak awal pertandingan.
Skuad berjuluk Laskar Kepodang Emas itu berani mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali menciptakan ancaman di pertahanan Persijap.
Tekanan yang dibangun tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30.
Ciro Alves berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Java United unggul 1-0.
Produktivitas serangan Java United terlihat dari catatan pada babak pertama.
Mereka melakukan enam percobaan tembakan dengan empat di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga turun minum.
Akan tetapi, Persijap meningkatkan tekanan setelah memasuki babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Juan Silva pada menit ke-62.
Setelah kebobolan, Java United kembali berusaha mengambil alih kendali permainan.
Sejumlah serangan dilancarkan untuk mencari gol kedua dan mengamankan kemenangan di kandang lawan.
Pada babak kedua, Java United membukukan sembilan percobaan tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Meski demikian, upaya mereka belum cukup untuk menghasilkan gol tambahan.
Lefundes Soroti Penampilan Kiper Persijap
Tingginya jumlah tembakan tepat sasaran menunjukkan Java United mampu menciptakan tekanan sepanjang pertandingan. Namun, penyelesaian akhir mereka berkali-kali digagalkan penjaga gawang Persijap, Sendri Johansah.
Lefundes menilai peningkatan agresivitas menjadi salah satu aspek positif yang bisa dibawa timnya untuk pertandingan berikutnya.
“Kami bermain lebih agresif dari pertandingan sebelumnya. Tetapi, penampilan baik dari kiper lawan menggagalkan sejumlah peluang yang kami ciptakan,” kata Lefundes dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Java United sebenarnya sempat mencetak gol kedua melalui Gustavo Almeida pada penghujung babak kedua.
Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah Video Assistant Referee (VAR) menyatakan Gustavo berada dalam posisi offside sebelum melakukan penyelesaian akhir.
Keputusan tersebut membuat Java United gagal kembali unggul meskipun terus berusaha menekan pertahanan tuan rumah.
Lefundes mengakui timnya telah memperkirakan pertandingan melawan Persijap tidak akan berjalan mudah. Kendati demikian, ia menyayangkan kegagalan anak asuhnya memaksimalkan peluang yang tercipta.
“Kami sudah memprediksi bahwa pertandingan akan berjalan sulit. Sayang sekali, kami tidak meraih hasil maksimal setelah mengambil inisiatif menyerang sepanjang pertandingan,” ujarnya.
Java United Bertekad Akhiri Oktober dengan Kemenangan
Hasil imbang di Jepara membuat Java United menambah koleksi poin menjadi tujuh. Hingga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027, tim tersebut sementara menempati peringkat ke-11 klasemen.
Java United kini harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya.
Mereka dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Jumat (30/10/2026) pukul 15.30 WIB.
Laga kandang tersebut menjadi kesempatan bagi Java United untuk kembali meraih kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.
Lefundes meminta timnya memanfaatkan kesempatan yang tersisa pada Oktober dengan hasil maksimal. Ia berharap para pemain mampu memperbaiki efektivitas serangan agar dominasi permainan bisa berujung pada kemenangan.
“Kami punya sisa satu pertandingan. Tim harus memaksimalkan peluang supaya dapat menutup Oktober dengan kemenangan,” tutur Lefundes.
Optimisme serupa disampaikan Vander Silva yang mewakili pemain dalam konferensi pers setelah pertandingan di Jepara.
Menurut Vander, Java United harus terus meningkatkan kualitas permainan, baik saat bertanding di kandang maupun ketika menjalani laga tandang.
“Level tim harus terus meningkat, termasuk ketika kami bermain di kandang melawan Bhayangkara FC. Semoga kami dapat kembali meraih hasil positif,” ujar Vander.
Dengan modal permainan yang dinilai lebih agresif saat menghadapi Persijap, Java United kini memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan ketajaman di depan gawang.
Pertandingan melawan Bhayangkara FC pun menjadi kesempatan bagi Laskar Kepodang Emas untuk membuktikan bahwa peningkatan permainan tersebut bisa menghasilkan tiga poin.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Prediksi Skor Madura United vs Persib: Ketajaman Dimitar Mitkov Jadi Ancaman, Ini yang Diwaspadai Igor Tolic
- 3Pentingnya Ketajaman Intuisi untuk Menghadapi Dinamika Kehidupan
- 4Rute Macet Semarang-Solo, 22 Oktober 2026: Mana yang Harus Dihindari, Mana yang Harus Diambil
- 5Hapkido Semarang Dominasi Porprov Jateng 2026, Raih Lima Emas dan Sabet Gelar Juara Umum
- 6Gempa BENGKULU Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Lebong Bengkulu, BMKG Catat Kedalaman 120 Km
- 7Apel Hari Santri 2026 di Kendal, Gus Rozin Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Kuasai Era Digital
- 8Ponpes Al-Insaniyyah Salatiga Raih Penghargaan Pelopor Moderasi Beragama
- 9Hari Santri, Baznas Jateng Salurkan Rp697,89 Juta untuk 97 Jamban dan Empat Rumah Tidak Layak Huni
- 10Cek NIK Sekarang: Kamu Masuk Desil Berapa? Kalau 6 ke Atas, Jangan Berharap Bansos



