Jateng

Sambut Bulan Suci Ramadan, Pj Wali Kota Salatiga Buka Kegiatan Gebyar Ramadan Selasar Kartini

Theo Adi P | 24 Maret 2023, 16:30 WIB
Sambut Bulan Suci Ramadan, Pj Wali Kota Salatiga Buka Kegiatan Gebyar Ramadan Selasar Kartini

AKURAT.CO  Sebanyak 40 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal turut meramaikan kegiatan Gebyar Ramadan Selasar Kartini.

Kegiatan Jajanan Pasar Salatiga yang dibuka secara langsung oleh Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, dilaksanakan di Selasar Kartini, Kamis (23/03/2023).

Hadir pula dalam acara pembukaan itu Pj. Ketua TP PKK Ibu Denok Respati Ratih Sinoeng, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, Kepala Disbudpar, Yayat Nurhayat, dan Kepala Disdag, Kusumo Aji, serta santri Panti Aisyiyah Salatiga.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan bingkisan sembako kepada para santri dan pengurus panti.

Ketua TP PKK berkenan memotong pita sebagai tanda dibukanya Gebyar Ramadhan Selasar Kartini.

Yoel Tanto Nugroho dari Komunitas Mobil Salatiga (Komosa) selaku ketua penyelenggara menyampaikan terima kasih kegiatan ini diizinkan Pemkot.

"Rencana 29 hari, buka jam 16.00-22.00, setelah Ramadan semoga bisa digelar diakhir pekan, saya ingin kuliner dikenal oleh daerah lain, utamanya jajanan pasar asli Salatiga. Salatiga juga merupakan kota gastronomi, semoga dengan kegiatan ini bisa mendukung program tersebut. Kita dari Komosa ingin berdayakan Salatiga menjadi ramai dan dikenal," Yoel menyampaikan.

Dance Ishak Palit dalam sambutannya atas nama pribadi menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat yang menjalankan.

"Saya belum pernah lihat kegiatan semacam ini, pasar kuliner Ramadan ini adalah yang pertama kali sejak kawasan ini di bangun.Terima kasih Komosa yang menginisiasi kegiatan. Ke depan kalau perlu jalan ditutup untuk kendaraan sehingga benar-benar menjadi destinasi," sambut Dance.

Penjabat Wali Kota juga menyatakan dukungannya kepada kegiatan pasar takjil ini.

“Tadi saya sudah tanya kepada para pedagang, berapa sewanya dan dijawab tidak mahal alias terjangkau. Itupun kalau ada yang keberatan bisa mengajukan keringanan. Tema pada Ramadan ini adalah ngabuburit, nanti di momen lain bisa disesuaikan. Misal saat peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Sumpah Pemuda dan hari besar lain," ungkap Sinoeng.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Theo Adi P
T