Jateng

Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Legenda Prabu Maesasura, Raja Raksasa dari Guwa Kiskenda

Theo Adi Pratama | 1 Maret 2024, 15:00 WIB
Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Legenda Prabu Maesasura, Raja Raksasa dari Guwa Kiskenda

AKURAT.CO Sejarah, Dalam mitologi Jawa, terdapat kisah yang menarik tentang seorang raja bernama Prabu Maesasura, yang memerintah di negara Guwa Kiskenda.

Prabu Maesasura, yang berwujud raksasa berkepala kerbau, dianggap sangat sakti karena memiliki saudara seperguruan bernama Jatasura, seekor harimau yang memiliki rambut gimbal di lehernya.

Keduanya tidak dapat mati apabila hanya satu di antara mereka yang tewas, sehingga kekuatan mereka begitu besar dan menakutkan.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Ditya Mamangmurka, Legenda Patih yang Penuh Tragedi

Prabu Maesasura mempunyai seorang patih yang setia bernama Lembusura, juga seorang raksasa berkepala sapi.

Dalam kekuasaannya, Prabu Maesasura merasa sangat kuat dan mulia, sehingga ia memutuskan untuk melamar Dewi Tara, putri Sulung Bathara Indra dengan Dewi Wiyati.

Namun, ketika lamarannya ditolak, Prabu Maesasura dan Jatasura mengancam akan menghancurkan Kahyangan Kaindran dengan seluruh bala tentaranya yang sangat kuat.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Resi Manumayasa, Legenda Kebijaksanaan dan Kepahlawanan di Marcapada

Dalam keadaan genting tersebut, Bathara Indra meminta bantuan kepada Subali dan Sugriwa, dua putra Resi Gotama dengan Dewi Indradi, untuk menghadapi dan membunuh Prabu Maesasura, Jatasura, dan Lembusura.

Subali dan Sugriwa, dengan kesaktiannya, berangkat untuk menantang raksasa-raksasa tersebut.

Akhirnya, dalam pertempuran sengit, Prabu Maesasura dan Jatasura berhasil dibinasakan oleh Subali.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Matswapati, Sang Legenda Penguasa Bijaksana dari Astinapura

Kepala mereka diadu kumba, saling dibenturkan satu sama lain hingga pecah dan mati seketika.

Sedangkan Lembusura dapat dibunuh oleh Sugriwa.

Kisah tentang kejayaan dan kejatuhan Prabu Maesasura memberikan pelajaran tentang kekuasaan, kesombongan, dan hukuman atas tindakan yang jahat.

Legenda ini juga menyoroti kekuatan persaudaraan dan persahabatan dalam menghadapi tantangan yang sulit.

Meskipun telah berakhir, kisah Prabu Maesasura akan terus dikenang sebagai bagian dari warisan budaya dan tradisi lisan yang kaya di Nusantara.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.