Jateng

Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Ramawijaya, Sang Legenda Pahlawan dari Wiracarita Ramayana

Theo Adi Pratama | 26 Februari 2024, 17:00 WIB
Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Ramawijaya, Sang Legenda Pahlawan dari Wiracarita Ramayana

AKURAT.CO Sejarah, Ramawijaya, yang juga dikenal dengan sejumlah nama seperti Ramayana, Ramaragawa, dan Ramabadra, adalah salah satu tokoh sentral dalam wiracarita Ramayana.

Sebagai putra tunggal Prabu Dasarata, raja negara Ayodya, dengan permaisuri Dewi Kusalya, Ramawijaya memiliki perjalanan hidup yang penuh dengan cobaan dan pengorbanan.

Baca Juga: Mengungkap Misteri Sosok Semar dalam Tokoh Pewayangan: Antara Mitos dan Makna yang Terkandung di Tanah Jawa

Kelahiran dan Keluarga

Ramawijaya memiliki empat saudara seayah lain ibu, yaitu Leksmana, Barata, Satrugna, dan Dewi Kawakwa.

Ia juga memiliki hubungan yang erat dengan Dewi Sinta, putri Prabu Janaka raja negara Mantili, yang kemudian menjadi istrinya.

Dari perkawinan dengan Dewi Sinta, Ramawijaya memperoleh dua orang putra, Lawa dan Kusya.

Perjuangan dan Pengorbanan

Sebagai titisan Dewa Wisnu, Ramawijaya memiliki tugas mulia untuk menciptakan kesejahteraan di dunia.

Bersama dengan adiknya, Leksmana, ia berjuang melawan berbagai rintangan dan musuh.

Namun, kisah hidupnya dipenuhi dengan ujian, terutama ketika Prabu Dasarata terpaksa memenuhi tuntutan Dewi Kekayi yang menginginkan Barata sebagai raja Ayodya.

Ramawijaya bahkan harus meninggalkan Ayodya dan menjalani pengasingan selama 13 tahun.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan Dalam Perspektif Sejarah dan Budaya: Rahwana, Tokoh Antagonis Agung dalam Kisah Pewayangan Ramayana

Perjalanan Hidup

Selama pengasingannya, Ramawijaya menjalankan berbagai dharma satria, termasuk mengalahkan dan menyadarkan Ramaparasu yang tersesat dalam menjalankan dharma, serta membunuh Resi Subali yang bersikap angkara murka.

Perjuangannya mencapai puncak ketika ia berhasil membunuh Prabu Dasamuka, raja negara Alengka, yang telah menculik Dewi Sinta dan menimbulkan penderitaan bagi umat Ancapada.

Kembalinya ke Ayodya dan Akhir Hidup

Setelah berakhirnya perang Alengka dan masa pengasingannya, Ramawijaya kembali ke Ayodya.

Ia naik tahta sebagai raja, menggantikan Prabu Barata yang mengundurkan diri.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Indrajit, Kisah Sang Ksatria Alengka dalam Ramayana

Namun, kisah hidupnya berakhir dengan wafat dalam usia lanjut.

Jenazahnya dimakamkan di gunung Kutarunggu, meninggalkan warisan berharga bagi sejarah dan kebudayaan Indonesia.

Ramawijaya, dengan segala pengorbanan dan perjuangannya, tetap diabadikan dalam ingatan banyak orang sebagai pahlawan yang memperjuangkan kebenaran dan keadilan, serta melambangkan kesetiaan dan pengorbanan yang tak terkira.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.