Mengenal dan Mengulik Isuzu Panther: Sejarah Perjalanan Sang Legendaris Mobil Raja Diesel

AKURAT.CO Otomotif, Isuzu Panther, sebuah nama yang telah melanglang buana di dunia otomotif Indonesia selama tiga dekade terakhir.
Dari generasi pertama yang dirilis pada tahun 1991 hingga era reborn-nya baru-baru ini, Isuzu Panther telah menjadi ikon mobil keluarga di Indonesia.
Mari kita telusuri perjalanan panjang mobil legendaris ini dari generasi pertama hingga versi terbarunya.
Generasi Pertama (1991-1993)
Isuzu Panther memulai perjalanannya sebagai Isuzu Karoseri pada tahun 1991.
Awalnya hadir dalam bentuk pick-up, Isuzu Panther kemudian dipermak menjadi MPV oleh PT Pantja Motor ATPM Isuzu.
Mesin C233 dengan kapasitas 2.238 cc menjadi andalan, menghasilkan tenaga maksimal 72 HP pada 4.300 rpm dan torsi puncak 140 Nm pada 2.400 rpm.
Generasi pertama ini hadir dalam beragam model, seperti Bravo, Miyabi, Sparta, dan Golden.
Isuzu Panther PPL (1993-1996)
Pada tahun 1993, Isuzu Panther meluncurkan model original body Panther dengan sistem Total Assy Body yang diklaim bebas dempul.
Variannya meliputi Standar, Deluxe, Grand Deluxe, dan Hi-Grande.
Mesinnya tetap menggunakan C233 dengan spesifikasi yang sama dengan model sebelumnya.
Isuzu Panther 2.500 cc (1996-2000)
Generasi ketiga Isuzu Panther meluncur pada tahun 1996 dengan mesin yang ditingkatkan menjadi 2.500 cc direct injection.
Mesin 4JA1 ini mampu menghasilkan tenaga 78,9 HP pada 3.900 rpm dan torsi 170 Nm pada 2.300 rpm.
Varian termasuk Royal, Grand Royal, Sporty, Hi-Sporty, dan Hi-Grade.
Isuzu Panther Kapsul (2000-2005)
Masuk pada era persaingan dengan Mitsubishi Kuda dan Toyota Kijang Kapsul, Isuzu Panther generasi keempat mengalami pembaruan pada mesinnya.
Hadir dengan dua pilihan mesin, yaitu 2.500 cc 4 silinder Direct Injection dan 2.500 cc 4 silinder Direct Injection Turbo.
Varian-varian seperti LM, LV, LS, Smart, Adventure, Black Panther, LS Turbo, Touring, dan Grand Touring menjadi pilihan konsumen.
Isuzu Panther Facelift (2005-2021)
Generasi kelima Isuzu Panther mengalami facelift pada tahun 2005 dengan perubahan pada lampu, gril, fog lamp, dan interior.
Mesin turbo menjadi standar untuk memenuhi standar emisi Euro II.
Selama perjalanan hingga tahun 2021 sebelum akhirnya dihentikan, Isuzu Panther mengalami beberapa penyegaran minor baik pada eksterior maupun interior.
Setelah tiga dekade perjalanan yang mengesankan, Isuzu Panther akhirnya disuntik mati pada tahun 2021.
Namun, warisan dan kontribusinya dalam dunia otomotif Indonesia, terutama dalam kategori mobil keluarga dan komersial, akan selalu dikenang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










