Jateng

Tahun Baru Imlek: Memperingati Awal Tahun Baru dengan Meriah, Berikut 5 Tradisi yang Sering Dilakukan

Theo Adi Pratama | 8 Februari 2024, 11:30 WIB
Tahun Baru Imlek: Memperingati Awal Tahun Baru dengan Meriah, Berikut 5 Tradisi yang Sering Dilakukan

AKURAT.CO, Chinese New Year, atau yang dikenal sebagai Tahun Baru Imlek, adalah salah satu festival terpenting yang dirayakan di China dan beberapa negara Asia Timur lainnya.

Festival ini merupakan perayaan awal tahun baru dalam kalender lunar tradisional Tiongkok.

Selama perayaan Imlek, keluarga berkumpul untuk menghormati dewa dan leluhur, serta menikmati momen kebersamaan yang berharga.

Di bawah ini, kami akan menjelaskan lima tradisi Imlek yang paling populer dilakukan di China:

Baca Juga: Sejarah dan Daya Tarik Klenteng Sanggar Agung: Tempat Ibadah dan Destinasi Wisata yang Memikat di Surabaya

1. Memberi Amplop Merah (Angpao)

Amplop merah, atau yang disebut sebagai angpao, adalah simbol keberuntungan dalam perayaan Imlek.

Amplop ini biasanya berwarna merah dan diisi dengan uang kertas.

Angpao diberikan kepada anak-anak muda atau orang yang belum menikah sebagai bentuk simbol keberuntungan dan harapan akan masa depan yang cerah.

2. Pertunjukan Tari Naga dan Barongsai

Tarian naga dan barongsai adalah bagian penting dari perayaan Imlek yang melambangkan keberuntungan bagi masyarakat Tiongkok.

Perbedaan antara keduanya terletak pada jumlah penari yang terlibat. Tarian naga melibatkan sekitar delapan penari, sementara barongsai biasanya hanya membutuhkan dua orang untuk satu kostum.

Kedua tarian ini dipercaya dapat membawa keberuntungan dan kesuksesan.

Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Klenteng Pan Kho Bio: Jejak Kuno dan Kekayaan Warisan Bogor

3. Menyalakan Kembang Api dan Petasan

Tradisi menyalakan kembang api dan petasan dilakukan untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan di tahun baru.

Semakin meriah dan mencolok warnanya, semakin dianggap ampuh untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan bagi keluarga dan komunitas.

4. Mengunjungi Kuil dan Memberi Persembahan

Selama perayaan Imlek, banyak orang mengunjungi kuil untuk memberikan persembahan kepada leluhur dan dewa.

Persembahan yang umumnya diberikan berupa bunga dan makanan.

Selain itu, kunjungan ke kuil juga menjadi momen untuk berdoa, memohon berkah, dan mengucap syukur atas keselamatan dan keberuntungan yang diberikan selama tahun yang telah berlalu.

Baca Juga: Perjalanan Klenteng Caow Eng Bio: Jejak Sejarah Konghucu yang Megah di Pulau Bali

5. Melunasi Hutang

Melunasi hutang menjadi tradisi penting di awal tahun baru Imlek.

Ini dianggap sebagai tindakan yang baik dan bersih untuk memulai tahun baru dengan bebas dari beban hutang.

Membayar hutang juga dianggap sebagai langkah yang membawa keberuntungan dan kesuksesan dalam kehidupan.

Chinese New Year adalah waktu yang diisi dengan kegembiraan, harapan, dan keberuntungan bagi masyarakat Tiongkok dan komunitas Asia Timur lainnya.

Melalui tradisi-tradisi yang kaya dan beragam, mereka merayakan kedatangan tahun baru dengan penuh semangat dan antusiasme.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.