Jateng

Sejarah Pertempuran Culloden 1746: Kemenangan Berdarah yang Mengejutkan di Tanah Skotlandia

Theo Adi Pratama | 27 Desember 2023, 11:00 WIB
Sejarah Pertempuran Culloden 1746: Kemenangan Berdarah yang Mengejutkan di Tanah Skotlandia

AKURAT.CO Sejarah, Tanggal 16 April 1746 menjadi saksi perubahan dramatis dalam sejarah Inggris, Eropa, dan dunia di Culloden Moor.

Di tanah Skotlandia yang tandus ini, pertempuran sengit memecah keluarga, mempertemukan klan melawan klan, dan menentukan nasib takhta Inggris.

Baca Juga: Misteri Kastil Glamis: Warisan Bersejarah yang Terabadikan dalam Sejarah Skotlandia

Latar Belakang Pertempuran Culloden

Pertempuran Culloden menjadi panggung tragis dari perang antara kaum Jacobite dan pasukan pemerintah Inggris pada abad ke-18.

Kaum Jacobite, yang dipimpin oleh Pangeran Charles Edward Stuart, berjuang untuk mengembalikan takhta Inggris kepada James VIII, yang diasingkan.

Di pihak lain, pasukan pemerintah George II, yang dipimpin oleh Duke of Cumberland, bertekad untuk menghentikan upaya ini.

Kebangkitan Jacobite yang Terancam

Pada musim semi 1746, kebangkitan Jacobite sudah dalam kesulitan.

Keputusan untuk mundur dari Derby menuju utara telah menjadi pukulan fatal bagi nasib mereka.

Terlepas dari kemenangan sebelumnya di Pertempuran Falkirk, kaum Jacobite tidak mampu memanfaatkan momentum positif mereka.

Pasukan Pangeran Charles Edward Stuart sekarang harus menghadapi pasukan Duke of Cumberland di Dataran Tinggi.

Baca Juga: Kisah Kastil Glamis: Sebuah Tempat Bersejarah yang Dipenuhi Misteri dan Penampakan Gaib

Keputusan Putus Asa dan Serangan Malam Hari

Dalam situasi yang semakin sulit, kaum Jacobite setuju untuk merencanakan serangan mendadak di malam hari.

Meskipun dapat dianggap sebagai strategi yang brilian, serangan ini terhenti karena kelaparan, kelelahan, dan ketidakmampuan untuk bergerak cepat di kegelapan malam.

Kesempatan untuk merebut kembali kekuatan di Inverness pun terlewatkan.

Pertempuran Pagi yang Mendalam

Ketidakpastian dan perdebatan di antara para pemimpin Jacobite memunculkan ketegangan di pagi hari.

Meskipun ada kesempatan untuk mundur ke Inverness, Pangeran Charles Edward Stuart bersikeras untuk bertarung di Culloden Moor.

Pasukan Pemerintah yang telah berkemah di Nairn merayakan ulang tahun Duke of Cumberland yang ke-25 dan bersiap untuk pertempuran.

Awal Pertempuran yang Mematikan

Sejak pukul 1 siang, tembakan meriam dari kedua pihak menciptakan awal Pertempuran Culloden.

Pasukan Jacobite, dibombardir dengan tembakan dan bom mortir, bergerak maju melalui hujan lebat, asap, dan tembakan anggur.

Namun, pasukan Pemerintah yang siap dan terlatih mampu menahan serangan ini.

Baca Juga: Keangkeran dan Misteri Highgate Cemetery, Tempat Pemakaman Penuh Kisah Misterius

Kemenangan Pemerintah yang Berdarah

Meskipun pertempuran ini berlangsung singkat, dampaknya sangat berdarah.

Pasukan Jacobite terpaksa mundur dalam keadaan yang putus asa.

Charles Edward Stuart menyaksikan Duke of Cumberland muncul sebagai pemenang.

Meskipun hanya sejam, pertempuran ini merubah nasib Dataran Tinggi Skotlandia selamanya.

Pertempuran Culloden Moor bukan hanya catatan berdarah dalam sejarah Inggris, tetapi juga menandai akhir dari kekuatan kaum Jacobite.

Perubahan yang terjadi di tanah Skotlandia pada tanggal 16 April 1746 menciptakan jejak sejarah yang tak terhapuskan dan membentuk arah baru dalam dinamika politik dan budaya di Skotlandia dan Inggris.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.