Jejak Sejarah dan Asal Nama Desa Boja: Kisah Perjalanan dari Pionir Hingga Desa yang Berjaya di Kendal

AKURAT.CO Sejarah, Desa Boja, sebuah kawasan yang terletak di kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, mempunyai sejarah yang kaya dan menarik yang membentuk identitasnya yang unik.
Dengan jarak sekitar 25 kilometer dari Kota Kendal, wilayah Desa Boja membentang dari timur di Pertigaan Jamban hingga ke barat di Pasar Boja, dan dari Dusun Sembung di selatan hingga Dusun Ngadibolo di sebelah utara.
Sebagian besar wilayahnya adalah permukiman, sementara sisanya adalah persawahan dan lahan kebun masyarakat.
Desa Boja terdiri dari 10 dusun yang kaya akan sejarah, di antaranya Dusun Jagalan, Dusun Sapen, Dusun Gentan Lor, Dusun Gentan Kidul, Dusun Kauman, Dusun Gedangan, Dusun Penaton, Dusun Pilang, Dusun Klesem, dan Dusun Ngadibolo.
Sejarah Desa Boja dimulai dari sosok tokoh terkenal bernama Ki Ageng Pandanaran, yang konon merupakan Bupati pertama Semarang.
Ki Ageng Pandanaran adalah keturunan dari Pangeran Mode Pandan, yang memimpin perjalanan untuk menyebarkan agama Islam ke arah barat daya.
Dalam perjalanan tersebut, mereka tiba di daerah yang kini dikenal sebagai Semarang, dan mendirikan sebuah pesantren yang menjadi cikal bakal kemakmuran wilayah tersebut.
Salah satu putra Pangeran Mode Pandan, Raden Pandanaran atau Ki Ageng Pandanaran, memutuskan untuk melepaskan jabatannya sebagai Bupati Semarang dan melanjutkan perjuangan menyebarkan agama Islam ke daerah selatan Semarang, yang kemudian dikenal sebagai Sunan Bayat.
Adik Ki Ageng Pandanaran, Ni Pandansari, juga mengikuti jejak kakaknya dalam menyebarkan agama Islam.
Bersama pengawalnya, Ni Pandansari melakukan perjalanan hingga tiba di daerah yang sekarang dikenal sebagai Tembayat.
Baca Juga: Perjalanan Sebuah Gereja Blenduk: Jejak Sejarah dan Kecantikan Arsitektur di Kota Lama Semarang
Di sinilah Ni Pandansari mendapat panggilan untuk berguru agama Islam di perguruan Blimbing Segulung yang dipimpin oleh Ki Jiwaraga.
Di sekitar perguruan tersebut, Ni Pandansari bermain dengan teman-temannya dan bahkan membuat sebuah sayembara untuk menciptakan sumber mata air.
Berkat kekuasaan Allah, Ni Pandansari berhasil menciptakan sumber air yang kini dikenal sebagai Sendang Sebrayat atau Sendang Sebrayut.
Dalam perjalanannya, Ni Pandansari bertemu dengan seorang pemuda bernama K Dhapuraja atau Ki Dhapuraja, yang merupakan utusan dari Keraton Cirebon.
Mereka berdua saling jatuh cinta dan menikah, serta berguru agama Islam bersama-sama.
Namun, Ki Dhapuraja akhirnya meninggalkan Ni Pandansari untuk melanjutkan perjalanannya ke daerah lain.
Baca Juga: Misteri dan Sejarah Tanjakan Gombel: Pintu Gerbang Menuju Kota Semarang yang Menantang
Setelah peristiwa ini, Ni Pandansari tinggal bersama abdi kinasihnya, Ki Wonobodro dan Ki Wonosari.
Ki Wonosari kemudian pergi dan menetap di Dusun Pilang, salah satu dusun di Desa Boja.
Konon, Ki Wonobodro memiliki seorang anak bernama Kyai Boja, yang kemudian menjadi Lurah pertama Desa Boja.
Kyai Boja, yang memiliki sifat sederhana dan penuh kebijaksanaan, merupakan pemimpin yang dihormati oleh masyarakatnya.
Meskipun masih banyak misteri dan legenda mengenai sejarah Desa Boja, jejak-jejaknya yang kaya akan cerita dan warisan budaya menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas desa tersebut.
Dengan keberadaan tokoh-tokoh seperti Ki Ageng Pandanaran, Ni Pandansari, dan Kyai Boja, Desa Boja terus menjadi tempat yang bersemangat dalam menjaga dan memperkaya sejarahnya yang berharga.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1UPDATE Skor LIVE SCORE! Indonesia vs Singapura, Cek Hasil Babak Pertama Kedua Full Time di FIFA ASEAN Cup 2026, Malam Ini!
- 2Vietnam vs Filipina LIVE STREAMING GRATIS di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV FIFA ASEAN Cup 2026
- 3Prediksi SKOR Vietnam vs Filipina FIFA ASEAN Cup 2026: Head to HEAD - Susunan Pemain, Menang Siapa?
- 4Italia vs Belgia Live di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV Nations League 2026
- 5RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 6PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 7Prediksi Skor Turki vs Prancis: Era Baru Zidane Diuji, Tuan Rumah Incar Kejutan
- 8Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 9Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 10UPDATE! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 2 Peringkat Usai Bungkam Singapura 2-0, Dapat Tambahan 4,12 Poin









