Jateng

Jejak Sejarah Tangsi Militer Belanda di Semarang: Dari Perlawanan hingga Transformasinya Menjadi Pusat Perbelanjaan Terbesar

Theo Adi Pratama | 1 Maret 2024, 14:00 WIB
Jejak Sejarah Tangsi Militer Belanda di Semarang: Dari Perlawanan hingga Transformasinya Menjadi Pusat Perbelanjaan Terbesar

AKURAT.CO Sejarah, Tangsi Militer Belanda, yang juga dikenal sebagai De Werttenbergse Kazerne, merupakan sebuah tempat yang penuh dengan sejarah panjang dan kompleks.

Awalnya dibangun sebagai respons terhadap perlawanan orang Tionghoa di Batavia pada tahun 1740, tempat ini memiliki akar yang dalam dalam sejarah perjuangan dan pengawasan di masa penjajahan Belanda di Indonesia.

Pada tahun 1740, orang Tionghoa di Batavia memberontak melawan tentara Belanda, yang pada saat itu merekrut banyak tentara bayaran dari berbagai daerah.

Baca Juga: Misteri tentang Asal Usul Kerajaan Makedonia: Antara Legenda Hercules dan Realitas Sejarah yang Masih Dipertanyakan

Setelah perlawanan tersebut berhasil dipadamkan oleh Belanda, banyak orang Tionghoa melarikan diri dari Batavia dan berpindah ke Semarang.

Namun, pemberontakan ini terus berlanjut di Semarang hingga tahun 1743, melibatkan orang-orang Tionghoa di wilayah tersebut.

Untuk memudahkan pengawasan terhadap orang-orang Tionghoa yang dianggap sebagai ancaman, Belanda kemudian memindahkan mereka ke daerah Simongan dan mendirikan Tangsi Militer Belanda di sana.

Baca Juga: Sejarah dan Asal Usul dari Kaghati Kolope: Layang-Layang Tertua di Dunia yang Berasal dari Gua Sugi Patani

Selama bertahun-tahun, Tangsi Militer Belanda menjadi simbol kekuasaan dan pengawasan kolonial di Semarang.

Namun, pada tahun 2001, gedung tersebut akhirnya dibongkar dan mengalami transformasi besar.

Kini, bekas Tangsi Militer Belanda telah berubah menjadi Semarang Plaza, sebuah pusat perbelanjaan yang modern dan pusat kantor yang ramai.

Baca Juga: Sejarah dan Asal Usul dari Manuskrip Voynich: Misteri Abad Pertengahan yang Hingga Sekarang Belum Terpecahkan

Meskipun telah mengalami perubahan besar dalam fisiknya, bangunan ini masih menyimpan jejak sejarah yang kuat tentang perlawanan dan pengawasan di masa lalu.

Transformasi Tangsi Militer Belanda menjadi Semarang Plaza menunjukkan adaptabilitas dan evolusi kota Semarang dari masa ke masa.

Meskipun telah berubah fungsi, bangunan ini tetap menjadi bagian yang penting dalam narasi sejarah kota dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Dengan begitu, jejak sejarah Tangsi Militer Belanda terus hidup dalam bentuk baru yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, memberikan penghormatan kepada mereka yang pernah berjuang dan menjaga keberlanjutan sejarah yang berharga.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.