Jateng

Netflix + Spotify = Rp175 Ribu Sebulan: Cukup Nggak dengan Gaji UMK Jateng 2027?

Theo Adi Pratama | 7 November 2026, 11:16 WIB
Netflix + Spotify = Rp175 Ribu Sebulan: Cukup Nggak dengan Gaji UMK Jateng 2027?
Foto Ilustrasi - Gaji UMK Jateng 2027, masih cukup untuk biaya langganan streaming?

JATENG.AKURAT.CO, Langganan Netflix dan Spotify memang bikin hidup lebih berwarna, tapi dengan gaji UMK Jateng 2027 yang take home-nya cuma sekitar Rp3,89 juta dan sisa Rp941 ribu setelah kos dan makan, dua langganan sekaligus bisa menggerus 5–8 persen uang bulananmu—dan di sinilah hitung-hitungannya jadi penting.

Bayangkan Rani, pekerja muda di Semarang. Gajinya mengikuti UMK 2026: Rp3.701.709.

Setiap bulan ia berlangganan Netflix paket Standard Rp120.000 dan Spotify Premium Individual Rp54.990. Totalnya Rp174.990.

Ia merasa itu bukan pengeluaran besar. “Namanya juga hiburan, butuh biar nggak stres,” katanya.

Tahun 2027, simulasi UMK Semarang naik. KSPI mengusulkan kenaikan 7,5–9,5 persen. Kalau skenario 9,5 persen dipakai, UMK Kota Semarang menjadi Rp4.053.371.

Setelah potong BPJS 4 persen, gaji bersihnya sekitar Rp3.891.236. Naik. Tapi apakah cukup untuk membiayai dua langganan streaming sekaligus?

Baca Juga: Baju Thrifting vs UMK Jateng 2027: Modal Rp200 Ribu Bisa Tampil Keren Sebulan

Gaji Bersih 2027: Rp3,82–3,89 Juta

Skenario

UMK 2027 (Bruto)

Gaji Bersih (setelah potongan 4%)

Naik 7,5%

Rp3.979.337

±Rp3.820.164

Naik 9,5%

Rp4.053.371

±Rp3.891.236

Sumber: simulasi berdasarkan UMK Semarang 2026 dan usulan KSPI, Oktober 2026.

Setelah Kos dan Makan, Sisa Rp941 Ribu

Mari pakai skenario 9,5 persen: gaji bersih Rp3.891.236.

Pos

Nominal

Kos

Rp1.300.000

Makan

Rp1.100.000

Transportasi

Rp250.000

Listrik dan air

Rp200.000

Kuota internet

Rp100.000

Total dasar

Rp2.950.000

Sisa

Rp941.236

Ilustrasi berdasarkan pola pengeluaran pekerja lajang Semarang.

Sisa Rp941 ribu belum memasukkan laundry, pulsa, keperluan darurat, kiriman ke orang tua, dan cicilan.

Kalau kamu punya dua langganan streaming Rp175 ribu, sisa uangmu tinggal Rp766 ribu. Masih ada, tapi makin tipis.

Tabel: Simulasi Langganan Streaming dari Gaji UMK

Paket

Harga per Bulan

Persentase Gaji Bersih (Rp3,89 jt)

Sisa Setelah Langganan

Netflix Mobile

Rp54.000

1,4%

Rp887.236

Netflix Basic

Rp79.000

2,0%

Rp862.236

Netflix Standard

Rp120.000

3,1%

Rp821.236

Netflix Premium

Rp186.000

4,8%

Rp755.236

Spotify Premium Individual

Rp54.990

1,4%

Rp886.246

Spotify Premium Student

Rp29.990

0,8%

Rp911.246

Netflix Standard + Spotify Individual

Rp174.990

4,5%

Rp766.246

Netflix Premium + Spotify Individual

Rp240.990

6,2%

Rp700.246

Netflix Premium + Spotify Family (dibagi 4)

Rp186.000 + Rp21.750 = Rp207.750

5,3%

Rp733.486

Sumber: harga paket Netflix dan Spotify Indonesia, Oktober 2026; simulasi gaji bersih UMK 2027.

Perhatikan bahwa dua langganan sekaligus—Netflix Standard dan Spotify Individual—sudah mengambil 4,5 persen gaji bersih.

Kalau kamu memilih Netflix Premium dan Spotify Individual, angkanya naik jadi 6,2 persen.

Itu belum termasuk langganan lain seperti Disney+ Hotstar, Viu, atau iQIYI.

“Dulu Punya Tiga Langganan, Sekarang Satu”

Seorang pekerja di Semarang, yang minta namanya tidak ditulis, mengaku pernah berlangganan Netflix, Spotify, dan Disney+ Hotstar sekaligus.

“Tagihannya hampir Rp300 ribu per bulan. Suatu hari saya sadar, saya cuma nonton satu film seminggu. Sisanya bayar langganan yang nggak kepakai,” ujarnya.

Ia kemudian memangkas: hanya Spotify yang tersisa, sementara Netflix dipakai bergantian dengan saudaranya.

“Sekarang saya bayar Rp55 ribu untuk Spotify, dan nonton Netflix numpang akun saudara. Hemat Rp200 ribu,” katanya.

Enam Strategi Menekan Biaya Streaming

1. Pilih satu langganan utama, bukan dua-duanya.
Kalau kamu lebih sering mendengarkan musik daripada menonton film, pilih Spotify. Kalau kamu lebih sering menonton, pilih Netflix. Sisanya, pakai akun bersama atau bergantian.

2. Manfaatkan paket berbagi.
Netflix Premium bisa dibagi empat orang. Spotify Family bisa dibagi enam orang. Dengan patungan, biaya per orang turun drastis. Pastikan pembagiannya jelas dan tidak melanggar ketentuan layanan.

3. Gunakan paket student atau mobile.
Spotify Student Rp29.990 per bulan—hampir setengah harga individual. Netflix Mobile Rp54.000 cukup untuk menonton di ponsel. Kalau kamu masih berstatus mahasiswa atau baru lulus, manfaatkan.

4. Rotasi langganan.
Jangan berlangganan dua layanan sekaligus setiap bulan. Bergantian: bulan ini Netflix, bulan depan Disney+ Hotstar. Kebutuhan hiburan tetap terpenuhi, biaya lebih terkendali.

5. Batasi langganan maksimal 5 persen gaji bersih.
Dengan gaji bersih Rp3,89 juta, 5 persen = Rp194 ribu. Itu cukup untuk satu langganan premium plus satu langganan mobile. Lebih dari itu, kamu sedang memangkas porsi tabungan.

6. Evaluasi setiap tiga bulan.
Cek apakah langganan yang kamu bayar benar-benar dipakai. Kalau dalam sebulan kamu hanya menonton satu film, mungkin saatnya berhenti atau bergantian.

Langganan streaming bukan dosa. Ia hiburan yang sah, apalagi setelah seharian kerja.

Tapi dengan gaji UMK Rp3,89 juta dan sisa Rp941 ribu setelah kebutuhan dasar, dua langganan sekaligus Rp175 ribu bukan angka yang bisa diabaikan.

Ia bisa jadi tabungan, dana darurat, atau sekadar ruang napas di akhir bulan.

Boleh saja berlangganan. Tapi jangan sampai langganan membuatmu lupa bahwa gaji UMK bukan untuk gaya hidup, tapi untuk bertahan hidup.

Pilih yang benar-benar kamu nikmati, bukan yang sekadar “biar nggak ketinggalan”.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.