Jateng

Mahasiswa Unwahas Diduga Meninggal Karena Bunuh Diri, Pihak Kampus Sampaikan Duka Cita

Theo Adi Pratama | 30 November 2023, 20:39 WIB
Mahasiswa Unwahas Diduga Meninggal Karena Bunuh Diri, Pihak Kampus Sampaikan Duka Cita

AKURAT.CO, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) menyikapi kabar tindakan diduga bunuh diri dengan menabrakan diri ke kereta api di wilayah Sragi Kabupaten Pekalongan yang dilakukan oleh mahasiswi berinisial SDM asal Grobogan.

Rektor Unwahas, Prof Dr KH Mudzakir Ali membenarkan jika yang bersangkutan benar tercatat sebagai mahasiswi pada Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian.

"Yang bersangkutan merupakan mahasiswi angkatan 2017, selama ini dikenal cukup aktif mengikuti organisasi baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Yang bersangkutan bahkan sempat mendapatkan beasiswa pendidikan Bidikmisi pada tahun 2017," ujar rektor pada Kamis (30/11/2023).

Baca Juga: Jambret HP Gagal, Pelaku Babak Belur Dimassa, Polsek Banjarharjo Sigap Bawa Pelaku Ke Rumah Sakit

Pihak kampus merasa kehilangan bagian dari keluarga besar Unwahas dan sangat menyayangkan kejadian tersebut. Karenanya, setelah mendengar kabar tersebut, Kampus yang diwakili Bagian Kemahasiswaan dan Dekanat Fakultas Pertanian mendatangi rumah Yang bersangkutan untuk secara langsung memberikan dukungan moril dan materil atas kejadian yang terjadi kepada keluarga yang ditinggalkan.

Sebelumnya Unwahas telah berupaya untuk memberikan layanan yang terbaik bagi mahasiswa, termasuk pendampingan terhadap mahasiswa.

Baca Juga: Kirim Uang Palsu Melalui Jasa Pengiriman, Pelaku Diringkus Resmob Polres Salatiga

Hal tersebut guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Kampus beberapa kali menyampaikan informasi secara terbuka perihal layanan terhadap mahasiswa, termasuk kemungkinan konsultasi/ bimbingan/ konseling untuk mahasiswa yang membutuhkan, baik untuk persoalan di dalam maupun di luar aktivitas kampus.

"Dalam kejadian ini misalnya, Unwahas melalui Dekanat telah melakukan pendampingan terhadap Yang bersangkutan untuk melakukan pengobatan dan pemulihan di Rumah Sakit," tambah rektor.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, yang SDM mempunyai kondisi medis yang membutuhkan pengobatan atau penanganan khusus dari dokter, dan secara personal juga memiliki masalah internal.

Baca Juga: Resmi UMK Kabupaten/Kota di Jawa Tengah 2024, Semarang Masih yang Tertinggi

Lebih lanjut, ke depan kampus selalu membuka kesempatan dan mendorong mahasiswa yang ingin melakukan konsultasi, bimbingan, atau konseling atau bentuk komukasi apapun dalam upaya mendampingi mahasiswa.

Mahasiswa yang membutuhkan layanan tersebut dapat menghubungi Instagram Kemahasiswaan di @kemahasiswaan_unwahas atau no layanan di 0813 2824 6506, bahkan pihak kampus juga membuka lebar kesempatan untuk bertemu langsung pada bagian Kemahasiswaan, Fakultas, atau jika diperlukan kepada Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.