Jateng

5 Sajian Kuliner Khas Kawasan Pantura Pati yang Bikin Lidah Anda Bergoyang, Ada Nasi Gandul

Theo Adi Pratama | 17 Mei 2024, 20:41 WIB
5 Sajian Kuliner Khas Kawasan Pantura Pati yang Bikin Lidah Anda Bergoyang, Ada Nasi Gandul

JATENG.AKURAT.CO, 5 Sajian Kuliner Khas Kawasan Pantura Pati yang Bikin Lidah Anda Bergoyang, Ada Nasi Gandul. 

Kota Pati yang terletak di Kabupaten Pati yang berada di pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah ini dikenal sebagai penghasil ikan Bandeng yang melimpah.

Bahkan di Jalur Pantura yang melintasi Kota Pati, terdapat tugu Ikan Bandeng sebagai penanda kalau daerah itu memang terkenal karena hasil Ikan Bandeng nya yang jempolan.

Baca Juga: Petualangan Kuliner di Wonogiri: Temukan Cita Rasa Unik dan Otentik yang Jarang Ditemukan di Tempat Lain! Rekomendasi Kuliner Unik dari Wonogiri

Selain itu, Kota Pati juga terdapat beberapa masakan khas yang hanya bisa anda nikmati jika berkunjung kesana.

Masakan khas Kota Pati tersebut bisa anda jumpai di warung makan atau resto ala rumahan yang tersebar di kawasan Kota Pati dan sekitarnya.

Berikut 5 Sajian Kuliner Khas Kawasan Pantura Pati yang Bikin Lidah Anda Bergoyang, dirangkum dari berbagai sumber

  1. Sego Tewel 

Sego Tewel merupakan kudapan khas Kabupaten Pati. Kudapan ini banyak ditemukan di Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo

Sesuai namanya, sego berarti nasi dan tewel sendiri merupakan istilah sayur dari serat buah nangka seperti yang ditemukan pada gudeg. 

Baca Juga: Kuliner Legendaris Lombok: Warisan Budaya yang Menggugah Selera, Wajib Harus Kamu Coba Bila Sedang Berkunjung!

Sepiring sego tewel paling nikmat disantap bersama tempe goreng dan bakwan. 

Biasanya, sego tewel disajikan menggunakan alas daun jati, sehingga membuat aromanya semakin menggugah selera.

Selain itu, sego tewel memiliki cita rasa yang otentik, gurih, sedikit pedas dan lezat. Sehingga banyak digemari oleh masyarakat sekitar.

  1. Nasi Gandul

Nasi gandul atau Sego Gandul ini adalah masakan khas yang berasal dari daerah Pati, Jawa Tengah, Indonesia yang sepintas mirip dengan semur daging dan gulai.

Daerah di Pati yang mempopulerkan nasi gandul ini adalah Desa Gajahmati, lokasinya ada di arah selatan terminal bus Kota Pati.

Saat membeli nasi gandul biasanya hanya akan mendapatkan nasi putih ditambah kuah gandul dengan sedikit potongan daging sapi. 

Apabila lauk yang telah diberikan dianggap tidak cukup, pembeli dapat meminta tambahan lauk kepada penjual. 

Biasanya tambahan lauk yang tersedia pada nasi gandul adalah: tempe goreng, perkedel, bacem telur, daging sapi, dan jeroan sapi. 

  1. Lontong Balungan

Lontong Balungan merupakan salah satu makanan khas Kabupaten Pati.

Kudapan legendaris ini banyak ditemukan di Desa Kropak, Kecamatan Winong.

Lontong balungan berisi kuah santan kental yang diberi tahu dan tempe, serta potongan daging sapi yang masih menempel di tulangnya atau dalam bahasa Jawa disebut balung.

Baca Juga: Pecinta Kuliner Wajib Coba! Rekomendasi Kuliner Legendaris di Kota Solo, Sensasi Enaknya Bikin Lidah Bergoyang!

  1. Petis Runting

Petis Runting menjadi salah satu kuliner khas Pati. Namanya yang unik mungkin baru ini anda mendengarnya. 

Kudapan ini merupakan olahan daging kambing. Petis runting yang terbuat dari daging atau lemak kambing, direbus, lalu dicampur racikan bumbu dan tepung beras. 

Petis runting yang berasal dari Dukuh Runting, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati ini mirip dengan tengkleng atau gulai. 

Namun, memiliki kuah lebih gelap dan pekat. Selain itu, Petis Runting memiliki cita rasa yang gurih dan lezat. Sehingga banyak digemari oleh masyarakat sekitar

  1. Soto Kemiri

Soto Kemiri merupakan salah satu makanan khas Kabupaten Pati. Sajian soto memang ada di beberapa kota di Jawa, tapi Soto yang satu ini khas Pati. 

Semangkuk soto kemiri terdiri dari nasi yang diisi dengan kecambah, seledri, bawang goreng dan sedikit suwiran ayam yang disiram dengan kuah soto santan encer, berbumbu kemiri dan memiliki kuah berwarna kuning.

Itulah info 5 Sajian Kuliner Khas Kawasan Pantura Pati yang Bikin Lidah Anda Bergoyang. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.