Jateng

Petualangan Kuliner di Wonogiri: Temukan Cita Rasa Unik dan Otentik yang Jarang Ditemukan di Tempat Lain! Rekomendasi Kuliner Unik dari Wonogiri

Theo Adi Pratama | 17 Mei 2024, 11:30 WIB
Petualangan Kuliner di Wonogiri: Temukan Cita Rasa Unik dan Otentik yang Jarang Ditemukan di Tempat Lain! Rekomendasi Kuliner Unik dari Wonogiri

JATENG.AKURAT.CO, Wonogiri, sebuah kabupaten di Jawa Tengah, memiliki beragam kuliner unik yang memanjakan lidah.

Berikut ini rekomendasi beberapa kuliner unik dan khas dari Wonogiri yang patut Anda coba:

Baca Juga: Lebih dari Sekedar Kata Opo dan Sampean, Inilah Fakta Unik nan Menakjubkan Bahasa Jawa yang Bikin Kamu Berdecak Kagum dan Bangga

1. Nasi Tiwul

Nasi tiwul adalah salah satu makanan khas dari Wonogiri yang terkenal di seluruh Jawa Tengah.

Makanan ini terbuat dari singkong yang dikeringkan dan ditumbuk hingga halus.

Nasi tiwul memiliki rasa manis yang khas dan warna coklat yang menarik.

Keunikan rasa manis ini membuat nasi tiwul menjadi makanan yang istimewa.

Bagi yang baru pertama kali mencicipi, mungkin akan merasa sedikit aneh di perut, namun untuk mengatasinya, nasi tiwul dapat disajikan bersama nasi putih sebagai lauk.

Di Wonogiri, banyak warung yang menjadikan nasi tiwul sebagai menu utama.

2. Cabu

Cabu adalah kuliner unik yang wajib dicoba ketika berkunjung ke Wonogiri.

Makanan ini terbuat dari biji wijen yang dicampur dengan merang padi yang dibakar.

Warna hitam pada cabu berasal dari merang padi yang dibakar tersebut.

Sebelum disajikan, cabu harus dibakar terlebih dahulu.

Proses pembakaran dengan lapisan daun pisang memberikan aroma dan rasa bakar yang khas pada cabu.

Rasa yang unik dan khas dari cabu membuatnya menjadi makanan yang jarang ditemui di luar Wonogiri.

Baca Juga: Bosan dengan UKT Mahal? Kuliah di Thailand Aja, Biaya Hidup Murah dan Kualitas Pendidikan Terjamin! Ini Fakta Unik Memilih Kuliah di Thailand

3. Pindang Kambing

Pindang Kambing adalah kuliner khas Wonogiri yang terdiri dari dua makanan berbeda yang disatukan.

Pindang ini menggunakan tepung daplek sebagai bahan utamanya.

Meskipun namanya pindang kambing, makanan ini tidak mengandung potongan daging kambing, melainkan kikil dan jeroan kambing.

Makanan ini dibungkus dengan daun jati, sehingga tampakannya mungkin kurang menarik, tetapi rasanya sangat lezat.

4. Jangan Lombok Ijo

“Jangan” dalam bahasa Jawa berarti sayur, sedangkan “lombok ijo” adalah cabai keriting hijau.

Jadi, jangan lombok ijo adalah sayur cabai hijau keriting.

Makanan ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Wonogiri sejak zaman dahulu.

Biasanya disajikan saat makan siang atau malam, dan sering menjadi menu favorit dalam berbagai acara seperti pernikahan, khitanan, aqiqah, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 15 Tokoh Kabupaten Demak Masuk Polling Calon Bupati, Pakar Politik UIN Walisongo Beri Komentar

5. Wader Goreng

Jika Anda berkunjung ke Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri, jangan lewatkan untuk mencicipi wader goreng.

Meskipun bukan makanan asli Wonogiri, wader goreng telah menjadi makanan favorit di sana.

Wader adalah jenis ikan air tawar yang hidup di perairan jernih.

Rasanya yang gurih dan renyah menjadikannya santapan yang sempurna untuk menambah keseruan liburan Anda di Kabupaten Wonogiri.

6. Lentho

Lentho adalah kuliner yang terbuat dari olahan kacang tholo dan singkong, dan populer di Wonogiri.

Biasanya, lentho dijual pada pagi hari sebagai tambahan sarapan sebelum memulai aktivitas.

Makanan ini sudah ada sejak zaman dahulu dan tetap digemari hingga sekarang.

Rasa gurih dan teksturnya yang renyah membuat lentho menjadi pilihan sarapan yang lezat dan bergizi.

Wonogiri memiliki beragam kuliner khas yang menawarkan cita rasa unik dan khas.

Setiap makanan memiliki cerita dan sejarah tersendiri, yang menjadikannya bagian penting dari budaya kuliner Wonogiri.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi makanan-makanan ini ketika Anda berkunjung ke Wonogiri!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.