Jateng

Jejak Peninggalan Kemegahan Kerajaan Majapahit di Mojokerto: Memahami Warisan Sejarah Perkembangan Bangsa Indonesia

Theo Adi Pratama | 21 Februari 2024, 13:00 WIB
Jejak Peninggalan Kemegahan Kerajaan Majapahit di Mojokerto: Memahami Warisan Sejarah Perkembangan Bangsa Indonesia

AKURAT.CO Sejarah, Mojokerto, sebuah kota yang kaya akan sejarah, ternyata menyimpan jejak yang tak ternilai dari kejayaan Kerajaan Majapahit.

Sebagai pusat penting bagi perkembangan sejarah dan budaya di Indonesia, kawasan ini menjadi saksi bisu dari kebesaran dan kekuasaan Majapahit yang telah berlalu.

Mari kita simak lebih lanjut mengenai asal-usul dan peninggalan penting dari kerajaan legendaris ini.

Baca Juga: Jejak Peninggalan Sejarah Situs Liyangan: Memahami Kehidupan Masyarakat Jawa Kuno Dari 4 Zaman berbeda

Asal-Usul Majapahit

Kerajaan Majapahit, sebuah kerajaan Hindu-Buddha yang berdiri pada abad ke-13 di Nusantara, merupakan puncak dari kejayaan kerajaan-kerajaan sebelumnya, termasuk Singasari.

Raden Wijaya, seorang keturunan dari raja Singasari, memimpin pembentukan Majapahit setelah melarikan diri dari kekacauan politik yang dipicu oleh pemberontakan Jayakatwang pada tahun 1292 Masehi.

Desa pertama yang dibentuk oleh Raden Wijaya berlokasi di Trowulan, yang kini menjadi bagian dari Mojokerto.

Nama "Majapahit" sendiri diambil dari buah Maja yang tumbuh di Desa Trowulan, dengan rasa yang amat pahit.

Baca Juga: Menghayati Filosofi, Sejarah dan Keunikan Candi Sukuh: 5 Fakta Tersembunyi dari Candi yang Menyerupai Piramida Kuno

Peninggalan Bersejarah di Mojokerto

Prasasti Waringin Pitu: Diterbitkan pada tahun 1365 Masehi oleh Mpu Prapanca, seorang sastrawan pada masa kekuasaan Majapahit, prasasti ini juga dikenal sebagai sorodokan.

Berisi catatan sejarah penting dari era Majapahit.

Prasasti Canggu: Juga dikenal sebagai Trowulan I, prasasti ini ditemukan di desa Canggu, Kabupaten Mojokerto.

Merupakan dokumen yang mengatur pelabuhan Canggu, termasuk aturan perdagangan dan penyeberangan sungai, serta hak istimewa bagi penjaga lokasi tersebut.

Kolam Segaran: Merupakan kolam besar di Trowulan yang memiliki fungsi sebagai sumber air tawar untuk kota, tempat mandi, latihan pasukan, dan rekreasi bagi Kerajaan Majapahit.

Berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kebutuhan hidup masyarakat pada masa itu.

Baca Juga: Jejak Sejarah yang Belum Terungkap di Gunung Kidul: Mengenal 4 Tempat Pelarian Brawijaya dan Candi Terkenal

Museum Trowulan: Sebuah museum arkeologi yang menyimpan beragam artefak dan peninggalan arkeologi dari era Majapahit.

Dibuka pada tahun 1987, museum ini menampilkan koleksi artefak dari Majapahit serta kerajaan-kerajaan sebelumnya di Jawa Timur.

Gapura Wringin Lawang: Gerbang megah yang terletak di Trowulan, dibangun pada abad ke-14 sebagai pintu masuk ke ibu kota dinasti Majapahit.

Gerbang ini memainkan peran penting dalam sejarah transisi dari dinasti Singasari sebelumnya.

Peninggalan bersejarah ini menjadi bukti yang tak terbantahkan akan keberadaan dan kejayaan Kerajaan Majapahit di Mojokerto.

Selain menawarkan wawasan tentang masa lalu yang gemilang, mereka juga menegaskan kekayaan warisan budaya Indonesia yang patut dilestarikan dan dijaga keberadaannya untuk generasi mendatang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.