Jejak Peninggalan Kemegahan Kerajaan Majapahit di Mojokerto: Memahami Warisan Sejarah Perkembangan Bangsa Indonesia

AKURAT.CO Sejarah, Mojokerto, sebuah kota yang kaya akan sejarah, ternyata menyimpan jejak yang tak ternilai dari kejayaan Kerajaan Majapahit.
Sebagai pusat penting bagi perkembangan sejarah dan budaya di Indonesia, kawasan ini menjadi saksi bisu dari kebesaran dan kekuasaan Majapahit yang telah berlalu.
Mari kita simak lebih lanjut mengenai asal-usul dan peninggalan penting dari kerajaan legendaris ini.
Asal-Usul Majapahit
Kerajaan Majapahit, sebuah kerajaan Hindu-Buddha yang berdiri pada abad ke-13 di Nusantara, merupakan puncak dari kejayaan kerajaan-kerajaan sebelumnya, termasuk Singasari.
Raden Wijaya, seorang keturunan dari raja Singasari, memimpin pembentukan Majapahit setelah melarikan diri dari kekacauan politik yang dipicu oleh pemberontakan Jayakatwang pada tahun 1292 Masehi.
Desa pertama yang dibentuk oleh Raden Wijaya berlokasi di Trowulan, yang kini menjadi bagian dari Mojokerto.
Nama "Majapahit" sendiri diambil dari buah Maja yang tumbuh di Desa Trowulan, dengan rasa yang amat pahit.
Peninggalan Bersejarah di Mojokerto
Prasasti Waringin Pitu: Diterbitkan pada tahun 1365 Masehi oleh Mpu Prapanca, seorang sastrawan pada masa kekuasaan Majapahit, prasasti ini juga dikenal sebagai sorodokan.
Berisi catatan sejarah penting dari era Majapahit.
Prasasti Canggu: Juga dikenal sebagai Trowulan I, prasasti ini ditemukan di desa Canggu, Kabupaten Mojokerto.
Merupakan dokumen yang mengatur pelabuhan Canggu, termasuk aturan perdagangan dan penyeberangan sungai, serta hak istimewa bagi penjaga lokasi tersebut.
Kolam Segaran: Merupakan kolam besar di Trowulan yang memiliki fungsi sebagai sumber air tawar untuk kota, tempat mandi, latihan pasukan, dan rekreasi bagi Kerajaan Majapahit.
Berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kebutuhan hidup masyarakat pada masa itu.
Museum Trowulan: Sebuah museum arkeologi yang menyimpan beragam artefak dan peninggalan arkeologi dari era Majapahit.
Dibuka pada tahun 1987, museum ini menampilkan koleksi artefak dari Majapahit serta kerajaan-kerajaan sebelumnya di Jawa Timur.
Gapura Wringin Lawang: Gerbang megah yang terletak di Trowulan, dibangun pada abad ke-14 sebagai pintu masuk ke ibu kota dinasti Majapahit.
Gerbang ini memainkan peran penting dalam sejarah transisi dari dinasti Singasari sebelumnya.
Peninggalan bersejarah ini menjadi bukti yang tak terbantahkan akan keberadaan dan kejayaan Kerajaan Majapahit di Mojokerto.
Selain menawarkan wawasan tentang masa lalu yang gemilang, mereka juga menegaskan kekayaan warisan budaya Indonesia yang patut dilestarikan dan dijaga keberadaannya untuk generasi mendatang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time









