Perjalanan Gereja Kecil Santa Maria: Keanggunan dan Sejarah dalam Batu di Jantung Jakarta Pusat

AKURAT.CO Sejarah, Gereja Kecil Santa Maria, yang berdiri megah di Kompleks Biara Ursulin dan Sekolah Santa Maria, Jalan Juanda Nomor 29, Jakarta Pusat, adalah sebuah peninggalan bersejarah yang tetap kokoh hingga saat ini.
Dibangun pada tahun 1875, bangunan ini menjadi salah satu simbol keindahan dan keagungan dalam kompleks tersebut.
Baca Juga: Perjalanan Gedung De Majestic Bandung: Menyelusuri Jejak Sejarah dan Kesenian Kota Kembang
Restorasi yang Membangkitkan Keindahan
Interior kapel awalnya dirancang dalam gaya neo gotik yang penuh ornamen di dinding dan langit-langit.
Namun, seiring berjalannya waktu, kapel mengalami perubahan.
Pada suatu masa, interior yang semula begitu ramai dengan ornamen dibongkar dan disederhanakan.
Meskipun begitu, keindahan kapel tetap tidak berkurang.
Berkat upaya restorasi yang dilakukan oleh biro arsitek ternama, Hulswit Fermont, keelokan bangunan ini tetap terjaga.
Bahkan, kaca patri jendela, terutama yang berada di atas altar, berhasil dipertahankan, menambah daya tarik dan keaslian kapel.
Namun, bagi Suster Lucia Anggraini OSU, pengelola Museum Santa Maria di kompleks tersebut, keindahan kapel tidak hanya terletak pada arsitektur dan ornamennya.
Ada keindahan lain yang lebih mendalam, yaitu suara orgel pipa gereja.
"Sekian tahun lalu saya masih mendengar suara orgel pipa tersebut mengiringi koor biarawati di sini," ungkap Suster Lucia.
Baca Juga: Perjalanan Istana Maimun Medan: Jejak Sejarah yang Hidup dalam Sebuah Kebudayaan
Kebangkitan Perempuan dalam Sejarah Kapel Santa Maria
Kisah Gereja Kecil Santa Maria melibatkan perjuangan para suster dari Ursulin, yang tiba di Batavia pada 7 Februari 1856.
Tujuh suster Ursulin tersebut mendapatkan lahan dari Monseigneur Vrancken, Vikaris Apostolik Vikariat Batavia.
Pada 1 Agustus 1856, Suster Ursula Meertens, pemimpin komunitas, membuka pendaftaran murid baru.
"Para siswa tinggal di asrama karena orang tua mereka bekerja di perkebunan di luar kota. Tahun 1881, Sekolah Pendidikan Guru dibuka. Tahun 1896, asrama dihuni 108 siswa," tulis Windoro Adi.
Dengan berkembangnya jumlah murid, para suster memutuskan untuk memperluas area, termasuk membeli lahan untuk mendirikan Kapel Santa Maria.
Pembelian lahan terus berlanjut hingga 1896.
Kompleks Biara Ursulin dan Sekolah Santa Maria membentang dari Jalan Noordwijk sampai Jalan Batoe Toelis.
Keberlanjutan Sejarah dan Pendidikan
Seiring waktu, Biara Ursulin di Jalan Juanda 29 mengalami perluasan dengan membeli sejumlah rumah dan tanah.
Pada tahun 1859, Suster Andre van Gemert OSU membeli satu hotel beserta halaman luasnya seharga 35.000 gulden, yang kemudian dijadikan biara, asrama, dan sekolah putri bernama SMA Santa Ursula.
Pada tahun 2017, Sekolah Santa Maria mampu menampung 1.668 murid mulai dari tingkat TK hingga SMP dan SMK.
Kedua biara, yang besar di Jalan Juanda dan kecil di Jalan Pos 2, tetap berperan dalam melanjutkan tradisi pendidikan dan kemanusiaan.
Santa Maria masih memegang teguh komitmen untuk memajukan pendidikan perempuan.
Gereja Kecil Santa Maria tetap menjadi saksi bisu perkembangan sejarah dan pendidikan kaum perempuan di Indonesia.
Dalam keanggunannya, kapel ini mengabadikan jejak perjuangan, keberlanjutan, dan makna yang mendalam bagi masyarakat Jakarta Pusat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1UPDATE Skor LIVE SCORE! Indonesia vs Singapura, Cek Hasil Babak Pertama Kedua Full Time di FIFA ASEAN Cup 2026, Malam Ini!
- 2Vietnam vs Filipina LIVE STREAMING GRATIS di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV FIFA ASEAN Cup 2026
- 3Prediksi SKOR Vietnam vs Filipina FIFA ASEAN Cup 2026: Head to HEAD - Susunan Pemain, Menang Siapa?
- 4Italia vs Belgia Live di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV Nations League 2026
- 5RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 6PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 7Prediksi Skor Turki vs Prancis: Era Baru Zidane Diuji, Tuan Rumah Incar Kejutan
- 8Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 9Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 10UPDATE! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 2 Peringkat Usai Bungkam Singapura 2-0, Dapat Tambahan 4,12 Poin









