Jateng

Sego Koyor Purworejo: Kuliner Legendaris yang Menggoda Selera

Theo Adi Pratama | 9 Desember 2023, 12:10 WIB
Sego Koyor Purworejo: Kuliner Legendaris yang Menggoda Selera

AKURAT.CO Kuliner, Purworejo, sebuah kota yang tak hanya kaya akan sejarah dan budaya, tetapi juga menjadi rumah bagi kuliner legendaris yang menggoda selera.

Salah satu makanan khas yang menjadi kebanggaan tanah Bagelen ini adalah Sego Koyor, sebuah sajian unik yang tak hanya lezat tapi juga memiliki sejarah panjang.

Baca Juga: Rekomendasi 7 Gudeg di Yogyakarta: Menikmati Kelezatan dan Sejarah Kuliner Khas

Rasa Nikmat di Tengah Malam

Sego Koyor adalah makanan yang menyelamatkan di tengah malam bagi warga Purworejo.

Olahan dari koyor atau urat sapi, dipadukan dengan bumbu rempah pedas, dan disajikan dengan nasi hangat.

Yang membuatnya unik adalah tekstur koyor yang cenderung kenyal, berbeda dengan jeroan sapi pada umumnya seperti kikil atau lemak.

Meskipun hanya tersedia pada tengah malam, tepatnya pukul 01.30 WIB, para penggemar Sego Koyor tidak pernah absen.

Bahkan, mereka rela keluar saat dini hari dan mengantri hanya untuk menikmati sajian legendaris ini.

Baca Juga: Eksplorasi Kuliner di Tegal: 7 Cafe Hits Terbaru yang Cocok untuk Acara Reuni dan Santai Bersama

Pak Supri: Pemilik Warung Turun Temurun

Salah satu penjual Sego Koyor yang sudah puluhan tahun menghidangkan kelezatan ini adalah Pak Supri.

Warung Sego Koyor miliknya, yang berada di depan Pasar Baledono Kabupaten Purworejo, telah menjadi ikon kuliner di kota ini.

Warung ini bukan hanya sebuah tempat makan, tetapi juga bagian dari sejarah dan warisan budaya.

Pak Supri meneruskan tradisi berjualan Sego Koyor dari generasi ke generasi.

Setiap harinya, warung ini ramai dengan pengunjung yang ingin menikmati kelezatan Sego Koyor.

Jam Berjualan yang Unik

Yang membuat Sego Koyor semakin spesial adalah waktu berjualan yang unik.

Warung ini baru membuka dagangannya setelah jam sebelas malam ke atas, terus beroperasi hingga lewat dini hari.

Keunikan ini menambah kesan misterius dan legendaris bagi penggemar Sego Koyor.

Baca Juga: Menggali Kenikmatan Kuliner Legendaris di Solo: Lima Sajian Wajib untuk Anda Cicipi

Antrean yang Tak Pernah Habis

Kelezatan Sego Koyor membuat warung Pak Supri tak pernah sepi dari pembeli.

Bahkan, para pemburu Sego Koyor harus rela mengantri dan berebut nomor antrean agar dapat mencicipi kuliner khas Purworejo tersebut.

Rahasia Khas Sego Koyor Pak Supri

Kunci kelezatan Sego Koyor Pak Supri terletak pada racikan bumbu yang unik.

Koyor yang diolah dengan rempah-rempah memberikan cita rasa gurih dan kenyal.

Pilihan tambahan seperti tempe gimbal atau tempe mendoan semakin melengkapi pengalaman kuliner yang luar biasa.

Cara Tahu Warung Buka atau Tutup

Pak Supri memiliki cara tersendiri untuk memberi tahu apakah warungnya buka atau tutup.

Jika ada bangku kayu bersender sejak pukul 8 malam, itu artinya warung tetap buka. Sebaliknya, jika tidak ada bangku, warung sedang tutup.

Baca Juga: Magelang yang Penuh Pesona: Menikmati Wisata dan Kuliner Sekaligus Nongkrong Bersama Teman di Lima Cafe Terbaik

Antrean Tertata dan Pembelian Terbatas

Demi kenyamanan pembeli, Pak Supri menerapkan nomor antrian untuk menghindari kekacauan antrean yang panjang.

Setiap nomor antrian dibatasi pembelian maksimal 5 bungkus, menambah nilai eksklusivitas Sego Koyor.

Sego Koyor Pak Supri bukan sekadar warung makan, tetapi simbol kelezatan dan tradisi di tengah kota Purworejo.

Bagi pencinta kuliner khas, merasakan kelezatan Sego Koyor di malam hari adalah pengalaman yang tak terlupakan, mengingatkan kita akan kekayaan budaya kuliner Indonesia yang patut dilestarikan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.