Jateng

Kalender Jawa 10-16 September 2026: Hari Baik untuk Hajatan dan Pindahan

Theo Adi Pratama | 10 September 2026, 08:33 WIB
Kalender Jawa 10-16 September 2026: Hari Baik untuk Hajatan dan Pindahan
Kalender September 2026. - Kemenag

JATENG.AKURAT.CO, Memasuki pekan kedua bulan September 2026, sebagian masyarakat Jawa masih menjadikan kalender Jawa sebagai pedoman dalam menentukan waktu untuk berbagai kegiatan penting.

Pekan ini, tanggal 10 hingga 16 September 2026, berada pada peralihan bulan Jawa dari Mulud ke Bakda Mulud 1960.

Berdasarkan penanggalan Jawa, periode ini mencakup dua bulan sekaligus: tanggal 10-13 September masih berada di penghujung bulan Mulud, sedangkan mulai 14 September sudah memasuki bulan Bakda Mulud.

Bagi yang percaya pada petungan primbon, mengetahui weton dan neptu setiap tanggal menjadi kunci untuk menentukan hari baik maupun hari yang sebaiknya dihindari.

Berikut adalah rangkuman kalender Jawa untuk pekan ini, lengkap dengan weton, neptu, serta rekomendasi aktivitas yang dianjurkan dan perlu dihindari.

Weton dan Neptu 10-16 September 2026

Berikut daftar weton, pasaran, dan neptu untuk periode 10-16 September 2026 berdasarkan kalender Jawa:

  • 10 September 2026 (Kamis Kliwon): Neptu 16, tanggal Jawa 27 Mulud 1960

  • 11 September 2026 (Jumat Legi): Neptu 11, tanggal Jawa 28 Mulud 1960

  • 12 September 2026 (Sabtu Pahing): Neptu 18, tanggal Jawa 29 Mulud 1960

  • 13 September 2026 (Minggu Pon): Neptu 12, tanggal Jawa 30 Mulud 1960

  • 14 September 2026 (Senin Wage): Neptu 8, tanggal Jawa 1 Bakda Mulud 1960

  • 15 September 2026 (Selasa Kliwon): Neptu 11, tanggal Jawa 2 Bakda Mulud 1960

  • 16 September 2026 (Rabu Legi): Neptu 12, tanggal Jawa 3 Bakda Mulud 1960

Nilai neptu diperoleh dari penjumlahan nilai hari dan pasaran. Sebagai contoh, Sabtu memiliki nilai 9 dan Pahing bernilai 9, sehingga Sabtu Pahing memiliki neptu 18—tertinggi di pekan ini.

Hari Baik untuk Hajatan dan Pindahan

Menurut Primbon Jawa, beberapa tanggal di pekan ini masuk dalam kategori hari baik (dewasa ayu) untuk menggelar hajatan besar seperti pernikahan, khitanan, atau pindahan rumah:

  • 10 September 2026 (Kamis Kliwon, Neptu 16): Direkomendasikan untuk mencari obat atau sarana penyembuhan, membuat bendungan, dan menyelesaikan pertengkaran. Hari ini juga masuk dalam daftar hari baik untuk pindahan rumah menurut Primbon Jawa.

  • 12 September 2026 (Sabtu Pahing, Neptu 18): Disebut sebagai hari paling baik untuk hajatan besar. Neptu 18 yang dimilikinya menjadikannya tanggal istimewa di bulan September 2026.

  • 16 September 2026 (Rabu Legi, Neptu 12): Masih dalam kategori hari baik untuk berbagai keperluan, terutama yang berkaitan dengan hajatan keluarga.

Hari yang Sebaiknya Dihindari

Di sisi lain, terdapat tanggal yang kurang dianjurkan untuk menggelar hajatan atau memulai kegiatan penting, terutama menurut perhitungan Primbon Jawa:

  • 14 September 2026 (Senin Wage, Neptu 8): Masuk dalam daftar hari yang dinilai buruk atau naas. Neptu 8 dianggap terlalu rendah untuk memulai hajatan besar.

Selain tanggal tersebut, perlu diingat bahwa setiap hari memiliki pantangan tersendiri.

Misalnya, pada 10-13 September 2026 yang masih berada di Wuku Manahil, aktivitas seperti menikahkan anak atau mencari pekerjaan sebaiknya dihindari, meskipun kegiatan seperti mencari obat atau menyelesaikan pertengkaran justru dianjurkan.

Memaknai Kalender Jawa di Era Modern

Kalender Jawa bukan sekadar warisan budaya, melainkan juga cerminan bagaimana masyarakat Jawa memaknai waktu dan hubungannya dengan alam semesta.

Weton dan neptu menjadi cara untuk menyelaraskan diri dengan ritme yang diyakini membawa keberkahan.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing individu.

Yang terpenting adalah niat baik dan usaha yang sungguh-sungguh, karena pada akhirnya, setiap hari adalah kesempatan untuk memulai sesuatu yang bermakna.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.