Jateng

VIRAL! Wisatawan Dipalak Tukang Parkir Kota Lama Semarang Rp75 Ribu, Niatnya Healing Malah Berujung Cekcok

M Husni | 16 Februari 2026, 13:46 WIB
VIRAL! Wisatawan Dipalak Tukang Parkir Kota Lama Semarang Rp75 Ribu, Niatnya Healing Malah Berujung Cekcok

JATENG.AKURAT.CO, Niat sekeluarga menikmati suasana malam di kawasan Kota Lama Semarang justru berubah menjadi pengalaman tak menyenangkan.

Seorang sopir bus rombongan diduga menjadi korban pemalakan oleh oknum tukang parkir, Minggu (15/2/2026) malam.

Kejadian itu mencuat setelah diunggah akun Instagram @portalsemarang dan dengan cepat menyebar di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, diceritakan kronologi dugaan pemalakan yang dialami rombongan wisatawan sesaat setelah bus mereka berhenti di area Kota Lama.

 

Menurut keterangan dalam unggahan, rombongan keluarga itu tiba di kawasan Kota Lama pada malam hari untuk berwisata. Bus yang mereka tumpangi kemudian berhenti dan bersiap parkir di sekitar lokasi.

 

Tak lama berselang, seorang pria yang mengaku sebagai tukang parkir datang menghampiri sopir bus. Dengan nada keras, pria tersebut meminta uang parkir sebesar Rp75 ribu.

 

Namun permintaan itu tak berhenti sekali. Oknum tersebut kembali menagih dengan jumlah yang sama, sehingga total uang yang diminta mencapai Rp150 ribu.

 

Yang membuat suasana memanas, oknum itu disebut bersikap kasar dan memaksa. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa jika meminta dengan cara baik-baik, sopir mungkin akan memahami.

 

Namun, cara yang dilakukan justru dianggap tidak sopan karena disertai ancaman.

 

“Ngancam mau dipatakin,” tulis pengunggah, menggambarkan intimidasi yang diterima sopir bus.

 

Merasa tertekan dan khawatir terjadi keributan, rombongan akhirnya memilih mengalah.

 

Peristiwa itu meninggalkan rasa kecewa dan takut, terlebih kawasan Kota Lama selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata Kota Semarang.

 

Unggahan itu juga disertai harapan agar kejadian serupa tidak terulang.

 

“Semoga nggak ada yang kena korban lagi,” tulis pengunggah.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pemalakan tersebut.

 

Namun, warganet mendesak agar aparat dan pengelola kawasan segera bertindak untuk menertibkan parkir liar, demi menjaga rasa aman bagi wisatawan yang datang ke Kota Lama Semarang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M Husni
M
Editor
M Husni