Jateng

Bendung Jragung Demak Berstatus Siaga 3, Warga Dihimbau Waspada

Afri Rismoko | 15 Maret 2024, 12:39 WIB
Bendung Jragung Demak Berstatus Siaga 3, Warga Dihimbau Waspada

AKURAT.CO JATENG - Bendung Jragung Demak Berstatus Siaga 3, Warga Dihimbau Waspada.

Akibat hujan deras dan cuaca ekstrim yang terjadi pada Kamis (14/3/2024) debit air di Bendung Jragung mengalami kenaikan. 

Bendung Jragung yang terletak di kabupaten Demak ini, masukan ke dalam aliran sungai Tuntang wilayah Karangawen - Guntur - Wonosalam dan menyambung ke sungai Dombo Sayung.

Baca Juga: Gerak Sigap Tanggap Pertamina Patra Niaga, Salurkan Bantuan Banjir Kota Semarang

Berdasarkan data dari Balai PSDA Bodri Kuta yang dilansir dari akun @demakhariini pada Kamis (14/3/2024) pukul 20:00 WIB, debit air mengalami kenaikan.

Ketinggian air di Bendung Jragung Demak terpantau pada jam 17.30 WIB ada di 70 cm, lalu pada pukul 18:0 naik di 90 cm, pada pukul 18.30 naik di 110 cm, dan pada pukul 19:00 naik di 120 cm.

Update terakhir pada pukul 20.00 WIB, tinggi air mendekati 200 cm. Jika cuaca masih terus hujan diprediksi tinggi air bisa mengalami kenaikan.

Baca Juga: UPDATE HARI INI! BMKG Kembali Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah, Bencana Banjir Mengancam

Berdasarkan pembacaan PIELSCAL di bendung Jragung Demak. Saat ini bendung Jragung berstatus Siaga 3 dengan ketinggian air antara 200 cm menuju 250 cm.

Warga dihimbau tetap waspada akan potensi banjir di wilayah aliran sungai yang terhubung dengan Bendung Jragung. 

Sementara itu kondisi di jalan pantura Demak - Semarang juga mengalami kebanjiran.

Dalam unggahan video dari beberapa warganet, terpantau jalan dari arah Demak Sayung ke arah Semarang tergenang air cukup dalam..Para pengendara dihimbau menghindari jalan tersebut. 

Baca Juga: Kiat Sukses Berkendara: 6 Tips Aman Bila Terpaksa Menerjang Banjir bagi Pengemudi Mobil

Dalam beberapa hari ini memang terjadi cuaca ekstrim dan hujan lebat di beberapa wilayah Jawa bagian utara, utamanya di daerah Semarang, Demak, Kudus dan sekitarnya. 

Berdasarkan monitoring satelit klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) per pukul 20.50-23.45 WIB, wilayah dengan dampak cuaca ekstrem ini terpantau meliputi Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, sebagian wilayah Kabupaten Demak, Kudus, Jepara dan Grobogan. 

 






Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A