Jalan Pantura Kudus Semarang Macet Total Akibat Banjir, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan

AKURAT.CO, Jalan Pantura Kudus Semarang Macet Total Akibat Banjir, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan.
Banjir pada Kamis Pagi (8/2/2024) menyebabkan jalan Pantura Kudus ke arah Semarang macet total. Banjir ini disebakan oleh meluapnya aliran sungai Wulan di wilayah Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupatan Kudus.
Banjir tersebut mengakibatkan dua tanggul jebol dan aliran air sungai meluap ke pemukiman warga, sawah hingga ke ruas jalan raya Pantura Kudus Semarang.
Baca Juga: Situasi Terkini Karanganyar: Banjir Jebak Truk, Warga Diimbau Tunda Keberangkatan ke Kudus
Banjir merendam jalan raya, utamanya jalan setelah jembatan Tanggul Angin perbatasan Kudus ke arah barat atau ke arah Demak.
Banjir ini membuat arus lalu lintas dari arah Kudus menuju Demak macet panjang. Termasuk jalan depan Pasar Karanganyar.
Warga sekitar jalan raya mengeluhkan kondisi banjir ini. Sebab, saat kendaraan lewat, air banjir langsung menerjang rumah warga di tepi jalan yang juga kebanjiran.
Baca Juga: Ini Rute Alternatif Jadi Jawaban untuk Banjir Pantura
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak menyebutkan, bahwa banjir yang melanda tersebut akibat dari jebolnya sejumlah tanggul sungai.
Termasuk Sungai Wulan dan Kali Jratun alur saluran Waduk Kedungombo.
Di Kecamatan Gajah, wilayah banjir meliputi Desa Tambirejo dengan ketinggian air 20 cm. Areal persawahan terendam. Di Desa Medini, banjir merendam persawahan.
Akibat banjir ini, arus lalu lintas dari arah Kudus ke Demak dan Semarang macet total. Sebaliknya arus dari Demak dan Semarang ke arah Kudus mengalami ketersendatan panjang karena hanya bisa dilalui satu jalur saja.
Jalan Pantura Kudus Semarang Macet Total Akibat Banjir, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Untuk terhindari dari kemacetan parah imbas banjir di jalur Pantura Kudus - Demak - Semarang, berikut Akurat Jateng berikan panduan jalur alternatif yang bisa ada lalui.
Jika anda dari arah Kudus hendak menuju Demak atau Semarang, anda bisa mengambil jalan ke arah jalur lingkar kudus menuju arah terminal jetak, lalu menuju arah Jepara melalui jalan Kudus - Mayong.
Setelah masuk kabupaten Jepara, anda harus menuju pertigaan Gotri lalu ambil kiri menuju arah Welahah - Mijen - Trengguli. Setelahnya ada bisa menuju arah kota Demak.
Sebaliknya, jika anda dari arah Demak atau Semarang hendak menuju Kudus. Dari jalur pantura anda bisa ambil jalur kiri menuju Mijen lalu ikuti jalan menuju arah Welahan Jepara.
Baca Juga: Kronologi Banjir Demak 2024: Dari Hujan Deras ke Evakuasi Massal
Setelah sampai di pertigaan Gotri anda bisa ambil kanan menuju wilayah kudus. Dari titik ini anda bisa menuju arah Pabrik Pura atau menuju jalan alternatif menuju Pantura ke Kota Pati.
Itulah infor jalur alternatif untuk menghindari kemacetan total akibat banjir di ruas jalan Pantura Kudus - Demak - Semarang. Semoga membantu perjalanan anda. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








