Banjir Pantura Kudus Demak Tambah Parah, Pengendara Dihimbau Lewat Jalur Alternatif Ini

AKURAT.CO, Banjir Pantura Kudus Demak Tambah Parah, Pengendara Dihimbau Lewat Jalur Alternatif Ini.
Update kondisi banjir di jalur Pantura Kudus Demak, pada hari ini, Jumat Siang (9/2/2024), jalur masih belum bisa dilalui karena masih tergenang air setinggi 60 - 120 cm.
Dari pantuan vlog warga setempat yang dibagikan di akun Instagram @infonkejadiandemak, ruas jalan raya pantura Karanganyar, Demak yang menghubungkan Kudus Demak macet total.
Baca Juga: UPDATE Banjir Demak: Lebih dari 63 Ribu Jiwa Terdampak
Banjir yang terjadi pada kamis kemarin mengakibatkan dua tanggul jebol dan aliran air sungai meluap ke pemukiman warga, sawah hingga ke ruas jalan raya Pantura Kudus Semarang.
Banjir merendam jalan raya, utamanya jalan setelah jembatan Tanggul Angin perbatasan Kudus ke arah barat atau ke arah Demak.
Banjir ini membuat arus lalu lintas dari arah Kudus menuju Demak macet panjang. Termasuk jalan depan Pasar Karanganyar.
Berdasarkan pantauan dari beberapa vlog warganet di lokasi banjir, ketinggian air mencapai 60 cm dan menggenangi jalan raya.
Warga sekitar jalan raya mengeluhkan kondisi banjir ini. Sebab, saat kendaraan lewat, air banjir langsung menerjang rumah warga di tepi jalan yang juga kebanjiran.
Baca Juga: Kisah Survival di Atap Rumah: Warga Demak Hadapi Banjir Terparah
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak menyebutkan, bahwa banjir yang melanda tersebut akibat dari jebolnya sejumlah tanggul sungai.
Termasuk Sungai Wulan dan Kali Jratun alur saluran Waduk Kedungombo.
Di Kecamatan Gajah, wilayah banjir meliputi Desa Tambirejo dengan ketinggian air lebih dari 30 cm. Areal persawahan terendam. Di Desa Medini, banjir merendam persawahan.
Akibat banjir ini, arus lalu lintas dari arah Kudus ke Demak dan Semarang macet total. Sebaliknya arus dari Demak dan Semarang ke arah Kudus mengalami ketersendatan panjang karena hanya bisa dilalui satu jalur saja.
Update hingga saat ini, banjir di jalan pantura Karanganyar perbatasan Demak - Kudus ini masih belum surut.
Kondisi diperparah dengan adanya tanggul jebol di Desa Ngemplik Wetan, Demak yang menyebabkan banjir meluas di beberapa wilayah.
Ini Jalan Alternatif Kudus Demak Semarang, Hindari Kemacetan Panjang Akibat Banjir di Jalur Pantura Karanganyar
Untuk terhindar dari kemacetan parah imbas banjir di jalur Pantura Kudus - Demak - Semarang, berikut Akurat Jateng berikan panduan jalur alternatif yang bisa ada lalui.
Jika anda dari arah Kudus hendak menuju Demak atau Semarang, anda bisa mengambil jalan ke arah jalur lingkar kudus menuju arah terminal jetak, lalu menuju arah Jepara melalui jalan Kudus - Mayong.
Baca Juga: Banjir Belum Surut, Jalur Pantura Kudus-Demak Terjebak Kemacetan Ekstrem
Setelah masuk kabupaten Jepara, anda harus menuju pertigaan Gotri lalu ambil kiri menuju arah Welahan - Mijen - Trengguli. Setelahnya ada bisa menuju arah kota Demak.
Sebaliknya, Jika anda dari arah Demak atau Semarang hendak menuju Kudus. Dari jalur pantura anda bisa ambil jalur kiri menuju Mijen lalu ikuti jalan menuju arah Welahan Jepara.
Setelah sampai di pertigaan Gotri anda bisa ambil kanan menuju wilayah kudus. Dari titik ini anda bisa menuju arah Pabrik Pura atau menuju jalan alternatif menuju Pantura ke Kota Pati.
Itulah informasi jalur alternatif untuk menghindari kemacetan total akibat banjir di ruas jalan Pantura Kudus - Demak - Semarang. Semoga membantu perjalanan anda. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










