AKURAT.CO, Tanggul di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang jebol pada Kamis (8/2/2024) pagi, telah menyebabkan genangan air setinggi 30 sentimeter di ruas jalan pantura Kudus-Semarang.
Kejadian ini berakibat pada kemacetan arus lalu lintas yang signifikan di area tersebut.
Sebagai respons, Polres Kudus telah mengambil langkah cepat dengan melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan simpang lampu merah Kencing, Kudus, untuk mengurangi dampak kemacetan.
Iptu Noor Alifi, KBO Satlantas Polres Kudus, mengungkapkan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan di simpang lampu merah kencing, dekat kawasan PT Pura. Pengguna jalan dari arah Kudus diimbau untuk menghindari melintas di Terminal Induk Jati Kudus dan dialihkan melalui jembatan Kencing menuju Jepara.
Baca Juga: Tanggul Jebol di Karanganyar Demak, Jalan Pantura , Kudus-Demak
Langkah ini diharapkan dapat mencegah penumpukan kendaraan di area Tanggulangin, sehingga kemacetan yang disebabkan oleh genangan air dapat diurai lebih efektif.
"Ini merupakan upaya kami untuk memastikan bahwa kemacetan akibat banjir di Pantura Kudus-Semarang dapat diatasi dengan baik dan tidak menimbulkan penumpukan kendaraan yang berlebihan," jelas Iptu Noor Alifi.
Polres Kudus juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara di kondisi jalan yang tergenang.
Prioritas utama adalah keselamatan pengguna jalan, dengan mengurangi kecepatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Baca Juga: Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Rektor USM 2024 Dibuka Se-Jateng
Langkah rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat memberikan solusi sementara bagi pengguna jalan yang terdampak oleh banjir di Pantura.
Pihak berwenang terus berupaya melakukan penanganan lebih lanjut terhadap kondisi tanggul yang jebol dan mengantisipasi potensi genangan air susulan, dengan tujuan meminimalisir dampak lebih jauh terhadap mobilitas warga dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




