Kiat Sukses Berkendara: 6 Tips Aman Bila Terpaksa Menerjang Banjir bagi Pengemudi Mobil

AKURAT.CO, Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di banyak wilayah di seluruh Indonesia, terutama pada musim hujan.
Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan genangan air bahkan banjir di beberapa daerah.
Bagi pengemudi mobil yang terlanjur keluar rumah dan terpaksa harus melewati wilayah banjir, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum dan sesudah menerjang banjir:
Baca Juga: 5 Tips Aman Mengemudi Mobil Saat Melewati Tanjakan: Pahami Teknik dan Perhatikan Kondisi Jalanan
Perhatikan Ketinggian Genangan Air
Sebelum memasuki area banjir, perhatikan ketinggian genangan air. Semakin tinggi genangan air, semakin besar risiko merusak mobil.
Sebaiknya cari jalan alternatif atau tunggu hingga air surut jika memungkinkan.
Jika harus menerobos banjir, pastikan filter udara tidak terkena air untuk menghindari kerusakan mesin.
Gunakan Gir Satu
Disarankan untuk menggunakan gir satu dan kendalikan kopling dengan hati-hati.
Saat melintasi banjir, hindari kecepatan terlalu tinggi agar gelombang air tidak menyebabkan air masuk ke bagian penting mobil seperti busi atau pompa bensin.
Melaju Perlahan
Melajulah dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah, terutama untuk mobil transmisi manual dan otomatis.
Hal ini membantu mengantisipasi lubang besar atau parit yang dapat membahayakan mobil.
Hindari mengocok gas atau setengah kopling di dalam genangan air.
Baca Juga: Semarang Terendam Banjir, Auditorium USM Diubah jadi Tempat Evakuasi Sementara
Matikan Mesin Saat Mogok
Jika mobil mogok di tengah jalan dengan ketinggian air yang melebihi batas aman, matikan mesin untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada mesin mobil.
Keringkan Rem
Setelah keluar dari genangan air, keringkan rem dengan menjalankan mobil pada kecepatan rendah sambil memperhatikan kondisi rem.
Injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan rem dalam kondisi baik.
Cek Oli Mesin, Transmisi, dan Minyak Rem
Setelah berhasil melintasi banjir, segera cek kondisi oli mesin, transmisi, dan minyak rem.
Jika warna oli berubah menjadi keruh atau muda, segera ganti fluida yang terkontaminasi dengan air untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada mobil.
Baca Juga: Tips dan Panduan Lengkap: Memahami Fungsi Tombol Remote AC dan Berbagai Macam Modenya
Dengan memperhatikan tips di atas, pengemudi mobil dapat meningkatkan keselamatan dan mencegah kerusakan mobil saat melewati daerah banjir.
Selalu prioritaskan keselamatan dan lakukan perawatan mobil secara berkala untuk menghindari kerusakan yang tidak diinginkan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 8Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless






