Jateng

WASPADA, Aktivitas Olahraga Bisa Picu Masalah Jantung! Kenali Tanda Bahaya dan Tips Aman Berolahraga untuk Kesehatan Tubuh

Theo Adi Pratama | 2 Januari 2025, 07:00 WIB
WASPADA, Aktivitas Olahraga Bisa Picu Masalah Jantung! Kenali Tanda Bahaya dan Tips Aman Berolahraga untuk Kesehatan Tubuh

JATENG.AKURAT.CO, Olahraga secara rutin memang dikenal sebagai cara ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh, mulai dari meningkatkan metabolisme hingga mengelola stres.

Namun, tahukah Anda bahwa olahraga yang dilakukan tanpa persiapan atau tidak sesuai kondisi tubuh justru dapat memicu masalah kesehatan, terutama pada jantung?

Berikut ulasan lengkap mengenai tanda-tanda bahaya saat berolahraga dan tips aman untuk melindungi kesehatan jantung Anda.

Manfaat Olahraga untuk Jantung dan Tubuh

American Heart Association (AHA) merekomendasikan olahraga sebagai cara efektif untuk menurunkan tekanan darah, mengatur kadar kolesterol, dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Selain itu, olahraga juga membantu menjaga kesehatan mental, mengelola stres, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Namun, jika Anda tidak terbiasa berolahraga berat atau memiliki riwayat penyakit jantung, konsultasi dengan dokter sangat penting sebelum memulai.

Olahraga yang tidak sesuai dengan kondisi tubuh dapat menyebabkan kerja jantung menjadi terlalu berat, sehingga memicu komplikasi serius seperti serangan jantung atau gagal jantung.

Kenali Masalah Jantung yang Bisa Dipicu oleh Olahraga

Ada beberapa jenis gangguan jantung yang dapat terjadi jika aktivitas fisik tidak dilakukan dengan tepat:

Jantung Koroner: Penyempitan pembuluh darah jantung yang mengurangi pasokan darah ke otot jantung.

Penyakit Jantung Bawaan: Umumnya ditemukan sejak bayi akibat kebocoran katup jantung.

Penyakit Katup Jantung: Kesulitan katup membuka atau menutup aliran darah dengan baik, menyebabkan sumbatan atau kebocoran darah.

Serangan Jantung: Penyumbatan total pembuluh darah yang menyebabkan kerusakan sel otot jantung.

Gagal Jantung: Ketidakmampuan jantung memompa darah secara efisien.

Tanda-Tanda Bahaya Saat Berolahraga

Jika Anda merasakan gejala-gejala berikut, segera hentikan aktivitas dan konsultasikan ke dokter:

Nyeri Dada: Sensasi tertekan atau diremas di tengah atau bagian kiri dada yang membaik saat berhenti berolahraga.

Sulit Bernapas: Napas pendek yang membuat sulit mengambil udara.

Aritmia: Detak jantung tidak teratur, berdebar-debar, atau terasa seperti melompat.

Keseimbangan Tubuh Menurun: Pandangan gelap, pusing, atau bahkan pingsan.

Keringat Abnormal: Berkeringat dingin yang disertai rasa mual.

Nyeri di Bagian Tubuh Lain: Rasa sakit yang menjalar ke lengan, punggung, leher, rahang, atau perut.

Siapa yang Berisiko Mengalami Masalah Jantung?

Beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami gangguan jantung saat berolahraga, antara lain:

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi): Membebani kerja jantung dan meningkatkan risiko stroke.

Diabetes Mellitus: Kadar gula darah tinggi yang membuat darah lebih kental dan sulit dipompa oleh jantung.

Kolesterol Tinggi: Penyumbatan pembuluh darah akibat akumulasi lemak.

Kebiasaan Merokok: Salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit jantung.

Riwayat Keluarga: Risiko lebih tinggi jika keluarga dekat memiliki penyakit jantung.

Pasca Menopause: Penurunan kadar estrogen pada wanita yang memicu tekanan darah tinggi dan penebalan dinding arteri.

Tips Aman Berolahraga untuk Kesehatan Jantung

1. Konsultasikan dengan Dokter

Sebelum memulai olahraga, lakukan pemeriksaan kesehatan, terutama jika Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung.

2. Pilih Olahraga yang Tepat

Mulailah dengan olahraga ringan seperti berjalan, berenang, atau yoga. Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat, terutama jika menggunakan alat bantu seperti ring jantung.

3. Perhatikan Tanda-Tanda Tubuh

Jika merasakan gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau pusing, segera hentikan olahraga dan istirahat.

4. Jangan Lupa Pemanasan dan Pendinginan

Pemanasan membantu tubuh beradaptasi dengan aktivitas fisik, sementara pendinginan mengurangi tekanan pada jantung setelah berolahraga.

5. Perhatikan Pola Hidup Sehat

Kombinasikan olahraga dengan pola makan sehat, cukup tidur, dan hindari stres berlebih untuk mendukung kesehatan jantung.

Olahraga memang penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan jantung, tetapi harus dilakukan dengan tepat dan sesuai kondisi tubuh.

Kenali tanda-tanda bahaya yang mungkin muncul selama berolahraga, terutama jika Anda memiliki risiko penyakit jantung.

Ingat, kesehatan adalah investasi jangka panjang, jadi jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai rutinitas olahraga.

Yuk, mulai hidup sehat dengan olahraga yang aman dan terukur!***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.