Jateng

Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Drestarasta, Sang Raja Buta yang Bijaksana dari Astina

Theo Adi Pratama | 15 Maret 2024, 10:22 WIB
Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Drestarasta, Sang Raja Buta yang Bijaksana dari Astina

AKURAT.CO, Drestarasta adalah salah satu tokoh penting dalam kisah epik Mahabharata, yang lahir sebagai putra Resi Abiyasa alias Prabu Kresnadwipayana, raja negara Astina, dengan Dewi Ambika, putri Prabu Darmahambara dari negara Kasi.

Dia memiliki dua saudara tiri, Pandu dan Yamawidura, dari ibu yang sama.

Salah satu ciri khas Drestarasta adalah cacat buta di kedua matanya sejak lahir. Meskipun buta, ia diberkahi oleh Dewata dengan kekuatan magis yang hebat, Aji Leburseketi.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Resi Druwasa, Sang Resi Penyandang Kekuatan Gaib

Kekuatan ini memungkinkannya untuk melunakkan atau mengubah apa pun yang disentuhnya menjadi abu.

Meskipun memiliki kelemahan fisik, Drestarasta dikenal sebagai sosok yang tenang, arif, dan bijaksana.

Namun, ia juga terkadang lemah dalam pendiriannya.

Ia menikahi Dewi Gandari, putri Prabu Gandara dari negara Gandaradesa, dan mereka memiliki seratus orang anak, yang dikenal sebagai Sata Kurawa.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Duryudana, Pemimpin Kurawa yang Kontroversial dalam Mahabharata

Dalam perjalanan hidupnya, Drestarasta naik tahta Astina atas nama Pandu, saudaranya yang mengundurkan diri, dengan janji untuk menyerahkan kerajaan kepada anak-anak Pandu setelah mereka dewasa.

Namun, karena hasutan Arya Sangkuni, Drestarasta akhirnya mengangkat putranya, Duryudana, sebagai raja Astina.

Keputusan ini menjadi pemicu konflik antara keluarga Pandawa dan Kurawa, yang akhirnya memuncak dalam perang Bharatayuda.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Dewi Dursilawati, Sebuah Kisah Perempuan dari Epos Mahabharata

Setelah perang berakhir, Drestarasta meninggal dan mencapai moksa bersama Dewi Gandari dan Dewi Kunti.

Kisah hidupnya menjadi bagian penting dari legenda Mahabharata, menunjukkan bahwa kebijaksanaan dan kekuatan tidak selalu tergantung pada kemampuan fisik semata.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.