Gak Nyangka! Buah Ini Malah Jadi Komoditas Ekspor Negara Israel, Padahal Sering Dikonsumsi Umat Muslim
Theo Adi Pratama | 2 November 2023, 22:09 WIB

AKURAT.CO, Ada jenis buah yang malah menjadi komoditas ekspor unggulan dari negera Israel. Apakah itu? Simak selengkapnya.
Israel saat ini menjadi sorotan seluruh dunia. Negara zionis itu telah melancarkan serangan militer ke wilayah Jalur Gaza Palestina.
Banyak korban jiwa dari rakyat Palestina yang hampir separuhnya adalah anak-anak.
Menanggapi tragedi kemanusiaan ini, banyak pihak di media sosial menyerukan untuk memboikot produk dari Israel.
Hal ini menjadi semacam perlawanan balik masyarakat dunia terhadap serangan militer Israel ke Jalur Gaza.
Namun tahukah kalian jika ada sebuah produk dari Israel yang menjadi komoditas ekspor unggulan di negara kru itu yang ternyata banyak juga di konsumsi umat muslim di dunia?
Baca Juga: Kota Semarang Raih Juara I Pengelolaan Penataan Ruang Terbaik se-Jawa Tengah
Produk yang menjadi komoditas ekspor Israel itu adalah buah kurma. Buah ini memang tak hanya tumbuh di wilayah Israel saja, sebenarnya Kurma juga banyak ditemukan di kawasan Jazirah Arab.
Kurma dari Israel ternyata juga di jual untuk pasar internasional. Saat ini Israel adalah negara kedua terbesar untuk urusan ekspor buah kurma, setelah Arab Saudi.
Menurut data dari otoritas pertanian di Israel, negara itu menghasilkan nilai ekspor buah kurma sebesar US$.317 juta pada tahun 2021.
Baca Juga: Target Pendapatan Parkir Elektronik Kota Semarang Akan Naik
Sebagai besar pembeli buah kurma dari Israel adalah negara-negara Eropa seperti Inggris, Italia, Perancis, Denmark, Jerman dan Spanyol. Adapun negara di luar itu adalah Amerika Serikat dan Turkiye.
Salah satu jenis kurma dari Israel yang terkenal adalah kurma jenis Medjoul.
Kurma Medjoul dari Israel hampir beredar di seluruh dunia.
Sangat disayangkan, ternyata dibalik kesuksesan Israel mengekspor kurma ada fakta pedih yanh dialami rakyat Palestina.
Menurut laporan Al Jazeera, kebanyakan lahan pertanian kurma di Israel adalah tanah hasil pengambilan paksa dari penduduk Palestina.
Tak hanya itu, pengusaha kurma di Israel juga memperkerjakan petani dari Palestina dengan upah murah. Sebagian pekerjanya malah masih anak-anak. Hal ini juga dikecam banyak pihak sebagai sebuah penindasan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless






