Jelang Lawan Persebaya, Persija Digoyang Kabar Tak Sedap! Ini Klarifikasi Manajemen soal Hak Pemain

JATENG.AKURAT.CO – Persija Jakarta tengah menghadapi sorotan di luar lapangan menjelang duel panas melawan Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/27.
Macan Kemayoran digoyang kabar mengenai kewajiban pembayaran hak pemain setelah namanya masuk dalam laporan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).
Isu tersebut mencuat sehari sebelum pertandingan penting menghadapi Persebaya. Situasi ini menjadi perhatian karena Persija sedang berusaha mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara.
Melalui pernyataan resmi, manajemen Persija akhirnya angkat bicara. Klub menegaskan bahwa seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan APPI tertanggal 6 November 2026 telah diselesaikan pada hari yang sama.
Persija juga meluruskan informasi yang berkembang. Menurut manajemen, persoalan tersebut bukan berkaitan dengan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan salah satu pemain.
"Berkaitan dengan rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) tertanggal 6 November 2026, Persija memastikan bahwa seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan tersebut telah diselesaikan pada hari yang sama (6/11/2026). Dengan demikian, tidak ada lagi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam laporan tersebut yang belum dituntaskan oleh Persija," demikian pernyataan resmi Persija.
Manajemen juga menegaskan bahwa pemenuhan hak pemain selalu menjadi salah satu prioritas utama klub dalam menjalankan pengelolaan tim secara profesional.
"Persija juga perlu memberikan penjelasan bahwa kewajiban yang dimaksud dalam laporan tersebut bukan merupakan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan salah satu pemain," lanjut pernyataan tersebut.
APPI Soroti Kewajiban Klub terhadap Pemain
Sebelumnya, APPI merilis pembaruan mengenai kewajiban sejumlah klub sepak bola Indonesia terhadap para pemain profesional.
Dalam rilis tertanggal 6 November 2026, APPI menyebut terdapat tujuh klub yang masih memiliki kewajiban terhadap 114 pemain dengan nilai total hampir Rp5 miliar.
Laporan tersebut merupakan pembaruan atas persoalan pemenuhan hak pemain di kompetisi Super League, Championship, dan Liga Nusantara.
Persija kemudian menjadi salah satu klub yang mendapat sorotan dalam pemberitaan mengenai rilis tersebut. Namun, manajemen memberikan penjelasan bahwa kewajiban yang tercatat untuk klub telah dilunasi pada tanggal yang sama dengan penerbitan laporan.
APPI sendiri menekankan pentingnya tanggung jawab klub dalam memenuhi hak-hak pesepakbola profesional. Organisasi tersebut juga mengingatkan agar persoalan pembayaran hak pemain tidak dianggap sebagai sesuatu yang wajar dalam industri sepak bola.
Persija menyatakan menghargai perhatian APPI terhadap perlindungan hak pemain.
"Persija menghargai perhatian APPI terhadap pemenuhan hak-hak pesepakbola profesional dan akan terus berupaya menjaga komitmen serta tanggung jawab klub dalam setiap aspek pengelolaannya," tegas manajemen.
Persija Harus Segera Alihkan Fokus ke Persebaya
Di tengah sorotan persoalan manajemen tersebut, Persija kini dituntut tetap menjaga konsentrasi menghadapi Persebaya Surabaya.
Pertandingan pekan kesembilan BRI Super League 2026/27 itu dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium, Sabtu (7/11/2026), dengan kick-off pukul 19.00 WIB.
Persija membutuhkan kemenangan untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen. Hingga pekan kedelapan, Macan Kemayoran mengoleksi 18 poin dari delapan pertandingan.
Namun, posisi Persija belum sepenuhnya aman. Dewa United membayangi dengan koleksi 17 poin, sehingga tambahan tiga angka menjadi sangat penting bagi tim ibu kota.
Persija sendiri datang ke pertandingan ini setelah menelan kekalahan 1-2 dari Dewa United pada pekan sebelumnya. Hasil tersebut membuat anak asuh Shin Tae-yong harus segera bangkit.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, sebelumnya mengingatkan para pemain agar tidak kehilangan fokus saat menghadapi Bajul Ijo.
Dia meminta seluruh anak asuhnya memberikan kemampuan terbaik karena Persebaya tetap memiliki kekuatan untuk merepotkan tuan rumah.
Sementara itu, Persebaya datang dengan koleksi 13 poin dan menempati peringkat ketujuh klasemen sementara.
Dalam tiga pertandingan terakhir di Super League, Bajul Ijo mencatatkan hasil imbang 1-1 melawan Persijap Jepara, menang 3-1 atas Madura United, dan kalah 0-1 dari PSM Makassar.
Pertandingan ini pun menjadi ujian tersendiri bagi Persija. Selain harus bangkit setelah kekalahan dari Dewa United, Macan Kemayoran juga perlu memastikan situasi di luar lapangan tidak mengganggu persiapan tim.
Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana Persija melewati dua tantangan sekaligus. Manajemen sudah memberikan klarifikasi mengenai persoalan hak pemain, sementara tim harus menjawab tekanan di lapangan dengan hasil positif melawan Persebaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Dari Got Terbuka ke Video Viral: Kronologi Lengkap Polemik Bakso Bintang 2 Banyumanik
- 2Link Streaming Siaran Ulang Persib vs Melbourne Victory, Comeback Dramatis Maung Bandung Menang 2-1 dan Lolos 16 Besar ACL Two
- 3Viral Bakso Buang Kuah ke Got Semarang: DLH Temukan Pelanggaran SOP, Ini Solusi yang Benar
- 4Niat Jualan Biar Berkah, Penjual Bakso di Banyumanik Malah Berurusan dengan Warga Gara-Gara Got Mampet
- 5Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 6Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 7Update Skor Java United vs Adhyaksa FC: Gustavo Franca Bawa Tuan Rumah Unggul 1-0 hingga Menit ke-15
- 8Jelang Penetapan UMP 2027, Gubernur Jateng Soroti Kontrak Kerja hingga Diskriminasi Usia
- 9Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 10Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru


