Enam Kali Kalah, Persijap Kini Memburu Kemenangan Pertama atas Garudayaksa FC demi Tinggalkan Zona Merah

JEPARA, JATENG.AKURAT.CO – Terpuruk di dasar klasemen dan belum sekalipun merasakan kemenangan, Persijap Jepara kini menghadapi tuntutan untuk segera bangkit.
Laga kontra Garudayaksa FC menjadi kesempatan penting bagi Laskar Kalinyamat untuk memutus tren negatif sekaligus membuka jalan keluar dari zona degradasi BRI Super League 2026/27.
Enam kekalahan beruntun pada awal musim membuat Persijap semakin tertekan. Dua hasil imbang dalam pertandingan terakhir memang memberi secercah harapan, tetapi belum cukup untuk mengangkat mereka dari posisi juru kunci.
Kini, Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi tempat Persijap mempertaruhkan harapan. Menjamu Garudayaksa FC pada Sabtu (7/11/2026) malam, Laskar Kalinyamat memburu tiga poin perdana yang sudah lama dinantikan suporter Jepara.
Pertandingan ini memiliki arti penting bagi Persijap. Berada di dasar klasemen atau peringkat ke-18 membuat tim asal Kota Ukir tersebut membutuhkan tambahan tiga poin untuk membuka jalan keluar dari zona merah.
Harapan itu mulai tumbuh setelah Persijap menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dalam dua pertandingan terakhir. Setelah melewati enam laga awal dengan kekalahan beruntun, Laskar Kalinyamat akhirnya mampu mengamankan dua hasil imbang.
Persijap bermain imbang 1-1 saat menjamu Java United FC. Hasil serupa kembali diraih ketika bertandang ke markas Persebaya Surabaya.
Dua hasil tersebut menjadi modal penting bagi Persijap untuk menghadapi Garudayaksa FC. Namun, hasil imbang saja belum cukup untuk mengangkat posisi mereka dari dasar klasemen.
Pemain Persijap, Ambrizal Umanailo, memastikan dirinya bersama rekan-rekan setim sudah siap tempur. Dia berharap pertandingan kandang kali ini menjadi momentum untuk mendapatkan kemenangan pertama musim ini.
“Tentunya kita semua pemain sudah siap. Dua laga sebelumnya kita sudah cukup baik dengan mendapatkan hasil yang baik. Laga lawan Garudayaksa FC mudah-mudahan jadi momentum kita untuk lebih baik lagi,” ujar Ambrizal Umanailo.
Dia juga meminta dukungan penuh suporter dan masyarakat Jepara agar Persijap bisa mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
“Apalagi kita main di kandang sendiri. Kita minta dukungan suporter dan masyarakat Jepara, sama-sama berjuang untuk bisa mendapatkan tiga poin,” katanya.
Persijap Tak Mau Kembali Kehilangan Poin di Menit Akhir
Salah satu pekerjaan rumah Persijap menjelang pertandingan melawan Garudayaksa FC adalah menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.
Kehilangan fokus pada menit-menit akhir menjadi pelajaran berharga ketika menghadapi Persebaya. Dalam pertandingan tersebut, Persijap sebenarnya sempat unggul 1-0.
Namun, kemenangan yang sudah berada di depan mata akhirnya sirna setelah Persebaya mencetak gol penyeimbang pada menit 90+2. Persijap pun harus puas membawa pulang satu poin dengan skor akhir 1-1.
Ambrizal mengakui sepak bola bisa menghadirkan berbagai kemungkinan selama 90 menit pertandingan. Karena itu, dia meminta seluruh pemain tidak mengulangi kesalahan serupa.
“Dalam sepak bola, apa pun bisa saja terjadi pada laga selama 90 menit. Pada laga lawan Persebaya, menit-menit akhir kita kehilangan fokus dan harus puas dengan skor 1-1,” tuturnya.
Meski gagal membawa pulang kemenangan, Ambrizal tetap mengapresiasi perjuangan timnya. Menurutnya, mendapatkan poin di kandang Persebaya bukan perkara mudah.
Namun, pengalaman tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar Persijap lebih siap menghadapi pertandingan berikutnya.
“Namun kita tetap bangga karena lawan Persebaya tidaklah mudah untuk dapat poin di kandang mereka. Di laga berikutnya, kita harus fokus penuh sepanjang laga agar kita tidak kecolongan lagi,” tegasnya.
Garudayaksa Juga Membutuhkan Poin
Di sisi lain, Garudayaksa FC juga datang dengan kepentingan besar. Tim tamu saat ini berada di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan koleksi delapan poin.
Posisi tersebut menunjukkan Garudayaksa juga belum sepenuhnya aman dari persaingan di papan bawah.
Situasi ini membuat pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki posisi masing-masing.
Bagi Persijap, kemenangan bukan sekadar tambahan tiga angka. Hasil maksimal juga bisa menjadi titik balik setelah melewati enam kekalahan beruntun pada awal kompetisi.
Dukungan suporter Jepara, momentum dua hasil imbang, serta tekad para pemain menjadi harapan Laskar Kalinyamat untuk mengakhiri penantian kemenangan.
Kini, Persijap dituntut membuktikan kebangkitan tersebut di lapangan. Tiga poin atas Garudayaksa FC menjadi target penting agar peluang keluar dari zona degradasi tetap terbuka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Dari Got Terbuka ke Video Viral: Kronologi Lengkap Polemik Bakso Bintang 2 Banyumanik
- 2Link Streaming Siaran Ulang Persib vs Melbourne Victory, Comeback Dramatis Maung Bandung Menang 2-1 dan Lolos 16 Besar ACL Two
- 3Viral Bakso Buang Kuah ke Got Semarang: DLH Temukan Pelanggaran SOP, Ini Solusi yang Benar
- 4Niat Jualan Biar Berkah, Penjual Bakso di Banyumanik Malah Berurusan dengan Warga Gara-Gara Got Mampet
- 5Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 6Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 7Update Skor Java United vs Adhyaksa FC: Gustavo Franca Bawa Tuan Rumah Unggul 1-0 hingga Menit ke-15
- 8Jelang Penetapan UMP 2027, Gubernur Jateng Soroti Kontrak Kerja hingga Diskriminasi Usia
- 9Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 10Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru


