Persela Lamongan Ingin Akhiri Tren Negatif, Bima Sakti Bidik Tiga Poin atas De Red FC

LAMONGAN, AKURAT JATENG – Persela Lamongan bertekad mengakhiri tren negatif saat menjamu De Red FC pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027.
Bermain di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu, 25 Oktober 2026, sore, Laskar Joko Tingkir membidik kemenangan demi menjaga persaingan di papan atas Grup A.
Persela sedang berada dalam situasi yang kurang ideal setelah gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir.
Tim besutan Bima Sakti tersebut bermain imbang melawan Deltras FC sebelum menelan kekalahan saat bertandang ke markas RANS Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan pada 17 Oktober 2026.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Persela menjelang pertandingan melawan De Red FC. Kesempatan bermain di kandang sendiri diharapkan mampu dimanfaatkan untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.
Pelatih Persela, Bima Sakti, berharap dukungan penuh suporter dapat memberikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk meraih hasil maksimal.
"Saya mewakili tim berharap dukungan dan tentunya kehadiran suporter Persela, ada La Mania, Curva Boys, dan tentunya pencinta sepak bola yang ada di Kota Lamongan untuk hadir ke stadion," ujar Bima Sakti.
Menurut Bima, dukungan suporter akan menjadi salah satu faktor penting bagi Persela dalam menghadapi pertandingan yang tidak mudah tersebut.
Persela Tanpa Hambali Tholib
Dari sisi kesiapan tim, Bima Sakti memastikan kondisi para pemainnya cukup baik untuk menghadapi De Red FC. Ia juga menyebut para pemain telah melupakan kekalahan dari RANS Nusantara FC dan kini mengalihkan fokus untuk pertandingan berikutnya.
Meski demikian, Persela dipastikan tidak bisa diperkuat Hambali Tholib. Pemain tersebut harus absen akibat kartu merah yang diterimanya saat menghadapi RANS Nusantara FC pada 17 Oktober lalu.
Absennya Hambali menjadi salah satu hal yang harus diantisipasi tim pelatih dalam menyusun komposisi pemain. Namun, Bima tetap optimistis Persela mampu tampil maksimal dengan mengandalkan pemain yang tersedia.
"Pemain juga sudah melupakan kekalahan saat melawan RANS Nusantara FC," kata Bima.
Ia menegaskan pertandingan kandang melawan De Red FC merupakan kesempatan penting yang harus dimanfaatkan untuk mengamankan tiga poin.
"Kami akan maksimalkan peluang sebagai tuan rumah untuk memenangkan pertandingan," tegasnya.
Bima Sakti Waspadai Mantan Pemain Persela
Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, Persela tidak ingin meremehkan kekuatan De Red FC. Bima Sakti menilai tim tamu memiliki sejumlah pemain berkualitas yang berpotensi menyulitkan Laskar Joko Tingkir.
Terlebih, beberapa pemain De Red FC pernah memperkuat Persela pada musim sebelumnya. Situasi tersebut membuat Bima memahami bahwa tim tamu memiliki pemain yang mengenal karakter dan lingkungan klub asal Lamongan itu.
Sejumlah nama yang menjadi perhatiannya antara lain Titan, Adam Maulana, dan Sadewa. Selain itu, Bima juga menyoroti sosok pelatih De Red FC yang menurutnya memiliki keterkaitan dengan Persela.
"Ada Titan, ada Adam Maulana, ada Sadewa, dan pelatihnya pun kalau tak salah juga mantan pelatih di Persela. Saya pikir mereka adalah salah satu tim yang kuat," papar Bima.
Kewaspadaan tersebut menjadi bagian dari persiapan Persela untuk mengantisipasi permainan De Red FC.
Apalagi, tim tamu datang dengan modal cukup positif setelah mencatatkan satu kemenangan dan satu hasil imbang dalam dua pertandingan tandang terakhir.
Dengan kondisi pemain yang relatif bugar dan dukungan suporter yang diharapkan memenuhi Stadion Surajaya, Persela berambisi memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah.
Kemenangan atas De Red FC tidak hanya penting untuk mengakhiri tren negatif, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Persela untuk mempertahankan persaingan di papan atas Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Prediksi Skor Madura United vs Persib: Ketajaman Dimitar Mitkov Jadi Ancaman, Ini yang Diwaspadai Igor Tolic
- 3Pentingnya Ketajaman Intuisi untuk Menghadapi Dinamika Kehidupan
- 4Rute Macet Semarang-Solo, 22 Oktober 2026: Mana yang Harus Dihindari, Mana yang Harus Diambil
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Hapkido Semarang Dominasi Porprov Jateng 2026, Raih Lima Emas dan Sabet Gelar Juara Umum
- 7Hari Santri, Baznas Jateng Salurkan Rp697,89 Juta untuk 97 Jamban dan Empat Rumah Tidak Layak Huni
- 8Apel Hari Santri 2026 di Kendal, Gus Rozin Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Kuasai Era Digital
- 9Gempa BENGKULU Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Lebong Bengkulu, BMKG Catat Kedalaman 120 Km
- 10Ponpes Al-Insaniyyah Salatiga Raih Penghargaan Pelopor Moderasi Beragama





